Mobil

Hyundai Ioniq 5 Indonesia: Bedah Fitur dan Impresi Berkendara

Hyundai Ioniq 5 resmi mengaspal di Indonesia. Kemunculannya menjadi momentum penting bagi perkembangan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air yang geliatnya makin terlihat nyata.

Ioniq 5 boleh dibilang selamanya akan tercatat sebagai mobil listrik murni alias Battery Electric Vehicle (BEV) pertama dari pabrikan besar yang diproduksi lokal.

Hyundai Ioniq 5 Indonesia

Hyundai Ioniq 5 Indonesia (Foto: Carmudi)

Banyak hal menarik untuk dikupas dari mobil ini, meliputi spesifikasi, eksterior, interior, hingga impresi berkendaranya. Kebetulan Carmudi mendapatkan kesempatan mencicipinya langsung di sela pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 lalu.

Namun, untuk mengenal mobil ini secara lebih jelas mari kita bedah dulu varian-variannya yang dijual di Indonesia.

>>>>> Cari mobil Hyundai baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

Varian Hyundai Ioniq 5 Indonesia

Pada saat ini Ioniq 5 dibagi ke dalam dua varian kemewahan, Prime dan Signature. Lalu masing-masing varian itu tersedia dalam dua jenis baterai, Standard Range dan Long Range. Dengan begitu totalnya ada 4 varian Ioniq 5 dijual di Indonesia.

Hyundai Ioniq 5 Indonesia

Hyundai Ioniq 5 Indonesia (Foto: Carmudi)

Lebih detail mengenai jarak tempuhnya, Ioniq 5 Prime Standard Range dan Ioniq 5 Signature Standard Range dapat dikendarai sejauh 384 km dalam satu kali pengisian baterai penuh.

Sementara untuk Ioniq 5 Prime Long Range punya jarak tempuh maksimum 481 km dan Ioniq 5 Signature Long Range menjanjikan jarak tempuh hingga 451 km.

Jika diperhatikan tampak ada perbedaan jarak tempuh maksimum untuk tipe baterai Long Range antara varian Prime dan Signature.

Mengapa? Hal itu disebabkan perbedaan detail spesifikasinya, semisal penggunaan lingkar roda lebih besar pada varian Signature atau bobotnya.

Berapa Lama “Ngecas” Baterai Ioniq 5?

Dalam keterangan resminya Hyundai menjelaskan Ioniq 5 butuh waktu 5 jam (Prime Standard Range dan Signature Standard Range) atau 6 jam (Prime Longe Range dan Signature Long Range) untuk pengisian daya hingga 100 persen menggunakan wall charger atau AC charger.

Hyundai Ioniq 5 Indonesia

Hyundai Ioniq 5 Indonesia (Foto: Carmudi)

Semenatra untuk sebatas mencapai 80 persen dengan fasilitas fast charging atau DC charger 50 kW dibutuhkan waktu 46 menit (Prime Standard Range dan Signature Standard Range) dan 57 menit (Prime Long Range dan Signature Long Range).

Terkait fasilitas pengecasan, Hyundai berencana mendirikan super fast charging kapasitas daya 350 kW yang memungkinkan semua tipe Ioniq 5 dapat melakukan pengisian daya 80 persen hanya dalam waktu 18 menit.

>>>>> Cari mobil Hyundai baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

Spesifikasi Standard Range dan Long Range

Pabrikan menggunakan E-GMP (Electric Global Modular Platform) untuk membuat mobil ini. E-GMP itu sendiri disiapkan secara khusus untuk menjadi basis mobil listrik.

Dengan begitu akan terdapat beberapa keuntungan. Di antaranya pabrikan lebih leluasa dalam mendesain eksterior, kabin lapang, dan tentunya kinerja fitur-fitur kelistrik lebih optimal.

Spesifikasi Hyundai Ioniq 5 Indonesia dapat dikatakan agak berbeda dengan versi luar negeri.

Di pasar lokal mobil ini hanya tersedia dengan sistem penggerak roda belakang. Beda hal dengan di sejumlah negara lain yang juga tersedia versi All Wheel Drive (AWD).

Lebih lengkap mengenai data teknis baterai dan motor listriknya adalah sebagai berikut.

Standard RangeLong Range
Tenaga Tertinggi167,6 hp214 hp
Torsi Tertinggi350 Nm350 Nm
TransmisiSingle Speed Reduction Gear
Tipe MotorPermanent Magnet Synchronous
Tipe BateraiLiquid cooled Lithium Ion
Kapasitas Baterai58 kWh72,6 kWh
Voltase Baterai522,7 V653,4 V
Battery Output195 kW253 kW

Eksterior Futuristis

Jangan aneh jika Carmudian menjadi pusat perhatian di jalan raya ketika mengendarai mobil ini. Penampilan eksterior Ioniq 5 memang sangat berbeda dibandingkan mobil-mobil yang banyak beredar saat ini.

Pabrikan mengusung desain yang mereka sebut dengan istilah Parametric Pixel style. Contoh penerapannya dapat dilihat pada lampu-lampunya yang terdiri dari susunan kotak-kotak kecil persis sebuah piksel pada kamera.

Hyundai Ioniq 5 Indonesia

Hyundai Ioniq 5 Indonesia (Foto: Carmudi)

Ioniq 5 Signature sebagai varian atas tentu memiliki fitur paling komplet. Hal ini termasuk Parametric Pixel LED Dual Projector Beam, LED front center garnish lamp, vision roof, dan automatic flush door handle.

Kemudian khusus varian Ioniq 5 Signature Long Range menggunakan ban berukuran 20 inci sementara sisanya 19 inci.

Interior Luas

Seperti disinggung lebih awal Ioniq 5 dibuat menggunakan platform yang dioptimalkan untuk mobil listrik. Salah satu keuntungannya ialah ruang kabin bisa dibuat lebih lega.

Terlihat nyata dari lorong kaki bangku baris depannya. Tidak ada gundukan transmisi yang membatasi antara bangku pengendara dan penumpang.

Berkat hal itu konsol tengah bisa diatur maju mundur. Bukan sekadar gimmick, karena itu artinya pengendara bisa memegang setir lebih rileks dengan posisi sandaran tangan yang posisinya pas.

Kenyamanan berkendara makin lengkap dengan tambahan pengaturan setir tilt dan teleskopik, sandaran kepala yang baik, dan pengaturan jok elektris.

Khusus varian Ioniq 5 Signature mendapatkan fitur cukup spesial bernama Relaxation Comfort Seat. Hanya dengan menyentuh satu tombol maka kursi secara otomatis rebah hingga posisi yang sangat rileks.

Pada varian ini pula konsumen akan mendapatkan tata suara berkelas dari 8 speaker Bose.

Lebih lanjut semua varian menggunakan head unit digital layar sentuh 12,3 inci. Bukan hanya sebagai pusat hiburan, namun juga kontrol untuk fitur-fitur mobil ini.

>>>>> Cari mobil Hyundai baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

Hyundai Ioniq 5 Indonesia

Hyundai Ioniq 5 Indonesia (Foto: Carmudi)

Posisi head unit tersebut berada dalam satu panel dengan instrument cluster digital yang ukurannya persis sama.

AC otomatis dual zone climate control bisa ditemui pada semua varian. Sedangkan wireless charger terbatas untuk varian Signature saja.

Bisa Jadi Sumber Listrik

Fitur-fitur keselamatan aktif unggulan Hyundai bisa ditemui pada mobil ini terutama varian Signature. Namun, sorotan lebih besar pantas ditujukan pada teknologi Vehicle to Load (V2L) yang hadir untuk pertama kalinya di mobil listrik Hyundai.

Keberadaan fitur ini memang tidak berhubungan langsung dengan aktivitas berkendara, tapi mampu menambah fungsi kendaraan menjadi sumber listrik dengan daya maksimum 3,6 kW.

Listriknya bisa disalurkan ke berbagai barang elektronik, baik untuk penggunaan di dalam atau di luar mobil. Keberadaan fitur ini akan sangat bermanfaat bagi pemilik untuk menggunakan barang elektroniknya di luar ruang.

Sebagai catatan, fitur V2L hanya bisa digunakan ketika kapasitas baterai mobil ini antara 20—100 persen.

Impresi Berkendara

Membiasakan diri dengan beberapa hal baru. Demikianlah yang harus dilakukan seseorang ketika mengendarai Ioniq 5. Sebabnya beberapa tombol atau tuas menempati posisi tak umum.

Contoh kecil ialah tuas transmisi yang berada di sebelah kanan lingkar setir. Kemudian tombol rem parkir sekaligus auto hold-nya juga berada di sisi yang sama.

Seperti diketahui, umumnya kedua barang tersebut berada di sisi kiri pengemudi tepatnya di konsol tengah.

Hyundai Ioniq 5 Indonesia (Foto: Carmudi)

Pun demikian dengan “paddle shift” dari mobil ini yang fungsinya berbeda dengan mobil pada umumnya. Paddle shift Ioniq 5 berguna mengatur tingkat kekuatan regenerative braking, bukan downshift atau upshift.

Paddle shift ini juga yang perlu digunakan oleh pengemudi untuk masuk ke mode i-Pedal. Dengan fitur ini maka mobil dapat dikendarai hanya dengan satu pedal saja, yaitu pedal akselerator.

Sederhananya, ketika pedal akselerator diinjak maka mobil akan melaju. Sebaliknya ketika pedal akselerator dilepas maka mobil akan mengerem.

Secara keseluruhan impresi mengendarai Ioniq 5 terasa nyaman dan halus. Tak ada mesin maka suasana di dalam kabin menjadi lebih senyap.

Hyundai Ioniq 5 Indonesia (Foto: Carmudi)

Feedback dari permukaan jalan terasa pas. Tidak terlalu lembut, tapi juga tidak terlalu keras. Kebetulan mobil yang dicoba adalah Ioniq 5 Signature Long Range yang artinya menggunakan ban 20 inci dengan profil tergolong tipis.

Kemudian akselerasinya di jalan juga gesit. Tak sulit untuk mencapai kecepatan 100 km per jam, walau sensainya tidak terlalu menjambak. Justru dengan begitu mobil ini akan lebih nyaman digunakan sehari-hari.

Dalam skenario penggunaan harian mobil ini pun akan menawarkan kepraktisan yang baik dengan ruang bagasi luas ditunjang pelipatan bangku rata lantai.

Tonton juga video review Hyundai Ioniq 5 dari Carmudi berikut ini:

>>>>> Cari mobil Hyundai baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts