Berita

Harga Suku Cadang Mobil Peugeot Bekas Tidak Semahal yang Dibayangkan

Jakarta – Sebagian orang mungkin menganggap perawatan dan suku cadang mobil Eropa khususnya Peugeot bekas sangat mahal. Hal ini tentu membuat banyak orang tak tertarik membeli mobil Peugeot bekas. Namun, pada kenyataannya anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Menurut Pasyah Maghriby, pedagang mobil bekas khusus merek Peugeot di bilangan Cempaka Putih, suku cadang mobil Eropa tersebut sebenarnya cukup terjangkau, ketimbang merek mobil mewah lain.

“Nah ini yang banyak orang takut. Padahal sebenarnya urusan spare part, harganya murah-murah banget. Berbeda dibanding BMW atau Mercedes-Benz yang harga spare partnya justru lebih mahal,” ungkap Pasyah kepada Carmudi, belum lama ini.

Pria berusia 24 tahun itu menambahkan, selain harga suku cadang murah, mobil Peugeot bekas juga punya beberapa kelebihan. Salah satunya irit bahan bakar.

mobil Peugeot bekas 306, mobil murah 20 jutaan

Ilustrasi Peugeot 306 (Foto: Wikimedia)

“Kelebihannya pertama itu murah, baik harga mobil dan spare partnya. Kedua, itu irit banget, kalau ada yang bilang Peugeot itu boros, mungkin mereka cuma mendengar tapi belum pernah coba,” sambungnya.

Pasyah pun menyarankan, apabila ada masyarakat yang tertarik membelinya, sebaiknya pilih unit yang kondisinya masih layak pakai dan pastikan aksesorinya lengkap.

“Yang penting itu bodi, usahakan part-part dan aksesoris eksteriornya utuh. Kalau mesin relatif mudah dicari dan murah. Interior juga selayaknya mobil Eropa, kalau bisa cari yang masih lengkap,” kata pria yang punya bisnis jual-beli pelek itu.

Mobil Peugeot Bekas untuk Awam

Bagi Carmudian yang awam dengan merek asal Perancis ini, Pasyah merekomendasikan belilah Peugeot 206 bekas, karena harganya relatif murah begitu juga dengan biaya perawatannya.

“Kalau untuk yang pertama main itu saya sarankan 206, itu modelnya hatchback dan relatif mudah dipelihara. Kalau mau sedan bisa ambil Peugeot 406 yang ukurannya agak besar atau sedan kecil 306. Tiga itu urusan spare part terbilang mudah dicari dan murah,” terang dia.

Sementara itu, mengenai stigma mesin mobil Peugeot bekas kerap overheat dan rusak, Pasyah mengaku jika hal tersebut tidak benar. Semua dikembalikan kepada cara perawatan dari sang pemilik.

mobil Peugeot bekas

Peugeot 406 modification, Google

“Kalau sering overheat itu biasanya mereka tidak memeriksa jalur pendinginan mesin. Peugeot atau mobil Eropa lain utamanya di jalur pendinginan mesin, selama jalurnya benar tidak diakal-akali, pasti tidak akan overheat,” pungkasnya.

Di Indonesia merek mobil belogo singa ini kerap dihindari, terutama versi bekasnya. Tidak sedikit yang berpandangan bahwa, harga jual kembali Peugeot kurang bagus.

Bagaimana menurut Carmudian, setujukah dengan anggapan tersebut?

Baca Juga:

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Santo Sirait

Rizen Panji

Pikirannya selalu dipenuhi oleh mobil buatan asal Jerman, Swedia, dan Prancis dengan tahun produksi di bawah 2000. Jangan lupa, mesin yang bersemayam di dalam kap mesin tentunya harus 6 silinder guna memompa adrenalin ketika mengendarainya

Related Posts

/