Mobil

Harga Mobil Toyota Rush, Mahal Tapi Banyak yang Beli

Bukan tanpa alasan Toyota Rush menjadi Low Sport Utility Vehicle (LSUV) terlaris di Indonesia saat ini. Mobil tersebut punya desain tangguh, daya angkut besar, dan mesin yang bisa diandalkan. Tapi bagaimana dengan persaingan harga di pasaran?

Harga Mobil Toyota Rush

(Foto: TAM)

Tak perlu jauh-jauh, kita coba tengok saja di dalam jajaran produk Toyota itu sendiri.

Sejak kehadiran Toyota Raize beberapa waktu lalu, Toyota Rush bisa dibilang kedatangan pesaing baru dari mereknya sendiri. Hal ini dikarenakan harga kedua mobil tersebut bersinggungan.

Di satu sisi, Toyota Rush generasi terkini yang meluncur sejak 2017 sudah terbukti dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Tapi kemudian Toyota Raize nongol dengan statusnya sebagai mobil yang benar-benar baru.

Toyota Raize dijejali segudang fitur canggih sehingga terlihat sangat seksi. Pada poin inilah pesona Toyota Rush sedikit meluntur.

Toyota Raize tipe tertinggi, yaitu 1.0T GR CVT TSS Two Tone dijual dengan harga Rp276,1 juta, mengacu pada informasi yang ditampilkan situs web PT Toyota Astra Motor (TAM), Juni 2021.

Adanya kode “TSS” menunjukkan mobil ini sudah dilengkapi Toyota Safety Sense yang merupakan paket fitur keselamatan aktif.

Konsumen akan mendapatkan Lane Departure Assist, Steering Control, Pedal Misoperation Control, Pre-collision System, Adaptive Cruise Control, Front Departure Alert, dan beberapa fitur lainnya.

Sangat lengkap untuk mobil dengan harga di bawah Rp300 juta.

Harga Mobil Toyota Rush

Di kisaran harga itu konsumen juga bisa mendapatkan Toyota Rush tipe tertinggi, yaitu varian TRD AT. Tapi fitur keselamatan aktif yang bisa dibanggakan sebatas Vehicle Stability Control (VSC) dan Hill Start Assist (HSA).

Kebetulan kedua fitur tersebut juga bisa ditemui pada Toyota Raize.

Untuk harga pastinya, Toyota Rush varian tertinggi ini hanya lebih murah sekitar Rp5,7 juta dibanding Toyota Raize tipe paling atas. Jadi pilih mana?

Kalau hanya membandingkan harga dan fitur, nampaknya sisi value for money Toyota Rush memang kalah setelah hadirnya Toyota Raize. Tapi tentunya masih ada pertimbangan-perimbangan lain yang dilihat konsumen saat hendak membeli mobil baru.

Cocok Sebagai Mobil Keluarga

All new Rush

Toyota All new Rush yang diuji dalam media test drive Malang Surabaya. (Foto: Carmudi).

Sama seperti produk LSUV kebanyakan, Toyota Rush berdiri di atas platform yang diambil dari sebuah Multi Purpose Vehicle (MPV).

Eiji Fujibayashi, Chief Engineer All New Toyota Rush pernah menyebut bahwa Toyota Rush berbagi platform dengan Toyota Avanza. Penggunaan platform yang sudah ada membuat pabrikan bisa berhemat dalam tahap pengembangan sekaligus menekan harga jual produknya.

Di sisi lain, hasil studi Toyota menunjukkan masyarakat menginginkan mobil yang tangguh dan bisa muat banyak.

Dengan menggunakan platform Toyota Avanza, artinya dimensi Toyota Rush mampu mengakomodir kebutuhan ruang untuk diisi tujuh bangku penumpang alias 7-seater. Sisanya tinggal memenuhi sisi ketangguhan yang juga diharapkan konsumen.

Kebetulan, platform yang digunakan Toyota Rush sudah dari sananya diperuntukkan untuk sistem penggerak roda belakang. Seperti kita tahu, jenis sistem penggerak roda selalu jadi sorotan jika bicara mobil SUV.

Sistem penggerak roda belakang dianggap bisa lebih diandalkan untuk medan jalan menanjak atau rusak dibanding sistem penggerak roda depan. Selanjutnya Toyota Rush juga dibuat sedikit lebih jangkung sehingga ground clearance-nya di atas Toyota Avanza.

Kedua poin tersebut setidaknya bisa memenuhi sebagian syarat mobil yang “tangguh”.

