HomeMobilIntip Sejarah Lengkap Evolusi Perjalanan Mercedes-Benz E-Class di Dunia

Intip Sejarah Lengkap Evolusi Perjalanan Mercedes-Benz E-Class di Dunia

Sejarah evolusi Mercedes-Benz E-Class
Sejarah evolusi Mercedes-Benz E-Class

Jakarta Mercedes-Benz E-Class bisa dibilang menjadi salah satu sedan sarat perjalanan sejarah yang kuat. Tak hanya di dunia, penggunanya di Indonesia pun terbilang cukup banyak karena kenyamanan yang diberikan.

Tapi, sebenarnya mobil ini punya beberapa generasi yang kurang diketahui. Hanya sebagian orang saja yang mengetahui generasi pertama E-Class hingga generasi terbarunya.

Sejak generasi pertama, terhitung sudah ada beberapa generasi dengan model yang berbeda-beda. Berikut paparan lengkap mengenai sejarah Mercedes-Benz E-Class.

Mercedes-Benz W120

Mobil yang satu ini pertama kali dilahirkan pada 1953 sampai 1962 dengan kode bodi W120. Mobil ini juga punya nama lain dengan sebutan Ponton.

Di Indonesia, banyak orang mengenal mobil ini dengan nama Mercy Kentang.

Mercedes-Benz Ponton atau biasa disebut Mercy Kentang di Indonesia
Mercedes-Benz Ponton atau biasa disebut Mercy Kentang di Indonesia

Entah apa yang membuatnya disebut kentang, tetapi ini merupakan cikal bakal E-Class.

Ponton berbagi mesin dengan 190SL dan memang diplot sebagai sedan mewah di zamannya. Enggak heran kalau sekarang model ini lumayan dicari kolektor kelas kakap karena modelnya yang lumayan tua.

Mercedes-Benz W110

Setelah Mercy Kentang, lahir generasi Mercedes-Benz W110 yang juga kerap dikenal dengan nama Fintail atau diĀ  Indonesia sendiri mobil ini dikenal Mercy Batman.

Indonesia kalau ngasih nama lumayan lucu-lucu ya!

Mercedes-Benz W110 Fintail atau dikenal sebagai Mercy Batman di Indonesia
Mercedes-Benz W110 Fintail atau dikenal sebagai Mercy Batman di Indonesia

Penyebutan Fintail dikarenakan bagian buritan dari mobil ini menyerupai sirip. Sehingga jika dilihat dari belakang mobil ini punya aura yang sangat keren.

W110 pertama kali dirilis pada 1962. Di Indonesia model ini juga jadi salah satu model favorit bagi kolektor.

Mercedes-Benz W114 dan W115

Setelah Mercy Batman, lahirlah W114 hasil karya Paul Bracq dan di Indonesia dikenal sebagai Mercy Mini. Salah satu ciri khasnya adalah desainnya sudah mulai mengotak, dan lampu depan persegi panjang dengan desain vertikal.

Mercedes-Benz W114 lebih dikenal dengan nama Mercy Mini
Mercedes-Benz W114 lebih dikenal dengan nama Mercy Mini

Mobil ini pertama kali diperkenalkan pada 1968 sampai 1976. Di Indonesia, model ini masih cukup banyak ditemui dan kerap digunakan untuk menikmati akhir pekan.

Tipe ini juga menjadi tipe terakhir yang menggunakan bilah wiper saling silang.

Mercedes-Benz W123

Sepanjang 1976 sampai 1986, Mercedes-Benz pun punya sedan generasi terbaru yakni model W123. Teknologi mesin yang dipakainya sudah semi injeksi.

Bahkan ini menjadi generasi yang ‘hampir’ menggunakan penamaan nomenklatur E-Class pertama. Hal tersebut karena E pada mobil ini menandakan Einspritzung atau Einspritzmotor yang artinya injeksi.

Model ini di Indonesia dikenal dengan nama Mercy Tiger. Menurut beberapa orang kolektor, nama Mercy Tiger sendiri didapat karena awal mula panggilan Macan.

Mercedes-Benz W123 dikenal sebagai Mercy Tiger di Indonesia
Mercedes-Benz W123 dikenal sebagai Mercy Tiger di Indonesia

Di pertengahan sampai akhir 1980-an, mobil ini jadi salah satu sedan mewah. Sebagian orang sering menyebutnya “Macan” yang artinya “manis dan cantik”.

Entah benar atau tidak, tapi yang jelas di Indonesia W123 ini lebih populer dikenal dengan nama Tiger.

Mercedes-Benz W124

Sedan yang satu ini bisa dibilang jadi salah satu sedan Mercy yang paling populer di Indonesia. Kepopulerannya tidak hanya di Tanah Air, W124 juga jadi salah satu sedan terlaris di dunia.

Mercedes-Benz W124 diluncurkan pada 1986, dengan desain yang meniru W126 (Eagle) dan W201 (Baby Benz). Desain W124 bisa dibilang menjadi yang paling timeless dan salah satu yang terbaik.

