Home ┬╗ Tips dan Trik ┬╗ Ingin Mengganti Oli Transmisi Matik? Simak Kisaran Harganya

Ingin Mengganti Oli Transmisi Matik? Simak Kisaran Harganya

Transmisi
Transmisi Otomatis modern. Foto/Google

Jakarta – Mengganti oli merupakan salah satu hal wajib bagi setiap pemilik mobil. Terutama mengganti oli transmisi pada mobil. Oli transmisi ini punya fungsi yang cukup besar, maka dari itu wajib dilakukan penggantian oli transmisi secara berkala. Sayangnya, masih banyak orang yang tak menghiraukan hal ini. Karena hal ini dianggap sebagai perawatan yang kurang penting.

Padahal sebenarnya hal tersebut sangatlah salah, dan bisa berakibat fatal jika didiamkan begitu saja. Oli transmisi matik sebaiknya diganti pada setiap 40 ribu kilometer atau 60 ribu kilometer. Tujuannya adalah menjaga komponen di dalam girboks matik. Selain itu, penggantian tersebut juga sangat berpengaruh kepada kualitas kandungan oli yang mengalir di dalam transmisi matik.

Transmisi Otomatis Konvensional Buatan ZF (Foto: Wikipedia)

“Kalau transmisi matik itu lebih idealnya melakukan penggantian menyesuaikan dengan pemakaian dan kebiasaan pemilik mobil. Nah si pemilik ini biasa melakukan servis berkala nggak? Kalau jarang, belum bisa dikontrol juga apakah si oli transmisinya ini masih bagus atau sudah jelek,” kata Suparna, kepala bengkel Auto2000 Cilandak, Jakarta Selatan belum lama ini.

Suparna mengatakan jika waktu ideal melakukan penggantian oli transmisi ada dua waktu. Yakni setiap 40 ribu kilometer atau setiap 60 ribu kilometer. Alasannya sepele, karena waktu tersebut dinilai sudah mengurangi kualitas dari oli transmisi matik itu sendiri. “Ya itu tadi, waktu idealnya ada di setiap 40 ribu kilometer atau 60 ribu kilometer. Diluar dari itu sangat tidak direkomendasikan,” sambungnya.

Ilustrasi mobil transmisi otomatis (Foto: my-otomoto)

Efek Telat Mengganti Oli Transmisi

Bagi pemilik mobil transmisi matik yang sering melalaikan waktu penggantian oli, siap-siap menerima akibatnya. “Kalau telat ganti oli bagaimana? Wah, itu kerusakannya sebenarnya bisa diprediksi. Kalau lewat dari batas waktu yang sudah ditetapkan, pasti kedepannya akan ada masalah. Entah itu tahun depan, entah itu bulan depan. Yang jelas pasti akan ada masalah pada sistem transmisi matik,” paparnya.

Jika sudah mengalami kerusakan pada sistem transmisi, bukan tidak mungkin biaya yang akan dikeluarkan menjadi membengkak. Jika sudah membengkak, tentunya pemilik mobil akan dipusingkan dengan hal ini. Maka dari itu, usahakan merawat transmisi otomatis sesuai dengan perawatan yang sudah ditentukan.

Transmisi
Transmisi Otomatis kini makin banyak digandrungi. Foto/Google

Oli Transmisi yang Disarankan

Suparna pun sedikit membeberkan perihal oli transmisi yang disarankan untuk digunakan pada mobil. Sebagai orang Toyota, tentunya ia menyarankan jika oli transmisi yang disarankan adalah merek Toyota. Toyota sendiri saat ini sudah memiliki oli transmisi otomatis bernama Automatic Transmission Fluid World Standard (ATF WS).

Pelumas ini sengaja dibuat untuk memenuhi standar baru dari transmisi otomatis pabrikan Toyota. Kendaraan produksi 2008 ke atas sudah menggunakan ATF WS.

Lantas, untuk mobil lain bagaimana menentukan oli transmisi yang tepat? Ia menyarankan sebaiknya para pemilik mobil ini mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh buku manual setiap pabrikan. Para pemilik ini diharapkan sudah membaca buku manual atau buku petunjuk soal penggunaan mobil dengan baik. Sehingga sudah paham mengenai spesifikasi yang cocok untuk kendaraan yang dimilikinya.