Kembali lagi ke interior, Toyota Rush dengan tiga baris bangku penumpangnya jelas menjadi kandidat kuat untuk sebuah mobil keluarga. Walaupun ruang yang tersedia di dalam kabin biasa-biasa saja terkait dimensinya.

Faktor safety didukung keberadaan sabuk pengaman tiga titik untuk semua bangku dan enam buah kantung udara. Sedangkan untuk kenyamanannya ada AC digital dan pada varian tertingginya sudah mendukung AC auto. Tak ketinggalan, Toyota Rush juga punya double blower untuk menjamin penumpang belakang bebas dari rasa gerah.

Soal akomodasi, bangku paling belakang bisa dilipat 50:50 dan bangku tengahnya 40:60. Jadi cukup fleksibel untuk mengangkut penumpang sekaligus barang. Hanya saja pelipatannya memang tidak rata dengan lantai.

Bisa disimpulkan Toyota Rush cukup praktis untuk penggunaan sehari-hari. Baik oleh mereka yang lebih sering mengangkut penumpang dalam jumlah banyak ataupun antar barang.

Sedikit pembanding, pelipatan bangku Toyota Raize tergolong rata dengan lantai, tapi dimensinya terbatas.

Perbedaan Toyota Rush Gen 1 dan Gen 2

Toyota Rush - mobil bekas 80 jutaan

Model yang sekarang beredar adalah generasi kedua. Toyota melakukan banyak perubahan pada transisinya yang otomatis membuat harga mobil Toyota Rush juga mengalami kenaikan.

Sejatinya bukan hal sulit membedakan Toyota Rush generasi pertama dan kedua, bahkan untuk mereka yang awam sekalipun. Desain bodinya berubah total dengan ciri paling jelas hilangnya “konde” atau ban cadangan yang menempel di buritan.

Di balik kap mesin, Toyota Rush generasi pertama menggendong sumber tenaga 3SZ-VE berkapasitas 1.495 cc dengan tenaga tertinggi 109 Hp dan torsi 145 Nm yang dipinjam dari Toyota Avanza 1.500 cc.

Generasi keduanya juga ikut mencaplok mesin Toyota Avanza, yakni unit 2NR-VE 1.496 cc bertenaga 104 Hp dan torsi 136 Nm. Tenaga yang dihasilkan mengalami sedikit penurunan.

Tapi ada hal yang lebih penting lagi untuk dicapai dari penggunaan mesin ini, yakni menekan harga harga jual. Saat baru diluncurkan, Toyota berhasil menawarkan mobil ini hanya lebih mahal sekitar Rp3 juta dibanding pendahulunya.

Cukup mengejutkan mengingat mobil ini dilabeli sebagai “all new” kala itu.

Hal tersebut mungkin saja sulit dilakukan jika pabrikan mesti menggunakan platform atau mesin yang sepenuhnya baru. Karena di lain sisi mobil ini juga mendapat penambahan fitur, meliputi VSC, HSA, kamera parkir mundur, dan tombol engine start stop.

Nah, di generasi kedua ini Toyota Rush semakin mantap tampil sebagai mobil LSUV 7-seater karena dari varian paling bawah sampai atas semuanya menggunakan konfigurasi bangku demikian.

Beda halnya pada generasi pertama di mana ada varian yang menggunakan konfigurasi bangku 5-seater.

Dengan segala racikan barunya tersebut Toyota Rush sukses besar di pasaran. Sekian lama angka penjualannya selalu mengungguli mobil LSUV lainnya.

Hal yang menjadi pertanyaan adalah sampai kapan tren tersebut akan bertahan mengingat produk baru terus berdatangan dengan paket suguhan yang terasa lebih sesuai dengan harganya.

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Rush

All new Rush

Toyota All new Rush yang laris manis dalam penjualan. (Foto: Carmudi).

Mereka yang mencari harga mobil Toyota Rush kemungkinan besar tengah mempertimbangkan memilikinya. Untuk itu, penting juga mengetahui kelebihan dan kekurangan mobil ini.

Sudah bukan rahasia lagi Toyota Rush punya bantingan suspensi yang keras. Berkendara dengan mobil ini terutama ketika melewati jalanan rusak akan terasa seperti dikocok-kocok. Terlebih lagi jika tidak mengurangi kecepatan.

Karakter suspensi demikian akan lebih terasa ketika mobil dalam kondisi kosong, misalnya saat berkendara sendiri atau hanya dengan penumpang di depan. Saat diisi penuh bantingannya sedikit lebih lembut malah bisa dibilang jadi terasa nyaman.

