BeritaMobilSumber informasi

Ini Penyebab Toyota Rush Lebih Laris Dibanding Daihatsu Terios

Toyota Rush.

Toyota Rush yang tampil tanpa konde. Foto/Carmudi.

Jakarta – Selain Avanza dan Xenia, PT Toyota Astra Motor dengan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) punya satu model kembar lainnya yaitu Rush dan Terios. Kedua model tersebut masuk di segmen Low Sport Utility Vehicle (LSUV).

Walaupun saudara kembar bukan berarti tidak ada persaingan di antara keduanya. Masing-Masing perusahaan selalu berlomba-lomba mencetak penjualan yang positif pada produk yang dijualnya.

Toyota Rush dan Daihatsu Terios meluncur dalam waktu bersamaan pada November 2017. Walaupun saudara kembar, tapi masing-masing produk memiliki sejumlah perbedaan fitur sebagai ciri khas dari keduanya.

Toyota Rush memiliki fitur lebih banyak ketimbang Daihatsu Terios. Harganya pun sangat berbeda, Toyota Rush varian terendah dipasarkan Rp239,9 juta dan varian tertinggi seharga Rp261,3 juta. Sedangkan Daihatsu Terios dibanderol mulai dari Rp195,2 juta sampai Rp247,9 juta.

Lantas di antara keduanya sipakah yang laju penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) paling tinggi sepanjang tiga bulan pertama di 2018?.

Berdasarkan data penjualan wholesales yang dirilis oleh Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) periode Maret 2018 tercatat bahwa Rush 5.027 unit.

Secara total, dalam tiga bulan ini (Januari-Maret) penjualan Rush sudah mencapai angka 12.000 unit, artinya suplai ke diler rata-rata mencapai 4.000 unit per bulan.

“Kebutuhan akan Toyota New Rush semakin positif dan untuk menjaga agar pelanggan tidak menunggu terlalu lama, suplainya ke pasar ditingkatkan sehingga di bulan Maret angkanya naik menjadi di atas 5.000 unit,” ujar Henry Tanoto, Vice President Director TAM dalam keterangan resminya.

Sementara itu Daihatsu Terios pada Maret hanya mampu mendistribusikan sebanyak 2.338 unit. Bila ditotal penjualan wholesales Januari sampai Maret untuk Terios sebesar 6.455 unit.

Daihatsu all new Terios

All new Daihatsu Terios dengan tampilan baru. Foto/Carmudi.

Fitur Juga Berpengaruh

Mungkin masalah brand dan merek membuat konsumen menentukan pilihan. Ya, Toyota Rush dan Daihatsu Terios mempunyai fitur utama yang berbeda diantaranya pada sektor keselamatan.

Pada Toyota Rush dilengkapi dengan enam kantung udara, sementara Daihatsu Terios hanya mempunyai dua kantong udara untuk pendukung keselamatannya. Tak hanya itu, untuk vehicle stability control (VSC) dan hill start assist (HSA) ada pada semua varian Rush, sedangkan pada Terios hanya terdapat pada varian atas R.

Sementara untuk kamera parkir mundur Toyota Rush dipunyai pada semua tipe varian dan di Daihatsu Terios hanya ada pada tipe R. Namun pada Terios dilengkapi dengan sensor ujung samping depan dan kamera pantau 360 derajat pada varian paling mahalnya.

Ada satu fitur keselamatan yang tak terdapat pada Daihatsu Terios yaitu tujuh indikator safety belt, ini hanya ada pada Toyota Rush baru.

Meskipun dua mobil ini dilengkapi dengan emergency stop/brake signal saat pengereman mendadak. Yang membedakan adalah pada Toyota Rush terdapat pada semua tipe. Akan tetapi pada Daihatsu Terios hanya ada pada di tipe R.

Masuk ke dalam kabin, bisa dikatakan tak tampak ada perbedaan karena perangkat infotainment sama-sama dilengkapi dengan layar sentuh 7 inci. Akan tetapi sistem navigasi menunya berbeda.

Misalnya pada Toyota Rush TRD Sportivo sedikit lebih canggih karena sudah mendukung internet, dan juga bisa mengakses weblink yang sudah mendukung navigasi Waze.

Sistem audio pada Toyota Rush lebih unggul dengan 8 surround sound speakers. Sedangkan pada Daihatsu Terios tipe R hanya memiliki 6 mid-range speaker ditambah 2 tweeter.

Satu hal yang menarik, Daihatsu Terios baru punya lampu depan otomatis pada tipe atas R. Fitur itu tampaknya absen pada Toyota Rush baru. Nah, selain merek bisa jadi fitur-fitur ini yang membuat Toyota Rush lebih unggul dalam hal penjualan, setuju gak? Tapi tetap, harga memang tak bisa berbohong. (dol)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts