HomeBeritaHonda Konfirmasi Korban Meninggal Ke-17 Akibat Airbag Takata

Honda Konfirmasi Korban Meninggal Ke-17 Akibat Airbag Takata

Airbag Honda
Airbag Honda (Foto: Honda)

Washington – Honda Motor Co baru-baru ini mengkonfirmasi korban meninggal ke-17 di Amerika Serikat (AS) akibat airbag Takata yang meledak atau mengembang secara berlebihan.

Produsen mobil asal Jepang itu memberikan informasi tersebut setelah melakukan pemeriksaan secara mendalam bersama dengan Lembaga Keselamatan Otomotif Amerika Serikat (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA).

Hasil pemeriksaan ditemukan bahwa ledakan airbag produksi Takata bersamaan dengan pecahan logam menyebabkan kematian seseorang pengemudi mobil Honda Civic 2002 di Mesa, Arizona.

Diberitakan Reuters, Senin (5/10/2020) cacat airbag telah merengut 15 nyawa yang melibatkan Honda. Sedangkan dua kematian melibatkan Ford sejak 2009.

Selain itu lebih dari 290 orang dikabarkan mengalami cedera dan tidak kurang dari 26 kematian di seluruh dunia diakibatkan oleh inflator airbag Takata yang rusak.

Angka kematian yang sangat tinggi, memicu penarikan (recall) secara besar-besaran oleh pabrikan otomotif terhadap mobil yang menggunakan airbag Takata.

Honda mengatakan Civic 2002 telah di-recall sejak Desember 2011 untuk penggantian inflator airbag pengemudi. Sementara penggantian inflator airbag penumpang depan baru diumumkan pada 2014.

Honda mengirim lebih dari 15 surat pemberitahuan penarikan melalui pos selama delapan tahun kepada pemilik kendaraan yang mobilnya masuk dalam daftar program penggantian airbag.

Penarikan kembali mobil yang menggunakan airbag Takata melibatkan 19 pabrikan otomotif di seluruh dunia.

Airbag mobil Honda (Foto: autoguide)

NHTSA mengatakan penyebab ledakan inflator airbag karena adanya kerusakan propelan setelah terpapar fluktuasi suhu tinggi dan kelembaban dalam jangka waktu lama.

Pada Agustus lalu, Honda terpaksa harus mengeluarkan biaya sebesar 85 juta dolar AS atau sekira Rp1,2 triliun untuk menyelesaikan penyelidikan.

Biaya tersebut digunakan Honda untuk penyelidikan di beberapa negara bagian AS atas penggunaan airbag Takata yang rusak.

Honda Indonesia Recall 6 Model Gara-gara Airbag Bermasalah

Tidak cuma di AS, Honda Indonesia juga terpaksa melakukan recall terhadap enam model yang terindikasi mengalami masalah pada inflator airbag.

Beruntung di Indonesia belum ada laporan yang menyebutkan adanya korban jiwa akibat malfungsi inflator airbag.

Kampanye recall untuk inflator airbag yang bermasalah dilakukan Honda sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya cedera serius pada saat terjadi kecelakaan.

Sampai sekarang PT Honda Prospect Motor (HPM) masih mengajak pemilik mobil sesegera mungkin ke bengkel resmi untuk mengganti airbag.

Berikut model-model Honda yang teridentifikasi bermasalah pada inflator Airbag-nya:

  • Honda Civic tahun produksi 2001 – 2011
  • Honda Stream tahun produksi 2002 – 2006
  • Honda CR-V tahun produksi 2002 – 2012
  • Honda Accord tahun produksi 2003 – 2013
  • Honda City tahun produksi 2004 – 2013
  • Honda Jazz tahun produksi 2004 – 2014
  • Honda Odyssey tahun produksi 2004 – 2008
  • Honda Freed tahun produksi 2009 – 2015
  • Honda Brio tahun produksi 2013 – 2014.

“Upaya yang kami lakukan untuk program ini merupakan tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa seluruh produk kami berada dalam standar tertingginya dalam hal keamanan dan kualitas,” ungkap Denny MT, Service & Parts Asst. General Manager, PT HPM, dalam keterangan resminya bulan lalu.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Fakta Menarik Honda Brio 2020, LCGC Terlaris di Indonesia

Toyota Kijang Innova TRD Sportivo Limited Edition
Previous post
Bisa Pakai Bahan Bakar Nabati, Bagaimana Konsumsi BBM Kijang Innova Diesel?
Jajal Mitsubishi Xpander
Next post
Konsumsi BBM Xpander Ternyata Bisa Sampai 18 Km Per Liter!