Home » Berita » Ini Alasan Honda Putuskan Stop Produksi BR-V

Ini Alasan Honda Putuskan Stop Produksi BR-V

Honda BR-V terbaru (Foto: Santo/Carmudi)

Mumbai – Pemerintah India menerapkan standar emisi tinggi, Bharat Stage (BS)-VI atau setara Euro6 bagi mobil keluaran terbaru. Kebijakan tersebut berlaku efektif mulai April 2020. Bagi pabrikan yang tidak menerapkan aturan tersebut maka tidak diperbolehkan menjual mobil ke konsumen.

Tentu hal ini cukup membuat pabrikan mobil kalang kabut, mau tidak mau mereka harus mengucurkan investasi baru untuk memperbarui fasilitas pabrik dan mesin mobil. Tidak sedikit pabrikan mobil terpaksa memilih untuk menghentikan produksi dan tidak lagi menjual produk-produk yang belum memenuhi standar emisi BS-VI.

Sebut saja satu di antaranya adalah Honda. Pabrikan mobil asal Jepang itu harus rela melepas BR-V karena pihaknya tidak mengembangkan mesin baru berstandar BS-VI.

Umur Honda BR-V di India terbilang cukup singkat. Pertama kali diperkenalkan pada 2016 setelah sebelumnya meluncur perdana di dunia di Indonesia pada 2015. Kedatangan BR-V di India kurang mendapat sambutan positif dari konsumen. Pada 2019 saja, mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) ini hanya terjual sebanyak 2.857 unit. Angka tersebut turun drastis bila dibandingkan penjualan 2018 yang mencapai 7.140 unit.

Honda BR-V yang dipasarkan di sana merupakan keluaran pabrik Honda di Takupukara, Rajasthan, India. BR-V hadir dalam enam pilihan tipe yaitu E, S, V, V CVT dan VX, dengan harga mulai dari INR 9,52.900 atau sekira Rp207 juta.

Mobil ini dibekali dengan dua pilihan mesin, yakni bensin 1,5 liter i-VTEC dan diesel 1,5 liter i-DTEC. Mesin bensin mampu mengeluarkan tenaga sekuat 117 hp pada 6.600 rpm dan torsi puncak 145 Nm pada 4.600 rpm. Tenaga disalurkan ke roda melalui transmisi manual enam percepatan atau otomatis jenis CVT. Sedangkan mesin diesel bertenaga 98 hp pada 3.600 rpm dan torsi 200 Nm pada 1.750 rpm. Itu dipasangkan dengan transmisi manual 6 percepatan.

Di Indonesia Honda BR-V Masih Eksis

Berbeda dengan India, BR-V masih eksis sampai sekarang di pasar Indonesia. Namun sayang sampai saat ini PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Honda belum juga memperbarui pesaing terdekat dari Toyota Rush itu.

Honda BR-V tidak dipatok target penjualan
Honda BR-V terakhir kali mendapat penyegaran (facelift) pada Mei 2019 (Foto: Carmudi/Rizen)

Honda terakhir kali menyegarkan BR-V pada Mei 2019. Peluncurannya dilakukan pada saat Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, di Jakarta. Meski tak terlalu banyak mengalami perubahan, HPM mengklaim model barunya itu kini semakin elegan dengan sentuhan kemewahan pada eksterior dan interior. Ditambah lagi hadirnya fitur-fitur baru.

APM menawarkan Honda BR-V dalam empat varian, seperti BR-V S 6 M/T (manual) seharga Rp248,9 juta, BR-V E M/T Rp264,2 juta, BR-V E CVT (otomatis) Rp274,4 juta, dan BR-V Prestige dibanderol Rp291,3 juta.

 

Penulis: Santo

Editor: Lesmana/Dimas

Baca Juga:

Bocoran Desain Nissan X-Trail Terbaru

Previous post
Ditengah Wabah Corona, Honda Salurkan Bantuan Kesehatan
Next post
Sejarah Panjang Range Rover, SUV Tangguh Andalan Kerajaan Inggris