MobilReviews

Lebih Mahal, Banyak Bedanya Suzuki Ertiga GX dengan Ertiga Suzuki Sport

Ertiga Suzuki Sport

Ertiga Suzuki Sport akan mendorong jumlah penjualan retail Suzuki di Indonesia. (Foto: Carmudi)

Jakarta – Pada pekan lalu PT Suzuki Indomobil Sales meluncurkan Ertiga Suzuki Sport. Konon, varian baru ini disiapkan untuk merebut para konsumen MPV yang sudah terlanjur jatuh hati pada Mitsubishi Xpander. Ertiga Suzuki Sport ini hadir mengisi lini teratas, dengan mengambil basis dari Suzuki Ertiga GX.

Ertiga Suzuki Sport sebenarnya adalah produk sub-brand Suzuki Sport di Indonesia. Dari namanya sudah jelas, bila mobil keluarga ini mengadopsi desain dengan kesan sporty yang kuat. Ertiga didandani dengan tambahan bodykit di depan, samping, belakang dan spoilernya.

Secara spesifikasi maupun fitur, jelas Ertiga Suzuki Sport lebih tinggi dibanding Ertiga GX versi improvement. Voila, bodykit membuat desain Ertiga Suzuki Sport ganteng seketika dan layak bersandang langsung dengan kompetitornya seperti Xpander atau Livina. Body kit juga membuat penampilan Ertiga termahal ini tidak lagi cingkrang lho.

Bedanya dibanding Ertiga GX yang improvement cuma ada tambahan bodykit side skirts. Sisanya, sama persis seperti Ertiga GX versi improvement. Ertiga Suzuki Sport masih memakai velg 15 inci baru dengan kelir dual tone bermotif baling-baling.

Desain jendela paling belakang lebih besar dibanding Ertiga generasi pertama dan juga menyambung ke jendela belakang yang membuat efek atap mengambang. Kesan mewah eksterior terlihat dari handle pintu krom dan ada lampu sein di spion.

"Bagian

Bagian belakang diatasnya mendapat spoiler yang bentuknya cukup unik nih, ukurannya lumayan besar, demikian juga bemper bodykit belakangnya juga berukuran besar. Ini juga bikin bagian belakang Ertiga Suzuki Sport jadi keliatan lebih proporsional.

Pernak Pernik Fitur Ertiga Suzuki Sport

"Detail

Dimulai pada bagian depan, Ertiga Suzuki Sport ini ada DRL alias Daytime Running Light di atas housing foglamp mengikuti bentuk lekukannya. Kerennya DRL ini bukan nyala kalo mobilnya nyala, tapi dia nyala kalau kita pencet tombol di sebelah kanan dasbor.

Untuk belakangnya, karena ini berbasis dari varian GX, jadi lampu malamnya memakai LED bar yang memanjang dan lampu remnya LED dots. Tapi, lampu sein dan lampu mundurnya masih halogen.

Soal fitur, sebenarnya nggak ada yang beda sama Ertiga varian GX seperti misalnya passive keyless entry yang artinya kuncinya cukup dikantongi saja dan buka-tutup kunci tinggal klik tombol yang di handle pintu. Jendela driver auto up dan down, tombol kontrol audio di setir dan tombol bluetooth telephony.

AC dengan auto climate control alias ac otomatis dengan suhu paling dingin 16,5 derajat celcius, heater paling panas 32,5 derajat celcius. Ertiga Suzuki Sport juga didukung defroster kaca depan dan defogger buat menghilangkan embun di kaca belakang. Menjaga minuman tetap dingin di mobil juga tidak sulit karena cupholder depan ini memakai sistem pendingin yang bisa dibypass dari AC.

Head unitnya aftermarket, JVC KW m540BT yang punya layar sentuh dengan 3 tombol fisik berukuran kecil-kecil. Head unit ini bisa memainkan media dari berbagai sumber seperti USB, Bluetooth, AUX, atau Weblink dari iPhone atau Android.