Untuk rasa berkendaranya Toyota Rush menawarkan posisi duduk yang commanding, khas sebuah mobil SUV. Dengan kata lain Anda akan merasa lebih tinggi dibanding kendaraan lainnya di sekitar.

Belum lagi pengaturan joknya masih memungkinkan Anda menambah tinggi posisi duduk. Pengaturannya sendiri memang masih manual, tapi hal itu bukan masalah untuk sebuah LSUV di bawah Rp300 juta.

Hal yang disayangkan ialah pengaturan lingkar setir hanya sebatas tilting. Belum termasuk pengaturan teleskopik yang memungkinkan pengendara menyetel jauh atau dekatnya jarak antara lingkar setir ke tubuh kita.

Beda dibanding rival sekelasnya, yaitu Mitsubishi Xpander Cross yang pengaturannya setirnya sudah lengkap, meliputi tilt dan teleskopik.

Kabin terasa sempit adalah kekurangan Toyota Rush yang selanjutnya. Hal ini akan semakin terasa ketika Anda berada di baris pertama.

Kalau diterka-terka, hal ini mungkin disebabkan desain dasbornya yang terlalu tegak dan agak tinggi. Jadi menciptakan kesan kurang lega berada di dalamnya.

Sementara untuk keunggulannya, Toyota Rush punya ground clearance yang jangkung. Kemudian performanya ditunjang dengan mesin yang bandel dan bisa diandalkan.

Untuk fitur-fiturnya memang masih berani diadu. Tapi apa yang dimiliki Toyota Rush saat ini rasanya sudah menjadi standar untuk mobil sekelasnya. Bisa dibandingkan dengan Mitsubishi Xpander Cross yang bahkan sudah dilengkapi cruise control.

Selain tentunya VSC, HSA, atau kamera parkir mundur yang kebetulan juga dimiliki produk besutan Mitsubishi tersebut. Walaupun pada akhirnya harga jual menjadi lebih mahal.

Harga Mobil Toyota Rush Terbaru

Avanza dan Rush Recall

Toyota All new Rush. (Foto: Carmudi).

Dengan harga mobil Toyota Rush yang berlaku sekarang mungkin konsumen akan pikir-pikir dulu untuk membelinya. Pasalnya ada pilihan baru yang lebih hot dengan fitur-fitur lebih modern dan canggih, yakni Toyota Raize.

Ini baru meliputi “persaingan” di dalam merek Toyota itu sendiri. Satu-satunya hal yang akan memantapkan seseorang untuk memilih Toyota Rush adalah kapasitas bangkunya. Tapi kalau itu adalah kebutuhan yang utama, menggeser pilihan ke kategori MPV akan terasa lebih ramah ke kantong.

Atau jika memang benar-benar ingin memiliki sebuah LSUV, coba tengok Suzuki XL7 yang memiliki semua fitur Toyota Rush. Ditambah lagi spion tengah elektrik yang juga bisa berfungsi sebagai dashcam.

Dan yang paling penting harga jualnya lebih murah dari Toyota Rush. Varian paling tinggi mobil ini ditawarkan dengan banderol Rp266.330.500, berdasarkan informasi di situs web PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Juni 2021.

Tapi, kenapa bukan Mitsubishi Xpander Cross? Ya, boleh saja mengingat mobil ini juaranya kalau bicara fitur. Dengan catatan mau merogoh kocek lebih lebih dalam. Pasalnya varian tertinggi ditawarkan Rp299,5 juta.

Intinya Toyota Rush perlu sentuhan baru yang bisa menambah nilai daya tariknya. Tanpa membuat harganya melambung jauh lebih tinggi.

Untuk saat ini pabrikan memasarkan Toyota Rush dalam dua tipe, yaitu G dan S TRD. Seperti diketahui mobil ini termasuk salah satu model yang menikmati potongan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dari pemerintah sampai akhir tahun nanti.

Pada periode kedua ini dengan potongan sebesar 50%, harga mobil Toyota Rush berada di rentang Rp249,6 juta dan Rp270,4 juta bersifat on the road untuk daerah DKI Jakarta.

Pada tahap ketiga nanti ketika potongan PPnBM mengecil jadi 25% tentunya angka tersebut akan mengalami kenaikan.

Harga Toyota Rush PPnBM 50%

Rush 1.5 G M/TRp249,6 juta
Rush 1.5 G A/T Rp259,2 juta
Rush 1.5 S M/T TRDRp260,8 juta
Rush 1.5 S A/T TRDRp270,4 juta

Baca Juga:

Penulis: Mada Prastya

Editor: Dimas

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *