Home » Berita » Honda Komentari Mobil China Harga Murah

Honda Komentari Mobil China Harga Murah

Jepara – Dunia otomotif Indonesia khususnya roda empat saat ini kian bervariasi. Hal tersebut disebabkan oleh masuknya brand asal China dengan fitur yang jauh melebihi brand asal Jepang. Soal harga yang dijual, brand asal China ini juga lebih berani mematok harga lebih murah. Mobil China harga murah ini pun akhirnya mendapatkan komentar dari Honda.

Dengan banyaknya fitur yang diberikan dan harga yang lebih terjangkau, apakah ini akan menjadi ancaman brand asal Jepang? PT Honda Prospect Motor (HPM) melihat hal tersebut bukanlah menjadi suatu ancaman. Honda meyakini jika harga mobil China yang cukup terjangkau ini merupakan strategi masing-masing.

DFSK Glory 560, mobil China harga murah terbaru DFSK (Foto: Santo/Carmudi)
DFSK Glory 560, mobil China harga murah terbaru DFSK (Foto: Santo/Carmudi)

“Konsumen pada umumnya akan mulai membeli mobil pertama dari yang ukuran kecil dengan harga murah. Dari situ, biasanya mereka akan mengganti mobil yang lebih besar dan harganya di atas mobil pertama mereka. Upgrade inilah yang menjadi kunci,” kata Jonfis Fandy, Director Marketing and After Sales Service and IT PT HPM di Jepara, Jawa Tengah, Kamis (2/5).

Tanggapan Honda Melihat Mobil China Harga Murah

Ia menilai jika konsumen yang membeli mobil China dengan harga murah ini akan sulit untuk melakukan upgrade kedepannya. “Anda beli mobil harga Rp 200 juta, jualnya nanti jadi Rp 100 jutaan. Saat ingin membeli lagi yang harganya Rp 300 jutaan, Anda harus tambah Rp 200 juta. Efek ini yang membuat konsumen akan sulit melakukan upgrade kendaraan,” sambung Jonfis Fandy.

Konsumen yang membeli mobil dengan harga murah kedepannya dinilai akan sulit untuk upgrade. Jonfis menilai dengan harga mobil yang murah ini, nilai jualnya akan semakin rendah. Secara otomatis, pemilik mobil tersebut harus mengeluarkan uang lebih banyak jika hendak mengganti mobil dengan yang lebih baik kedepannya.

Mobil China harga murah, Wuling Cortez CT dan Wuling Confero S ACT. Foto/Carmudi.
Mobil China harga murah, Wuling Cortez CT dan Wuling Confero S ACT. Foto/Carmudi.

“Jadi kalau beli mobilnya murah, ya sama saja. Bahkan bisa-bisa hilang, karena mobil itu punya harga minimum untuk resale valuenya sendiri. Kalau belinya murah, sudah pasti dijual kembalinya murah. Tak akan bisa investasi,” papar Jonfis. Jika berkaca dari nilai resale value, tentu hal ini ada benarnya.

Karena harga pasar kendaraan bekas memang akan selalu turun, bukan naik. Untuk kendaraan bekas yang harganya selalu naik biasanya terjadi pada mobil hobby atau mobil klasik yang cukup ikonik.

Lambretta IIMS 2019
Previous post
Jadi Primadona Tester, Lambretta Dapat Masukan dari Pengunjung
Next post
Tembus 771 SPK, Ini Mobil Wuling yang Paling Banyak Dipesan Selama IIMS 2019