Reviews

Isuzu D-Max 2013: Lawan Sepadan Ranger dan Colorado

Isuzu D-Max jadi andalan dei segmen SUV bagi merek yang terkenal Rajanya Diesel.

Isuzu D-Max jadi andalan dei segmen SUV bagi merek yang terkenal Rajanya Diesel.

DI Indonesia kehadiran Isuzu D-Max terbilang paling telat dibandingkan dengan merek lain yang telah membawa kendaraan double cabin. Selama bertahun-tahun Isuzu belum memiliki mobil khusus penumpang (passanger cars), dan kini hadir Isuzu D-Max dengan tampilan terbaru.

Setelah hampir 10 tahun tidak mengalami perubahan signifikan, akhirnya perubahan radikal terjadi pada Isuzu D-Max pada tahun 2013. Dari sisi eksterior, lampu depan lebih menajam sehingga bisa menakutkan mobil lain di jalan. Dibandingkan dengan Ford Ranger dan Chevrolet Colorado yang tampil menawan di bagian buritan, Isuzu D-Max lebih unggul di desain bagian depan.

Saat pengujian, sisi interior dengan nuansa warna Mahoni menghiasi jok kulit Isuzu D-Max. Secara aura desain, Isuzu D-Max hampir menyerupai mobil-mobil asal Eropa, karena tertata dengan elegan dan tidak sulit dirawat.

Kenyamanan menjadi nilai penting saat Anda berada di belakang setir 3 palang berbalut kulit dilengkapi dengan tombol audio. Konsol tengah Isuzu D-Max hampir sama dengan Chevrolet Colorado. Bedanya pengatur udara, Isuzu D-Max masih memakai dua kenob, sementara Colorado hanya satu.

Hal itu bukan rahasia umum, karena Colorado dan D-Max memakai platform yang sama. Meskipun begitu, pihak Isuzu menghabiskan banyak investasi untuk membuat ciri khas sendiri untuk D-Max yang merupakan mobil asal Jepang. Tahap pertama, sebelum mengubah D-Max, pihak Isuzu mencopot 120 bagian mobil untuk mengerti kegunaan bagian tersebut. Kemudian didesain ulang setiap bagian agar bisa diaplikasikan di D-Max terbaru.

Riset secara Serius

dmax4

Kap mobil, misalnya, telah mengalami perubahan desain agar sang pengedara memiliki jarak pandang yang baik. Di sisi pengereman diperbarui dengan memberikan sistem Electronic Brake Distribution (EBD) dan Brake Assist, sementara sisi kemudi juga ditingkatkan.

Isuzu menyadari pasar semakin dewasa, apalagi Isuzu D-Max terakhir diluncurkan 10 tahun lalu, untuk itu Isuzu sangat niat untuk mengembangkan D-Max agar cocok dengan pasar masyarakat urban. Hasilnya, D-Max tampil tanpa cela dan bisa mengungguli merek lain yang hadir sebelumnya.

Dengan bodi lebih lebar, panjang, dan tinggi dari model sebelumnya, pengendalian, ruang dan kabin semakin meningkat. Ada 6 cara pengaturan tempat duduk untuk tipe Isuzu D-Max 4X4 LS, tidak hanya itu sistem pengedaraan juag semakin baik dan mampu menyaingi SUV 7 penumpang lainnya. Sementara itu di bagian kursi belakang, walaupun tidak seperti bangku penumpang yang normal tapi cukup masih nyaman diduduki.

Mesin 2.5 liter common rail mampu menghasilkan performa yang lebih baik dan hemat bahan bakar dibandingkan generasi sebelumnya. Untuk penggemar Isuzu D-Max terbaru ini sepertinya cukup puasdengan performa yang ditawarkan. Walaupun tidak bisa menghadapi Ford Ranger yang memiliki tenaga 200hp dari mesin 3.2 liter atau tenaga 180hp dari mesin 2.8 liter Colorado, tapi bagi yang memakai mobil ini sebagai penunjang aktivitas harian performa yang dihasilkan D-Max dinliai cukup. (C! Magazine)

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: tutus.subronto@icarasia.com

Related Posts