Home » Reviews » Hyundai Kona, Penantang Honda HR-V Asal Negeri Ginseng

Hyundai Kona, Penantang Honda HR-V Asal Negeri Ginseng

Hyundai Kona Akan Hadir di IIMS 2019
Hyundai Kona Akan Hadir di IIMS 2019

Jakarta – Segmen compact crossover makin variatif di kalangan pengemudi perkotaan. Desain macho dengan dimensi panjang mobil yang terbilang pendek membuat crossover jadi favorit untuk aktivitas sehari-hari. Tidak hanya dari merek Jepang dan Amerika, kini pabrikan asal Korea Selatan ikut bermain di segmen crossover dengan merilis Hyundai Kona.

Soal level, Kona diposisikan di bawah Tucson dan Santa Fe. Seperti kebanyakan nama SUV Hyundai, Kona juga diambil dari sebuah distrik di Amerika, tepatnya kali ini di Hawaii. Ukuran Kona termasuk kecil, panjangnnya tidak sampai 4.2 meter. Ini bahkan paling pendek di antara HR-V, Trax, S-Cross dan CX-3, tapi masih sedikit lebih panjang dibanding Juke.

Karena sifatnya masih bocoran, Jadi Carmudi belum bisa masuk ke dalam kabinnya. Jadi kami sekarang cuma melakukan review sisi eksterior dan keunikan desainnya yang beda dari crossover lain. Nah detail selengkap-lengkapnya soal fitur dan safety si Kona ini, tunggu di IIMS 2019 nanti.

Desain Hyundai Kona Nyentrik

Desain Grill Hyundai Kona
Desain Grill Hyundai Kona

Desain Hyundai Kona lebih nyentrik dibanding Santa Fe yang baru. Kenapa dibilang mirip Santa Fe, karena grill depan yang mereka sebut Cascading dan layout lampu 3 layer seperti Santa Fe. Sampingnya pun terlihat sama uniknya karena fender flare beda warna dengan abu-abu.

Tapi paling unik jelas adalah lekukan besar housing lampu utama ini di depan memberi kesan lekukan ekstrim bergaya tiga dimensi. Bagian belakangnya menurut kita jadi sudut paling menarik si Kona ini. Lis fender flare abu-abu ini nggak tepat bulat, tapi agak mengotak di bagian atasnya lalu menyambung ke bemper depan dan bemper belakang.

Ada lis unik yang menyambungkan kaca pilar C ke belakang memberi kesan atap mengambang. Tapi uniknya di bagian belakang ada semacam sirip sirip kecil aerodinamis. Velg yang dipake 17 inci dengan spoke banyak, warnanya single tone abu-abu polished.

Pilar C Kona
Pilar C Kona

Desain lampu LED DRL ala alis juga hadir pada Hyundai Kona. Nah lampu LED ini menyala terang di siang hari tapi bakal meredup begitu kita nyalain lampu sore. Kemudian, lampu utama memakai projector dengan lampu jauh halogen biasa di sisi luar projector. Posisi lampu sein halogen berada di sebelah DRL.

Keunikan lain pada desain Hyundai Kona yaitu ada celah kecil di bawah lampu utama. itu adalah lubang yang mengalirkan udara dari depan sini ke sisi ban depan. Biasanya lubang begini disebut Air Curtain seperti pada BMW.

Fungsinya, buat mengarahkan angin melewati sisi luar ban depan untuk mengurangi turbulensi udara. Efeknya mengurangi drag dan seharusnya, bisa meningkatkan konsumsi BBM.

Fitur  Eksterior Hyundai Kona

Desain-belakang-Hyundai-Kona
Desain belakang Hyundai Kona

Hyundai memperhatikan banyak detail pada Kona, misalnya di balik setiap kolong fender ini udah full dicover sama plastik, di ban depan dan ban belakang. Mobil jadinya tidak terkesan murahan seperti yang masih bolong dan terlihat plat bodi begitu. Adanya cover fender ini jelas bakal mengurangi road noise selama perjalanan.

Untuk fitur yang bisa terlihat pada eksterior yaitu sistem passive keyless entry yang bisa diliat dari tombol hitam di handel pintu driver dan passenger depan. Pengemudi cukup masukin kunci ke kantong dan tekan tombol hitam tadi buat buka dan kunci mobilnya.

Pengereman pada Hyundai Kona ini sudah oke karena memakai rem cakram di keempat rodanya. Lalu di belakang ada empat sensor parkir, kamera mundur, dan defogger.

Mesin Lebih Besar Dari Para Rival

Bicara soal dapur pacu, ini juga jadi keunggulan si Kona dibandingkan crossover lain dan setara Mazda CX-3. Rivalnya paling besar memakai mesin 1.8 liter yaitu HR-V atau C-HR tapi Kona pakai mesin 2.0 liter. Ini diketahui dari website Nilai Jual Kendaraan Bermotor alias NJKB, Hyundai Kona didaftarkan dengan nama Kona 2.0 AT.

Mesin 2.000cc Kona ini kita ambil dari unit yang dijual di Australia dan Amerika. Tenaga yang dihasilkan 147 hp dan torsi 180 Nm, lebih besar dibanding mayoritas kompetitornya di sini, kecuali dibanding CX-3 yang juga pakai mesin 2.000cc.(dol)

DFSK Glory 560 Eksterior (Carmudi/Badjora Ibrahim)
Previous post
Sama-sama SUV, Ini Perbedaan Mendasar DFSK Glory 580 dengan Glory 560
mall to mall exhibition
Next post
Beli Vespa di Mall, Paket Diskon Hingga Rp 23 Jutaan

1 Comment

  1. April 25, 2019 at 9:15 am

    5