Home » Berita » Ini Strategi British Petroleum, Siap Bersaing di Indonesia

Ini Strategi British Petroleum, Siap Bersaing di Indonesia

Jakarta – British Petroleum (BP) menjadi pemain baru di bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan bermotor di Indonesia. Sebelumnya ada beberapa perusahaan minyak bumi yang sudah bermain di bisnis serupa sebut saja, Pertamina, Shell dan Total.

Sebenarnya ada satu lagi yaitu Petronas, tapi berhubung kurang peminat maka perusahaan asal Malaysia itu mengundurkan diri dari Tanah Air. Sementara pendatang baru BP, telah menyiapkan sejumlah strategi.

Diantaranya membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tidak hanya menyediakan BBM jenis bensin dan solar. Akan tetapi juga beragam fasilitas lain untuk konsumen.

“Strategi BP bersaing dengan pemain yang sudah ada yaitu lewat konsep one stop shop. Jadi yang disediakan bukan hanya produk berkualitas dengan teknologi terbaik. Tapi juga BP menyentuh elemen gaya hidup karena menyadari bahwa konsumen sekarang mencari kenyamanan,” ujar Peter Molloy President Director BP AKR Fuels Retail.

Menurutnya, dalam SPBU BP selain bensin, solar atau oli juga tersedia berbagai fasilitas lain seperti Cafe, mini market, mushola. Bahkan jaringan internet gratis, dan juga ada toilet.

Sementara bicara lokasi, BP juga telah memikirkan. Dalam menentukan lokasi SPBU pihaknya mempunyai hitung-hitungan sendiri agar sesuai dengan pasar yang dituju.

“Sebenarnya bukan berdasarkan apakah itu lokasinya dekat dengan kompetitor, dekat ataupun jauh meskipun kalau terlalu dekat mungkin risikonya terilusi. Namun kriterianya itu sebenarnya adalah apakah kebutuhan masyarakat ada apa tidak di sana dan kemudian apakah memenuhi hitungan-hitungan ekonomi atau tidak,” jelas Peter.

Target 20 SPBU BP di 2019

Sebagai permulaan BP sudah membangun empat SPBU yang berlokasi di Tangerang Selatan dan Jakarta. Kedepan akan ada 20 SPBU lagi yang akan didirkan selama 2019.

“Kami sudah mulai di Jakarta dan sekitarnya berikutnya adalah Surabaya dan kemudian nanti akan evaluasi dulu bagaimana kinerja dari SPBU yang sudah di bangun apakah yang ditawaran BP sudah tepat atau belum,” tutur dia.

Pada saat bersamaan BP akan mengatur urusan-urusan logistik seperti transportasi dan distribusinya agar suplainya tetap regular dan dapat terjaga dengan baik. Rencananya 10 tahun ke depan BP akan mendirikan adalah 350 SPBU di seluruh Indonesia. (dol)

Previous post
Pilihan Baru BBM Asal Inggris untuk Pemilik Kendaraan di Indonesia
Next post
Modifikasi dan Galeri Foto Toyota Aristo, Bippu Style Penghuni Bekasi