BeritaMobilSumber informasi

Harga Pertamax di Jakarta Naik di Papua Justru Turun, Ini Sebabnya

bahan bakar euro 4

Stasiun pengisian bbm pertamina (dok.carmudi indonesia)

Jakarta – Sebagian pengguna kendaraan kembali dikejutkan dengan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Pertamax yang berlaku mulai 1 Juli 2018. Namun kenaikan harga Pertamax hanya terjadi di beberapa wilayah saja salah satunya Jakarta.

Sementara itu wilayah lain seperti di Indonesia bagian Timur yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo justru mengalami penurunan. Penurunan harga Pertamax di wilayah tersebut dimaksudkan untuk mendorong masyarakat supaya menggunakan BBM berkualitas dan disesuaikan dengan daya beli Masyarakat.

Sebagai perbandingan, harga Pertamax pada Juni 2018 di wilayah Papua, Papua Barat sebesar Rp11.050 perliter, Maluku Rp10.250 perliter, Maluku Utara Rp11.750 perliter. Sementara di Nusa Tenggara Timur Rp9.600 perliter, dan Gorontalo seharga Rp9.800 perliter. Sedangkan untuk wilayah Jakarta dan Jawa Rp8.900 perliter.

Sementara harga BBM jenis Pertamax yang berlaku mulai awal Juli untuk wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Gorontalo seharga Rp9.700 perliter. Sedangkan di Nusa Tenggara Timur Rp9.500 perliter. Wilayah Jakarta dan Jawa, PT. Pertamina (Persero) menentapkan harga sebesar Rp9.500 perliter.

Harga Minyak Mentah Dunia Naik

Terhitung mulai 1 Juli 2018, Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM, Pertamax Series dan Dex Series. Penyesuaian harga tersebut disebabkan harga minyak mentah dunia terus merangkak naik. Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito saat ini harga minyak dunia rata-rata mencapai 75 dolar per barel.

“Bahan baku BBM adalah minyak mentah, tentunya ketika harga minyak dunia naik akan diikuti dengan kenakan harga BBM,” ungkap Adiatma dalam keterangan resminya.

Adiatma menambahkan penyesuaian harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex tersebut, dilakukan Pertamina sebagai badan usaha. Dengan mengacu pada Permen ESDM No. 34 tahun 2018 Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014. Yaitu tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM.

Atas ketentuan tersebut, Pertamina menetapkan harga Pertamax untuk wilayah Jakarta Rp9.500 perliter, sementara Pertamax Turbo Rp10.700 perliter. Sedangkan untuk Dex Series, ditetapkan harga Pertamina Dex Rp10.500 perliter, dan Dexlite Rp9.000 perliter.

“Penyesuaian harga ini juga dalam rangka Pertamina tetap bisa bertahan untuk menyediaakan BBM dengan pasokan yang cukup sesuai kebutuhan secara terus menerus sehingga tidak mengganggu konsumen dalam beraktifitas sehari-hari dimanapun,” terang dia.

Meski mengalami penyesuaian, tetapi menurut Adiatma harga Pertamax Series dan Dex Series masih kompetitif. “Kami senantiasa memberikan BBM dengan kualitas dan harga terbaik bagi konsumen setia Pertamina,” pungkasi Adiatma.(dol)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts