Berita

India Ingin Semua Mobil Baru Wajib Dilengkapi Airbag Samping

New Delhi — Pemerintah India dikabarkan sedang menggodok peraturan yang akan mengharuskan semua mobil baru memiliki airbag samping dan airbag tirai.

Ilustrasi Airbag Samping

Ilustrasi Airbag Samping. Fitur keselamatan ini akan sangat berguna melindungi cedera lengan jika terjadi tabrakan samping. (Foto: Volvo)

Langkah pemerintah India tersebut patut diapresiasi mengingat kondisi jalan di negara tersebut memiliki tingkat kerawanan yang tinggi di antara negara-negara lain. Demikian dirangkum dari Reuters, Selasa (18/1/2022).

Dalam laporan tersebut dijelaskan pemerintah India ingin pabrikan menyediakan sepasang airbag samping dan sepasan airbag tirai.

Tambahan fitur keselamatan pasif tersebut ditujukan untuk melindungi penumpang yang duduk di bangku belakang.

Sebelumnya, negara tersebut sudah mengharuskan semua mobil baru untuk memiliki sepasang airbag di depan.

Peraturan baru tersebut direncanakan berlaku untuk mobil-mobil yang diproduksi mulai tanggal 1 Oktober 2022.

Pemerintah India ingin agar airbag samping dapat mencegah cedera fatal pada lengan penumpang yang dapat terjadi akibat tabrakan samping.

Ilustrasi airbag tirai

Ilustrasi airbag tirai. Umumnya fitur ini hanya dapat ditemui pada mobil-mobil mewah, sedangkan pasar India didominasi mobil murah. (Foto: The Car Seat Lady)

Terkait airbag tirai, pemerintah India meminta agar fitur tersebut juga dapat ikut mengembang pada situasi tabrakan samping atau saat mobil terguling dengan tujuan melindungi kepala penumpang.

Respons Terhadap Tingginya Fatalitas Kecelakaan

Rancangan peraturan tersebut dibuat untuk menekan tingkat fatalitas kecelakaan di India yang mengkhawatirkan.

Disebutkan selama 2020 hampir 132.000 jiwa melayang dalam 366.000 lebih kecelakaan lalu lintas.

Di lain sisi peraturan baru tersebut akan memengaruhi secara langsung harga mobil di pasar India yang dikenal sensitif terhadap harga.

Reuters menyampaikan pada saat ini mayoritas mobil yang dijual di negara tersebut dibanderol kurang dari 10.000 dolar AS atau sekitar Rp143,5 juta.

Pasar mobil murah di India dikuasai oleh Maruti Suzuki yang sebagian besar kepemilikannya dipegang Suzuki Motor Jepang. Pemain yang dominan lainnya ialah Hyundai Motor.

Pemerintah India direncanakan akan membuka dialog dengan para pabrikan dan publik pada satu bulan mendatang. Itu artinya setelah rancangan peraturan baru tersebut selesai difinalisasi.

Penulis: Mada Prastya

Editor: Dimas

Penulis: Mada Prastya
Editor:

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts