BeritaProdukSumber informasi

Intip Spesifikasi Mobil Listrik yang Dipakai Jokowi

Penulis: Santo Evren Sirait

Jakarta – Pesiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja membuka tol Surabaya–Mojokerto (Sumo) di Surabaya, Jawa Timur. Jalan tol sepanjang 36,27 kilometer sudah resmi beroperasi sepenuhnya dan bisa dimanfaatkan oleh pengendara mobil maupun truk terutama pada saat libur Natal dan Tahun baru.

Sebelumnya Jokowi juga meresmikan tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) di Bandung, Jawa Barat, dan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di kawasan Jakasampurna, Bekasi.

Dari ketiga peresmian tersebut ada satu pemandangan yang cukup unik karena tidak pernah dilakukan sebelumnya. Pada peresmian tol Becakayu, Jokowi langsung melakukan peninjauan ruas jalan tol dengan mengunakan mobil off road Land Rover Defender County.

Sedangkan pada saat meninjau tol Soroja, Jokowi menumpang bus Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib). Yang tidak kalah menariknya adalah saat meninjau tol Sumo, Jokowi menggunakan mobil listrik nasional (Molina) karya mahasiswa Institur Teknologi Sepuluh November (ITS) bernama, EZZY ITS II.

Jokowi tidak mengendarai EZZY ITS II sendirian melainkan disopiri dan duduk di bangku baris pertama sebelah kanan. Walaupun cuma hanya berjalan sepanjang 20 kilometer saja, namun Jokowi mengapresiasi mobil listrik karya anak bangsa itu.

Berdasarkan laman resmi Molina, Molina ITS merupakan sebuah proyek pengembangan mobil bertenaga listrik oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

EZZY ITS II Hasil Pengembangan

Mobil listrik EZZY ITS II merupakan generasi terbaru hasil pengembangan dari EZZY ITS I yang resmi diluncurkan pada Januari 2013. Ciri khas dari EZZY ITS II adalah cat mobil berwarna merah, sedangkan model yang pertama menggunakan warna putih.

Jika keduanya disatukan, maka jadilah merah putih yang melambangkan warna bendera Indonesia. Dengan adanya EZZY ITS I dan II menunjukkan bahwa ITS berkomitmen untuk membuat mobil listrik secara konsisten.

Mobil listrik EZZY ITS terbaru telah melalui serangkaian pengujian. Pihak ITS berkesimpulan bahwa EZZY ITS II lebih baik, berkualitas, serta mengalami peningkatan performa daripada model sebelumnya.

EZZY ITS II telah dibekali dengan baterai sebesar 20 KWh yang mampu membuat mobil berjalan sejauh 130 kilometer dalam sekali charge. Kemampuannya naik drastis bila dibandingkan dengan model terdahulu yang hanya mampu berjalan sejauh 25 km.

Mobil jenis hatchback ini mampu menampung empat orang dikabin dengan panjang eksterior 3.500 milimeter, lebar 1.500 mm, tinggi 1.400 mm dan jarak sumbu roda depan dengan belakang sekira 2.334 mm. Dengan berat tubuh sekira 1.500 kilogram, mobil ini memiliki kecepatan maksimal sekira 180 kilometer per jam dan berpengerak roda depan.

Proses Pembuatan

Sama seperti pembuatan mobil pada umumnya, sebelum masuk jalur prduksi tentunya tim mahasiwa ITS membuat konsep dasarnya terlebih dahulu. Selain itu, tim juga memikirkan desain body dan sistem kelistrikan yang bakal dimasukkan ke mobil. Proses produksinya sangat sederhana, tidak menggunakan robot dan peralatan canggih layaknya pabrik yang dimiliki oleh produsen mobil.

Tahapan produksi mobil listrik EZZY II meliputi body dan juga chassis, setelah itu seluruh bagian mobil akan di assembling. Proses assembling merupakan tahap merakit seluruh part yang telah dibuat.

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts