Mobil Sumber informasi

Infografis Pasar Low SUV 2019, Diprediksi Semakin Diminati

infografis low suv 2019 di indonesia

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat mulai banyaknya produsen otomotif berlomba-lomba menghadirkan mobil SUV di Tanah Air. Tahun 2016, mobil SUV tercatat berkontribusi sebesar 19% secara nasional, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya hanya mencatatkan penjualan sebesar 12 persen.

“Komposisi pasar SUV memang tumbuh cukup besar, dan ini ditopang juga dengan banyaknya pilihan yang membuatnya menjadi terus bertumbuh,” kata Sekretaris I Gaikindo, Eddy Sumedi.

Khusus di Indonesia, segmen SUV dibagi dalam dua jenis, yaitu pasar low SUV dengan mesin 1.500cc, dan medium SUV dengan mesin di atas 1.800cc. Pada umumnya, harga low SUV seharga di bawah Rp500 juta, sedangkan Medium SUV di atas harga low SUV.

Pasar low SUV diprediksi akan semakin diminati masyarakat tahun ini. Ada beberapa alasan yang mendukung prediksi tersebut, salah satunya para konsumen low MPV yang ingin naik kelas. Segmen Low SUV dinilai memiliki kemiripan dengan segmen Low MPV terkait harga dan fungsinya yang tidak jauh berbeda. Selain itu, desainnya stylish serta dapat memenuhi kebutuhan sebagai mobil keluarga.

Menurut data penjualan secara keseluruhan (whole sales) di segmen mobil low SUV yang dirilis Gaikindo periode Januari – Desember 2018, mobil Toyota Rush masih menjadi raja pasar low SUV di Indonesia dengan jumlah penjualan sebanyak 53.145 unit.

Merek Cina Usik Segmen Low SUV

Di posisi selanjutnya, Daihatsu Terios cukup memuaskan dengan jumlah penjualan sebanyak 31.453 unit. Hasil positif penjualan kedua mobil diatas diprediksi karena ubahan di antara keduanya dapat menarik minat masyarakat untuk membelinya.

Selain itu, kedua mobil yang juga bermain di pasar low SUV, yaitu Honda BR-V juga tidak dapat diremehkan. Meskipun jumlah penjualannya menurun tahun ini, pihak Honda sendiri tidak akan tinggal diam. Mereka akan terus berupaya mendongkrak angka penjualan BR-V.

Namun sepertinya, mobil-mobil asal Jepang ini harus bersiap dengan kedatangan pesaing baru di segmen yang sama. DFSK, mobil asal Cina, dikabarkan akan meluncurkan mobil low SUV mereka, yaitu Dongfeng Fengguang S560, bulan April di Indonesia. Low SUV ini diharapkan dapat mendulang kesuksesan yang besar seperti di negara asalnya, Cina.

Fakta menariknya, dari foto yang beredar di Instagram, mesin mobil DFSK diberikan tulisan Euro-SFG Turbo berwarna silver. Dongfeng Fengguang S560 tersedia dalam dua pilihan mesin, yaitu mesin bensin 1.500 cc Turbo, dan mesin bensin 1.800 cc natutrally aspirated. Belum ada pemberitahuan lebih lanjut secara resmi berkaitan dengan nama yang akan dipakai DFSK di Indonesia.

Kehadiran mobil DFSK ini dinilai akan memperketat persaingan segmen low SUV, dimana segmen ini juga dihuni oleh mobil-mobil selain Rush, Terios, dan BR-V, yaitu Chevrolet Trax dan Mitsubishi Outlander. (Nadya Andari)

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts

/