Berita

Ingat, Mobil LCGC Bukan untuk Jarak Jauh

Jakarta – Mobil ramah lingkungan atau akrab disebut Low Cost Green Car (LCGC) menjadi salah satu mobil yang digemari. Jumlah pembelinya di Indonesia pun cukup membludak. Hal ini juga diikuti dengan maraknya pembelian mobil LCGC untuk bekerja sebagai taksi online.

Namun, masyarakat Indonesia harus ingat jika mobil LCGC bukanlah mobil untuk jarak jauh. Melainkan LCGC hanya khusus jarak dekat. Hal tersebut dikatakan oleh Muhammad Wahab, pakar otomotif. Wahab mengatakan jika LCGC seharusnya digunakan untuk jarak yang pendek.

“Karakter mesin LCGC ini bukan untuk jarak jauh, tetapi untuk jarak dekat. Rata-rata yang namanya mobil 3 silinder memang di desain untuk mobil perkotaan. Desainnya pemakaian dalam kota,” buka Wahab di sela peluncuran pelumas Castrol GTX Ultra Clean khusus LCGC, Rabu (7/8).

Honda Brio Satya

Mobil LCGC bukan untuk jarak jauh. Foto/Carmudi.

Ia menilai jika mobil LCGC tidak cocok untuk digunakan dengan jarak tempuh yang jauh. “Jadi bisa saya simpulkan city car tidak didesain untuk pemakaian jarak jauh yang terus menerus. Berarti nggak cocok dengan taksi online dong? Kalau taksi online cocok tidaknya itu tergantung si pengemudinya sendiri. Apabila jalannya kosong dan panjang-panjang sebenarnya sudah tidak sesuai,” sambungnya.

Wahab menganggap jika jarak tempuh dari taksi online seharusnya tidak perlu terlalu jauh. Maraknya penggunaan LCGC untuk touring atau jarak jauh juga dinilai sebagai salah satu kesalahan. Pelumas yang hendak digunakan untuk LCGC yang menempuh jarak jauh juga seharusnya berbeda. “Taksi online itu kan menempuh jarak lebih tinggi dibandingkan dengan mobil biasa. Pada saat stop n go butuh oli yang encer, pada saat ingin menempuh perjalanan jauh butuh oli yang bisa menahan temperatur tinggi,” kata Wahab.

Mengganti Oli Mesin Mobil LCGC Juga Berdasarkan Hour Meter

Biasanya para pengguna dan pemilik LCGC ini adalah kaum pembeli mobil pertama. Mereka banyak yang belum mengerti soal penggantian oli mesin mobil secara berkala. Padahal, perawatan oli secara berkala ini merupakan salah satu hal wajib untuk LCGC.

Khususnya mesin dengan kapasitas 3 silinder. Biasanya para pemilik mematok waktu penggantian oli di setiap 5-10 ribu kilometer. Namun, selain jarak tempuh ada juga yang bisa digunakan menjadi patokan.

Toyota Agya

Agya, Mobil irit Toyota ini masih paling banyak dicari. Foto/Carmudi.

“Penggantian oli itu bukan satu-satunya dengan jarak tempuh atau kilometer. Sebenarnya yang bagus adalah gabungan dengan jarak tempuh dengan jam atau hour meter. Pada saat berhenti kan mesin tetap bekerja, padahal jaraknya juga tidak bertambah kan? Makanya kita perlu penyesuaian sendiri. Makanya kalau bisa digabungkan antara hour meter dengan kilometer,” tutup Wahab.

Penulis: Rizen

Editor: Lesmana

Rizen Panji

Hobinya menghabiskan bahan bakar di akhir pekan. Dan pastinya tergila-gila dengan mobil tua apalagi mobilnya model pintu dua. Oiya, dirinya juga senang melihat interior mobil yang sangat rapih dan bersih, lho!

Related Posts