Sang desainer , Bruno Sacco adalah sosok penting yang juga telah mendesain W140 sebagai S-Class di era 1990-an. Model ini juga menjadi yang pertama menggunakan nomenklatur E-Class.

Tampak samping Mercedes-Benz W124
Tampak samping Mercedes-Benz W124

Tapi, penggunaan nomenklatur E-Class baru bermula pada W124 tahun 1993. Pada tahun ini juga modelnya sudah mendapatkan facelift dengan memakai bodi two tone.

Pada versi pertama, masih menggunakan list karet di bagian samping. Di Indonesia, mobil ini dikenal dengan nama lain Mercy Boxer. Pada generasi pertama Mercy Boxer di Indonesia disebut Lis Becak.

Model ini dijual secara resmi di Tanah Air hingga tahun 1996 dengan model Masterpiece. Masterpiece sendiri merupakan W124 tahun terakhir yang ada di Indonesia.

Mercedes-Benz W210

Pada 1996, desain E-Class semakin berubah. Jika sebelumnya memakai desain mengotak, W210 sebagai penerusnya agak berbeda.

W210 lahir dengan desain yang sudah lebih membulat. Bahkan lampu depannya tak lagi memakai desain kotak, tetapi sudah memakai lampu bulat.

Mercedes-Benz W210, dikenal dengan nama New Eyes

W210 di Indonesia juga punya nama spesial, nih. Mobil ini kerap disebut Mercy New Eyes, karena model lampunya yang baru tak lagi kotak.

Secara desain, memang berbeda cukup jauh. Panjangnya bertambah 1,6 inci dan lebar 2,3 inci.

Mercedes-Benz W211

Dirilis tahun 2002 dengan kode bodi W211, mobil ini jadi penerus E-Class setelah W210. W211 diambil dari basis C129 yang merupakan CLS Class.

Secara desain, modelnya tak berbeda jauh dengan W210. Karena lampu depannya masih memakai model bulat, tetapi pada W211 memakai desain oval.

Mercedes-Benz E-Class
Mercedes-Benz E-Class (Foto: Carmudi)

Bodinya lebih panjang dan lebih lebar sedikit. Sehingga kabinnya cukup luas dan punya kenyamanan yang cukup baik.

Di Indonesia, model ini juga pernah digunakan oleh armada taksi. Sehingga beberapa orang kurang meminati versi ini.

Mercedes-Benz W212

Sejak dari W210, E-Class tak lagi punya nama sebutan seperti Mercy generasi sebelumnya. Pada model W212 yang menjadi penerus W211 inipun tak memiliki nama julukan.

Pada model ini, desainnya sudah terlihat sangat modern dengan tarikan garis tegas.

Mercedes-Benz W212
Mercedes-Benz W212

Lampunya tak lagi memakai bulat atau oval, tetapi menggunakan model kekinian. Lampu depan dan belakangnya juga sudah memakai LED.

Oh iya, model ini juga masih digunakan sebagai armada taksi mewah. Bahkan saat ini masih cukup sering ditemui di jalanan Ibu Kota.

Mercedes-Benz W213

Generasi ini merupakan generasi terakhir, dan menjadi generasi yang ada saat ini. Dengan kode bodi W213, model ini pertama kali dirilis pada 2017 silam.

Desainnya tak lagi memakai lampu 4 buah yang terpisah, tetapi memakai 1 lampu. Hanya saja, di bagian dalam lampu terdapat DRL 2 buah yang menjadi ciri khas.

Mercedes-Benz W213
Mercedes-Benz W213

W213 ini juga mengusung desain yang sudah sangat berbeda jauh dibanding generasi sebelumnya. Bagi sebagian orang, desain ini dianggap desain yang menghilangkan nyawa Mercedes-Benz.

Tapi, namanya selera tentu berbeda-beda. Ada juga yang menyukai model ini karena lebih modern dan jauh lebih mewah.

Dari semua generasi E-Class yang ada, kira-kira mana yang jadi favorit kamu? Dan yang pasti, beberapa tahun belakangan ini banyak orang membeli mobil 1990-an.

Entah untuk alasan apa, yang jelas salah satunya adalah nostalgia. Mungkin kamu pernah mencicipi Mercy tua saat kecil?

Walaupun dianggap sebagai mobil tua, tetapi masih banyak orang menilai jika Mercedes-Benz terutama E-Class tua memiliki harga yang cukup mahal karena sejarah yang dimilikinya.

Apalagi kalau model station wagon, hingga model pintu dua. Tentu harganya bisa menyaingi mobil baru yang ada saat ini.

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Baca Juga:

9 Mobil Bekas Harga Rp75 Jutaan, Dapat Apa Aja Ya?

Previous post
Honda CBR250RR SP QS Fitur Quick Shifter Bikin Performa, Akselerasi Meningkat
Next post
Sosok Mobil Keluarga Mewah Wuling Victory