Sayangnya tetap belum ada fitur auto lock. Begitu juga spion tengah yang belum ada day and nightnya jadi kalo silau harus diatur manual oleh si pengemudi.

Interior Mewah Ala Ertiga Suzuki Sport

"Interior

Dahulu, Suzuki Ertiga punya varian Dreza sebagai tipe termewah. Sejak All New Ertiga, Dreza resmi dihapus dan kini muncul Ertiga Suzuki Sport yang mengisi kasta serupa Dreza. Kabin Ertiga Suzuki Sport tentunya harus berkelas dengan aksen hitam.

Warna kain di joknya, di pintu depan dan di pintu belakang juga berubah jadi warna hitam. Begitu juga dengan bahan kulit lembut di setirnya. Cocok nih buat kalian yang suka interior bergaya sporty.

Sayangnya yang belom diubah dari Ertiga versi improvement, belum ada armrest tengahnya di kursi baris kedua. Selain itu, seatbelt depan juga belom bisa dinaik turunin lagi seperti di generasi pertamanya dulu.

Fitur ESP Kembali Lagi

Sebelum meluncurkan Ertiga Suzuki Sport, PT Suzuki Indomobil Sales menghentikan penjualan Ertiga GX ESP. Ternyata, fitur Electronic Stability Program kembali hadir pada versi Suzuki Sport yang fungsinya mengatur output throttle buat mengurangi potensi understeer atau oversteer saat menikung kencang.

Kemudian pada varian transmisi otomatisnya Ertiga Sport ini juga mendapat fitur Hill Start Assist. Ini berguna menahan mobil beberapa detik saat kaki pindah dari pedal rem ke pedal gas di tanjakan. Lebih asik lagi, Ertiga Suzuki Sport sudah memiliki kamera mundur dan sensor parkir dua titik di belakang. Fitur seperti dual airbags, rem ABS dan EBD dan jok ISOFIX di baris kedua tetap menjadi standar.

Mesin Ertiga Suzuki Sport Tidak Ada Perubahan

Bicara tampilan, Ertiga Suzuki Sport berubah total dengan bodykit di seluruh bagian penting. Namun soal tenaga ternyata sama saja karena masih memakai mesin K15B bawaan Ertiga GX. Kapasitasnya 1.500cc, tepatnya 1.462 cc, tenaganya 103 hp dan torsinya 138 Nm.

Pilihan transmisi yang versi Suzuki Sport ini ada yang manual 5 percepatan dan otomatisnya 4 percepatan. Secara kemampuan, tidak ada bedanya performa versi Suzuki Sport dengan tipe GX yang sudah meluncur lebih dahulu.

Performa Suzuki Ertiga Suzuki Sport

Hasil Tes Carmudi Performa Suzuki Ertiga (GX ESP AT):

0-60 km/jam: 5,6 detik
0-100 km/jam: 11,8 detik
40-80 km/jam: 4,8 detik
0-402 m: 18,5 detik

Konsumsi BBM Kombinasi (jarak 250 km): 12 km/liter
Konsumsi BBM Eco Driving Tol (jarak 70 km): 24,5 km/liter

Harga All New Suzuki Ertiga (2019) dalam on the road Jabodetabek, Maret 2019

  • All New Suzuki Ertiga GA M/T Rp 196.000.000
  • All New Suzuki Ertiga GL M/T Rp 196.000.000
  • All New Suzuki Ertiga GL A/T Rp 215.500.000
  • All New Suzuki Ertiga GX M/T Rp 226.000.000
  • All New Suzuki Ertiga GX M/T Rp 229.500.000
  • All New Suzuki Ertiga GX A/T Rp 240.000.000
  • All New Ertiga Suzuki Sport M/T Rp 241.000.000
  • All New Ertiga Suzuki Sport A/T Rp 251.500.000

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts