BeritaMobilProdukSumber informasi

Hal yang Harus Diketahui dari Chevrolet Trailblazer Facelift

Penulis: Endara Darata

Jakarta – PT General Motors Indonesia (GMI), tampaknya tak mau kalah bersaing dengan produk mobil Jepang lainnya yang ada saat ini bermain di segmen sport utility vehicle (SUV). Memasarkan Chevrolet Trailblazer yang sangat laku keras di negeri Kangguru pihak GMI mengimport mobil ini dari Thailand dengan status CBU.

Masuk kategori segmen kelas SUV, Chevrolet Trailblazer siap bersaing dengan produkan Jepang, diantaranya Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero, dan Isuzu Mu-X. Sama seperti SUV dikelasnya, Trailblazer menggunakan sasis Ladder-Frame, yang diketahui jenis rangka seperti ini sangat kuat dan cocok untuk mobil bertampilan besar.

Chevrolet terus melakukan pengembangan secara teknologi terhadap mobil bongsor ini. Lihat saja beberapa fitur canggih yang bahkan belum dapat dijumpai pada mobil produkan Jepang.

Seperti menyalakan mesin menggunakan remot. Ya fitur Start Engine bisa menyalakan mobil menggunakan remot kunci. Cara menyalakan mesin menggunakan remot
dengan menekan tombol ‘Lock’ pada remot, lalu tekan tombol ‘Start Engine’. Setelah itu buka tombol ‘Unlock’, untuk masuk kedalam mobil.

Fungsi dari fitur ini selain memanaskan mesin, bisa juga mendinginkan ruang pada kabin. Karena secara otomatis, AC menyala dengan suhu 25 derajat Celcius.

Fasilitas Pengemudi

Posisi stir bisa diatur naik turun, sesuai dengan keinginan dan kenyamanan pengemudi. MID pada speedometer memberikan banyak informasi seperti mengenai tekanan ban, kegunaan lampu, dan masih banyak lainnya.

Box holder pada bagian tengah baris pertama terdapat port USB, yang bisa digunakan untuk men-Charger Handphone. Sedangkan headunit masih tetap sama yakni layar sentuh 8 inci yang terintegrasi dengan smartphone.

Tombol pengaturan tempratur AC, tingkatan kipas, yang terdapat pada dashboard dibuat besar. Chevrolet melakukannya kendati ingin lebih memperlihatkan kesan SUV, selain itu dalam pengoperasiannya cukup mudah.

Membuka pintu kemudi, secara otomatis kaca jendela akan sedikit terbuka. Setelah pintu ditutup, secara otomatis kaca akan kembali naik. Fitur ini bertujuan agar udara tidak menekan gendang telinga saat menutup keseluruhan pintu.

Bagian Tempat Duduk

Pengaturan seat elektik hanya terdapat di jok pengemudi, sedangkan sisanya masih manual. Pengemudi dan penumpang bagian depan disuguhkan sun shade yang dilengkapi dengan kaca dan lampu.

Sedangkan jok bagian tengah dan belakang dapat dilipat secara merata, sehingga akan sangat mudah saat membawa barang dalam jumlah banyak. Membuka dan melipat tempat duduk dengan cara ‘One Touch Tumble’ tak perlu kerepotan.

Pada pada baris bagian tengahnya bila di buka (seperti captain seat) terdapat Cup Holder yang bisa menaruh 2 botol minum. Dalam segi keselamatan dan kenyamanan terdapat 3 headrest, serta 3 titik seat belt.

Fasilitas lainnya untuk penumpang tengah berupa colokan Lighter yang berfungsi sebagai alat untuk mengisi daya Handphone.

Tempat duduk baris kertiga belakang hanya dilengkapi 2 headrest, serta 2 titik seat belt. Terdapat cup holder yang bisa digunakan untuk menaruh barang di backleading.

Sistem pendingin AC untuk penumpang tengah dan belakang, dibuat merata dengan plaffon. Cara ini dilakukan agar ruang kabin terlihat luas.

Mesin

Mesin yang digunakan tergolong juara! mengapa demikian? Tenaga yang dihasilkan ternyata lebih besar dari Mitsubishi Pajero Sport. Chevrolet Tralblazer menggunakan Mesin XLD-25 DURAMAX, Common Rail Direct Injection, Variable Geometry Turbocharger (VGT), Intercooler.

Memiliki kapasitas mesin 2.499 cc, 4 silinder segaris. Tenaga yang dihasilkan sebesar 180 hp @ 3.600 rpm, serta menghasilkan torsi maksimum sebesar 440 Nm @2.00 rpm.

Di samping itu, yang cukup menarik yaitu penggunaan teknologi Fuel Injection tipe Common Rail Direct Injection akan sangat mampu menekan jumlah konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Dengan perbandingan kompresi hingga 16.3 : 1. Tentu, dengan spesifikasi Chevrolet Trailblazer di atas maka akan membuat mobil menjadi lebih mampu meletupkan tenaga yang super.

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts