Berita

Insentif PPnBM Sukses Bikin Penjualan Mobil Baru Naik

Jakarta – Pemberian insentif atau diskon PPnBM untuk mobil baru berkapasitas mesin di bawah 1.500 cc yang digulirkan pemerintah sejak Maret 2021 berhasil membuat penjualan mobil di dalam negeri naik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan angka peningkatannya sanga tinggi bila dibandingkan dengan Maret dan April tahun lalu.

Penjualan Mobil Baru Naik

Pasca pemberian insentif PPnBM penjualan mobil baru naik (Foto: Carmudi)

“Kami melihat memang kalau dari segi penjualan mobil baru sudah naik di bulan Maret pada saat awal diberlakukan PPnBM. Tercatat sudah ada kenaikan 28,25% secara year on year (yoy). Sedangkan di April penjualan mobil naik lebih besar lagi sekira 227 %, secara year on year,” ungkap Airlangga dalam acara Halal Bihalal secara virtual baru-baru ini.

Peningkatan penjualan mobil baru secara langsung akan membantu pemulihan ekonomi nasional yang sebelummya sempat mengalami perlambatan akibat wabah Covid-19.

Oleh karena itu kebijakan diskon PPnBM masih akan terus berjalan hingga akhir 2021.

“Tentu kami melihat bahwa fasilitas-fasilitas ini yang sudah diberikan, tentu akan dilanjutkan sesuai dengan skenario yang sudah diumumkan,” pungkas mantan Menteri Perindustrian itu.

Pemesanan Kendaraan Mitsubishi

Xpander jadi penyumbang tertinggi pemesanan kendaraan Mitsubishi selama IIMS HYbrid 2021 (Foto: MMKSI)

Diskon PPnBM Mulai Berkurang Bulan Depan

Sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan, pemberian diskon PPnBM hanya berlaku untuk mobil dengan kapasitas mesin dibawah 1.500 cc, serta melakukan pembelian komponen lokal (local purchase) minimal 70%.

Program pemerintah ini terbagi tiga tahap masing-masing berjalan dalam 3 bulan. Pada tahap pertama, diskon pajak sebesar 100% dari tarif normal akan diberikan pada Maret sampai Mei.

Penjualan Mobil Baru Naik

Toyota Avanza Veloz, Mobil 7 Penumpang Terlaris (Foto: Santo/Carmudi)

Tahap kedua besaran potongan pajak yang diberikan pemerintah turun menjadi 50%, berlaku mulai Juni-Agustus.

Sedangkan tahap ketiga, diskonnya sebesar 25% dari tarif normal untuk empat bulan mulai September sampai dengan Desember.

Total ada 21 model mobil yang bisa memanfaatkan diskon PPnBM.

Perluasan Pemberian Insentif PPnBM

Melihat dampak positif dari program diskon PPnBM, maka pada April lalu pemerintah memutuskan untuk memperluas pemberian insentif. Kini mobil baru bermesin 1.501-2.500 cc juga berhak mendapat diskon PPnBM.

Bedanya, mobil bermesin di atas 1.501 cc terletak pada besaran diskon pajak yang diberikan.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.010/2021 pasal 5 ayat 2 dan 3, mobil bermesin di atas 1.500 cc sampai 2.500 cc dengan penggerak roda 4×2 diberikan potongan PPnBM sebesar 50%.

Harga Honda CR-V Turun

Harga New Honda CR-V turun berkat diskon PPnBM (Foto: Carmudi/Mada Prastya)

Jenis kendaraan tersebut biasanya dikenakan PPnBM 20%, dengan adanya pengurangan, maka pajak yang dipungut menjadi 10%. Ini berlaku untuk tahap pertama atau selama lima bulan ke depan (April-Agustus 2021).

Kemudian tahap kedua berlaku selama empat bulan berikutnya, mulai September sampai Desember 2021. Diskon yang diberikan menyusut menjadi hanya 25%, itu artinya pajak yang harus dibayarkan sebesar 15% dari 20%.

Sementara itu, untuk mobil 1.500 cc sampai 2.500 cc berpenggerak roda 4×4 hanya mendapat keringanan pajak sebesar 25% selama April sampai Agustus.

Biasanya, kendaraan di segmen tersebut dikenakan tarif PPnBM 40%. Namun dengan adanya insentif pajak sebesar 25%, maka PPnBM yang dibayarkan konsumen hanya 30%.

Pemesanan Fortuner dan Innova

Toyota Fortuner (Foto: TAM)

Pada tahap kedua (September-Desember 2021) besaran diskonnya 12,5%, jadi yang tadinya dikenakan 40% menjadi 35%.

Berkat perluasan insentif PPnBM, maka jumlah mobil yang mendapat fasilitas tersebut bertambah 8 menjadi 29 mobil.

Baca Juga:

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts