Home » Sepeda motor » Hindari Tilang e-TLE, Polisi Buru Pemotor dengan Identifikasi Wajah

Hindari Tilang e-TLE, Polisi Buru Pemotor dengan Identifikasi Wajah

Pemotor menutup pelat motornya untuk menghindari kamera e-TLE. Foto/NTMC Polri

Jakarta – Sejak diberlakukan sistem tilang elektronik atau e-TLE (electronic traffic law enforcement), berbagai cara dilakukan oleh pengemudi mobil ataupun sepeda motor untuk menghindar saat melakukan pelanggaran lalu lintas. Diketahui, seorang pengendara motor melakukan aksi unik untuk menghindari kamera e-TLE di kawasan Jakarta Selatan.

Dilansir dari laman resmi NTMC Polri Selasa (18/2/2020), pengendara motor yang sedang membonceng penumpang itu menerobos jalur Transjakarta. Mengetahui ada kamera e-TLE, pengendara tersebut langsung menutup pelat nomor polisi depan dengan tangan agar tidak terekam kamera.

Fahri Siregar selaku Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP mengatakan bahwa pemotornya tertangkap kamera e-TLE karena ketahuan menerobos jalur Transjakarta di Koridor 6 pada Kamis, 6 Februari 2020 lalu.

“(Menerobos) di koridor Transjakarta Duren Tiga ke arah Kuningan, Jakarta Selatan,” kata Fahri.

Fahri juga mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha mencari identitas pengendara motor yang melakukan pelanggaran tersebut meskipun pelat nomor kendaraannya ditutupi. Caranya yaitu dengan melakukan teknik identifikasi wajah.

“Melalui pencocokan di kamera lainnya, kita akan lakukan identifikasi dan ciri wajah yang bersangkutan akan kita profiling melalui database kependudukan,” jelasnya.

Seperti diketahui, sistem tilang elektronik mulai diterapkan sejak 1 Februari lalu. Kemudian sejak 3 Februari, penindakan untuk pengendara motor sudah dilakukan. Ditlantas Polda Metro Jaya telah memasang 12 kamera e-TLE di jalan Sudirman – Thamrin serta jalur Transjakarta koridor 6.

Terdapat berbagai pelanggaran yang terekam kamera e-TLE, seperti tidak menggunakan helm, pelanggaran rambu lalu lintas, pelanggaran marka jalan, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus atau kesalahan jalur, dan  pelanggaran lainnya.

Polri Minta Pemda Perbanyak Kamera Tilang Elektronik (e-TLE)

Pantauan pelanggaran lalu lintas dengan CCTV. Foto/Ist.

Di sisi lain, Kepolisian RI meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memperbanyak jumlah kamera e-TLE, khususnya di jalan raya. Ini bertujuan untuk mendukung penerapan sistem tilang e-TLE.

“Dalam mendukung program ini, kami harapkan tidak dibebankan pada pemerintah saja. Di daerah dibuatkan Perda-nya untuk memasang kamera e-TLE dengan spesifik tertentu,” kata Ari Dono Sukamto selaku Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal.

Ari juga mengatakan karena secara sistem dan aplikasi, Korps Lalu Lintas Polri sudah memilikinya sehingga dukungan Pemda sangat dibutuhkan.

“Tinggal diterapkan saja. Targetnya tidak ada lagi yang melanggar lalu lintas serta menumbuhkan kesadaran berlalu lintas,” tutup Ari.

 

Penulis: Nadya Andari 

Editor: Dimas

Baca Juga:

Marak Aksi Pencurian Ban Mobil, Begini Cara Antisipasinya

Previous post
Review Suzuki XL7: Masuk ke Segmen Medium SUV, Enggak Salah Nih?
Next post
Segera Meluncur, Harga NJKB Kia Seltos Diesel Sudah Terungkap