Home » Berita » Hari Pertama Penerapan PSBB, Kendaraan Menuju Depok Masih Padat

Hari Pertama Penerapan PSBB, Kendaraan Menuju Depok Masih Padat

Kota Depok mulai memberlakukan kebijakan PSBB. (Foto: NTMC Polri)

Jakarta – Pemerintah Kota Depok telah resmi memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hari pertama penerapannya, sejumlah aparat gabungan dari Polri, TNI, dan Dishub (Dinas Perhubungan) melakukan pemeriksaan di check point yang berlokasi di bawah fly over Universitas Indonesia (UI).

Dikutip dari laman resmi NTMC Polri, Rabu (15/4/2020), tercatat masih banyak kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat yang melewati jalan dari arah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, menuju Depok, Jawa Barat. Tak hanya kendaraan roda dua, jalanan juga masih banyak dilalui kendaraan pribadi dan angkutan umum.

“Ada 200 motor yang melintas masuk ke Kota Depok per 5 menit sekali. Selain itu, ada 100 mobil yang melintas di perbatasan menuju Kota Depok setiap 5 menit sekali,” ujar Kompol Sutomo selaku Kasat Lantas Polres Metro Kota Depok di Simpang UI, Depok, Rabu (15/4/2020).

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengimbau para pengendara agar tetap mengikuti peraturan PSBB di Kota Depok. Ini dilakukan bersama aparat gabungan yang melakukan penjagaan di wilayah perbatasan.

“Kami mengimbau para pengendara untuk tetap memakai masker. Sedangkan untuk penumpang mobil, hanya boleh diisi 50 persen penumpang dan menerapkan jaga jarak antar penumpang,” jelas Sutomo.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah resmi menerapkan PSBB pada hari ini, Rabu (15/4/2020). Kebijakan ini akan diberlakukan secara efektif pada 15-28 April 2020 (dua minggu) melalui Surat Keputusan Nomor 443/177/Kpts/Dinkes/Huk/ Tahun 2020.

Polisi Jaga 20 Pintu Masuk dan Keluar Kota Depok Selama PSBB

Selama PSBB diberlakukan, Sutomo mengatakan bahwa 20 pintu masuk dan keluar dari Kota Depok menuju DKI Jakarta, Bogor, dan Tangerang Selatan akan dilakukan check point atau penjagaan oleh aparat gabungan.

“Ada sekitar 50 anggota tim gabungan dari Polres, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) yang akan menjaga 20 pintu masuk dan keluar Kota Depok. Ini termasuk langkah untuk memberdayakan kelompok sadar kamtibmas di Kota Depok saat mulai diberlakukan kebijakan PSBB,” ujar Sutomo.

Sutomo juga mengatakan bahwa aparat gabungan yang berjaga akan dibagi dalam dua shift. Yaitu, 25 anggota berjaga di pagi hari dan 25 anggota lainnya berjaga di sore hari.

 

Penulis: Nadya Andari

Editor: Dimas

Baca Juga:

Tidak Ikuti Aturan PSBB, 3.474 Pengendara Kendaraan Bermotor Kena Semprot Polisi

New Daihatsu Sigra, hadir dengan beberapa ubahan.
Previous post
Simak 6 Kelebihan yang Dimiliki Daihatsu Sigra Terbaru
Next post
Mengenal Lebih Jauh Keunggulan Mesin Diesel, Banyak Mitos yang Menyelimuti