Home » Berita » Harga Toyota Prius PHEV Tak Sampai Rp1 M, Tapi Belum Sentuh Konsumen Individu

Harga Toyota Prius PHEV Tak Sampai Rp1 M, Tapi Belum Sentuh Konsumen Individu

Harga Toyota Prius PHEV tidak sampai Rp1 miliar. (Foto: TAM)

Jakarta – PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Toyota di Indonesia gencar mempromosikan Prius Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sejak tahun lalu. Terakhir mobil ramah lingkungan ini tampil di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Kemudian memasuki bukan ketiga pada tahun ini, Toyota secara resmi merilis Prius PHEV di Tanah Air dengan harga Rp884 juta.

Tetapi kehadiran Toyota Prius PHEV di Indonesia bukan untuk dipasarkan secara massal atau langsung ke konsumen individu melainkan ditawarkan bagi pasar fleet alias borongan. Saat ini Toyota telah menjalin dan berkolaborasi dengan perusahaan transportasi online, Gofleet.

Lantas kapan TAM bersedia untuk menjual Toyota Prius PHEV ke konsumen individu?

Menjawab pertanyaan tersebut Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy mengatakan bahwa fokus utama dari Toyota Prius PHEV adalah ke pasar fleet. Melalui itu pula pihaknya secara tidak langsung memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kendaraan PHEV.

“Memang awalnya seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwa Prius PHEV kami jual ke fleet dulu. Karena memang tujuan utama dari PHEV bukan jualan, bukan juga untuk volume besar dulu, ini kan edukasi dan kami yakin edukasi yang paling tepat itu adalah melalui fleet,” ujar Anton di Jakarta saat teleconference bersama media, Selasa (12/5/2020).

“karena memang secara kilometer mobil pasti tinggi dan mobilitas juga tinggi, selain itu bisa dipakai oleh banyak orang. Misalkan dipakai oleh teman-teman di Gojek, yang memanfaatkan jasanya kan banyak enggak cuma lima orang bahkan lebih dari lima orang (penumpang), bisa naik turun dan lain-lain,” lanjutnya.

Anton menambahkan bahwa perusahaan menang tengah memikirkan supaya Toyota Prius PHEV bisa dipasarkan juga ke konsumen individu. Akan tetapi melihat kondisi infrastuktur dan lainnya pihaknya merasa sekarang waktunya belum tepat.

“Melihat kondisi saat ini rasanya memang kami harus pelajari lebih dalam lagi ya, karena kondisi market dan kondisi lain-lainnya dan situasi seperti ini,” sambung Anton.

Peforma Toyota Prius PHEV

Toyota Prius PHEV dibekali mesin oleh 2ZR-FXE berkapasitas 1.800 cc. Tenaga yang dihasilkan 96 hp dan torsi puncak 142 Nm. Dilengkapi juga dengan motor listrik 1 NM/ISM. Ketika dikendarai dengan mode BEV, mobil ini sanggup berjalan sejauh 68,2 km.

Jajal Jadi Penumpang di Toyota Prius PHEV (Foto: Santo/Carmudi)

Prius PHEV menggunakan baterai jenis Lithium-Ion Battery yang mempunyai voltage 3.7 v per cell. Baterai ini mempunyai 95 cell sehingga secara keseluruhan mampu menghasilkan listrik 315.5 voltage. Untuk pengisian penuh baterai berkapasitas 8.8 kW dibutuhkan waktu 2 jam 20 menit jika menggunakan listrik dengan tegangan 220 Volt 16A.

Perkenalan Prius PHEV sebagai upaya Toyota dalam mendukung program pemerintah untuk akselerasi kendaraan elektrifikasi. Toyota juga dianggap sebagai pionir dalam pengembangan mobil elektrifikasi sejak 2009.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Meluncur Tahun Ini di Indonesia, Harga NJKB Nissan Leaf Rp529 Juta

adira finance
Previous post
Ada Corona, Penjualan Motor Bekas Jelang Lebaran 'Suram'
Next post
Meluncur Tahun Ini, Sosok Mobil Baru Toyota Mulai Terungkap