Bagian dalam transmisi matic Honda Jazz
Bagian dalam transmisi matic Honda Jazz

Biaya Mengganti Oli Transmisi

Untuk biaya penggantian oli transmisi matik itu sendiri tentunya setiap bengkel punya harga yang berbeda-beda. Jika mengganti di bengkel resmi memang harganya lebih mahal. Akan tetapi servis record dan penggunaan oli transmisi pada mobil sudah sesuai dengan yang disarankan oleh pabrikan.

Sedangkan bengkel umum atau bengkel spesialis memang memiliki harga yang lebih murah. Hal ini karena konsumen bisa memilih sesuai dengan keinginan oli apa yang akan dipakai.

Sebagai gambaran, untuk pengerjaan biaya ganti oli transmisi di bengkel umum ditentukan dengan jasa yang dipilih. Terdapat dua pilihan, yakni ganti oli transmisi dan kuras oli transmisi. Jika melakukan penggantian oli transmisi biaya yang harus dikeluarkan cukup murah, karena hanya memerlukan 4-5 liter saja.

Tinggal dihitung biaya oli per liternya dari bengkel tersebut. Biasanya untuk penggantian oli transmisi ini berkisar Rp700 ribu hingga Rp900 ribuan.

Mengganti oli mesin secara rutin membuat mobil selalu dalam kondisi yang prima (Google)

Sedangkan untuk menguras oli transmisi, akan lebih mahal dibandingkan mengganti oli transmisi saja. Untuk menguras oli transmisi biasanya membutuhkan hingga 8 liter. Biaya yang dikeluarkan pun akan lebih besar dan berkisar Rp1 jutaan lebih tergantung tipe dan jenis mobil. Karena setiap mobil memiliki kapasitas oli transmisi yang berbeda-beda. Dan jangan lupa, setiap bengkel juga punya tarif atau biaya jasa yang berbeda-beda.

Jika ingin mendapatkan harga yang murah, maka kamu bisa melakukannya sendiri dirumah. Mengganti oli mesin dan oli transmisi sendiri masih bisa dilakukan sendiri di rumah. Dan harus ingat, kegiatan ini juga membuat kamu terlihat macho dan cukup mengerti soal mobil.

Tanda-Tanda Kerusakan Transmisi Mobil Matik

Gejala umum yang akan terjadi pada saat transmisi matik mulai mengalami kerusakan adalah seperti kopling selip. Kopling selip ini yang menyebabkan tidak seimbangnya putaran mesin dengan laju mobil. Suara mesin mobil yang besuara keras namun laju mobil tidak ikut melesat. Gejala lainnya yaitu adanya hentakan gigi persneling pada waktu dipindahkan.

Kerusakan yang sekiranya wajar karena pemakaian normal butuh overhaul transmisi. Biaya overhaul berkisar Rp 2 juta – Rp 3 juta. Nilai segitu tidak akan terasa mahal. Harga tersebut akan sebanding dengan kenyamanan yang anda dapatkan setelah mengendarai mobil matik hingga 100.000 km jarak perjalanan anda. Dalam kasus- kasus tertentu, Anda terpaksa harus mengeluarkan biaya lebih karena terpaksa harus mengganti beberapa komponen yang diperlukan.

GAnti Oli Carmudi
Ilustrasi MEngganti Oli Mesin Mobil (Carmudi – Enda)

Apabila ada pilihan paket hemat overhaul transmisi matik akan sangat dianjurkan. Biaya overhaul bisa makin besar jika setelah pemakaian kendaraan sudah menginjak 8 atau 10 tahun. Anda bisa mengeluarkan biaya perbaikan sebesar Rp 4 juta – Rp 5 juta karena masa pakai yang lebih lama. Namun, estimasi itu tidak berlaku untuk mobil bermesin besar dan overhoul di bengkel resmi.

 

Penulis: Rizen

Editor: Lesmana/Dimas

Baca Juga:

Hanya dalam Waktu 3 Hari Perbaikan Mobil Akibat Banjir Selesai

Previous post
Vario dan BeAT Dongkrak Ekspor Sepeda Motor Honda Sepanjang 2019
Next post
Tenaga dan Torsi Mesin Kia Seltos Lebih Nendang Ketimbang Honda HR-V