HomeMobilHadirkan Tipe Terbawah, Wuling Cortez CT Tipe S Tetap Berfitur Mewah

Hadirkan Tipe Terbawah, Wuling Cortez CT Tipe S Tetap Berfitur Mewah

Wuling Cortez CT Type S
Wuling Cortez CT Type S (Foto: Wuling Motors)

Jakarta – Wuling Motors (Wuling) pada bulan Juli lalu telah memperkenalkan varian terbaru dari Cortez CT yakni Type S. MPV ini diniagakan dalam dua pilihan transmisi dan konfigurasi bangku. Sekalipun mengisi tipe terbawah, namun Wuling Cortez tipe S ini fiturnya tetap mewah.

Harga yang sangat kompetitif dan merakyat merupakan gebrakan besar pada Wuling Cortez CT Type S. Bayangkan saja, dengan harga setara Avanza dapat mobil sepadan Innova.

Wuling Cortez CT Type S diniagakan mulai dari Rp209.000.000 (OTR Jakarta). Dengan harga segitu, Cortez tipe termurah sudah mendapatkan fitur seperti Advanced 8” Entertaiment System with Audio Steering and Call Button.

Secara kasta, Cortez CT punya fitur yang sepadan dengan mobil seharga Rp 300 jutaan. Dari sisi eksterior, penampilannya sudah terlihat mahal sebagaimana Cortez CT tipe teratas. Bedanya, ada beberapa downgrade pada pewarnaan garnish yang cuma dicat silver, alih-alih panel krom.

Wuling Cortez CT Type S ditawarkan dalam dua pilihan transmisi; manual dan otomatis jenis Continuously Variable Transmission (CVT). Selain itu hadir dalam dua konfigurasi tempat duduk, 7 dan 8 bangku. Tipe S versi captain seat dengan transmisi otomatis dijual seharga Rp 233 juta OTR Jakarta.

Wuling Cortez CT Type S dibekali dengan mesin yang sama dengan Cortez CT Type C dan L, yakni bensin berkonfigurasi 4 silinder 1.500cc dengan Turbocharger yang memiliki kompetensi untuk menghasilkan tenaga maksimal 140 HP serta torsi 250 Nm.

Wuling Cortez CT Type S, MPV Murah dengan Fitur ‘Istimewa’

Wuling Cortez CT Type S konfigurasi 7seater (Foto: Wuling Motors)

Pada segmen harga Rp 200 jutaan, Cortez CT Type S punya interior yang paling lega. Bahkan, varian termahalnya sudah pakai captain seat yang menandai luasnya kabin Cortez. Supaya lebih ‘membumi’ layaknya low MPV, tidak ada lapisan soft touch di dashboard dan door trim.

Tenang saja, itu bukan suatu kemunduran kok. Karena pemangkasan fitur tidak dilakukan pada ornamen khas Cortez seperti jam analog. Selain itu, masih ada fitur andalan Cortez CT yaitu Advanced 8” Entertaiment System, Audio Steering and Call Button, Rear Parking Camera, Rear Disk Brake, dan USB charging.

Pada baris ketiga juga kebagian blower AC. Jadi, tidak perlu rebutan blower dengan baris kedua saat kegerahan. Lumayan bila bepergian ramai-ramai.

Memang sih, ada satu fitur keren yang tidak tersedia di Cortez CT Type S ini yaitu sunroof. Fitur lainnya yang absen yaitu tidak ada port USB di baris ketiga. Wajar saja selisih harganya juga lumayan jauh dengan tipe C AT yaitu mencapai Rp 22,5 juta.

Fitur Remote Open Windows, Cuma ada di Cortez

Fitur ini jadi yang cukup keren untuk sebuah MPV harga tak lebih dari Rp 230 jutaan dimiliki Cortez CT Type S. Fitur tersebut yaitu Remote Open Windows, fungsinya membuka kaca menggunakan remote kunci. Fitur ini dibuat supaya kita bisa membuang hawa panas terlebih dahulu sebelum masuk mobil.

Sayangnya, fitur ini hanya bisa menurunkan kaca tanpa bisa untuk menaikkan kembali. Namun, remote open windows patut diapresiasi. Pasalnya sangat sulit menemukan mobil di harga segitu dengan fitur serupa.

Rem Cakram di Empat Roda

Pada tipe S memang cuma memakai velg 16 inci single tone. Namun soal pengereman tetap jempolan. Cortez CT Type S tetap dibekali rem cakram di tiap roda.

Ini seolah jadi ciri khas di produk Wuling. Walaupun menawarkan mobil dengan harga ekonomis, namun tak pelit akan piranti keselamatan. Rem cakram yang dimiliki Cortez CT Tipe S didukung fitur ABS, EBD dan Emergency Stop Signal.

Poin Minus di Wuling Cortez CT Type S, Sunat Fitur Demi Kejar Harga

Tampilan sarana hiburan Wuling Cortez terlihat cukup mewah
Tampilan sarana hiburan Wuling Cortez terlihat cukup mewah. Foto/Istimewa

Sempat disinggung di atas, ada pengurangan fitur demi kejar harga yang lebih terjangkau. Kebanyakan, pengurangan fitur ini dilakukan pada peranti non esensial.

Sebut saja, Wuling Cortez tipe S tidak memiliki sunroof. Tapi, itu bisa dimaklumi karena memang mobil di harga segitu belum memakainya. Sisi luarnya juga lebih sederhana karena minim aksen krom.

Poin minus lainnya yang mengurangi kenyamanan berkendara yaitu tidak ada foglamp. Pencahayaan di sore hari atau kondisi temaram cuma mengandalkan LED DRL. Apabila kondisi berkabut pekat, kita hanya mengandalkan lampu utama.

Posisi mengemudi terbatas, karena secara default kita disuguhi posisi menyetir yang tinggi. Anda tak bisa mengatur maju-mundurnya kemudi karena tidak ada pengaturan teleskopik. Dan bangku pengemudi juga tak bisa disetel naik atau turun.

Bila ingin terasa longgar dan rileks, kita cuma bisa sedikit memundurkan kursi dan mengatur posisi sandaran jadi lebih rebah.

Nilai minus terakhir yaitu dampak dari ukurannya yang bongsor. Ini membuat radius putarnya jadi lebar banget. Wheelbase yang mencapai 2.750 mm menjadikan Cortez memiliki radius putar mencapai 5,6 meter seperti Kijang Innova.

Penulis: Yongki

Editor: Lesmana

Previous post
Merek Audio Alpine Kembali Hadir ke Indonesia, Ini Deretan Produknya?
Next post
Meluncur Pekan Depan Nissan Magnite Akan Ganggu Pasar SUV Kompak