Berita Mobil Reviews Sumber informasi

TEST DRIVE : Jadi Penumpang di Wuling Confero S, Ternyata Begini Rasanya

Penulis : Fransiscus Rosano Adi Prakoso

Bali – Resmi dijual bulan Agustus 2017 silam, PT SGMW Indonesia selaku Agen Pemegang Merek (APM) Wuling di Indonesia akhirnya memberi kesempatan mencoba langsung produk andalannya, Wuling Confero S di jalanan umum.

Gak tanggung-tanggung, pesaing Toyota Avanza dan Honda Mobilio ini pun memilih Bali sebagai lokasi media test drive.

Namun sebelum bisa menjajal langsung bagaimana rasanya di belakang roda kemudi, sesi awal Carmudi dapat jatah duduk di jok belakang terlebih dahulu, sehingga bisa merasakan impresi jadi penumpang MPV 6/7-seater ini.

Langsung saja Carmudi beberkan impresinya disini….

Unit test yang dipakai mengitari Pulau Dewata ini menggunakan konfigurasi 6-seater dengan model captain seat untuk jok tengahnya.

Menapak ke dalam termasuk mudah lantaran gak terlalu tinggi. Segera setelah duduk pun joknya terasa cukup keras, namun perlu diketahui Confero S yang dipakai sudah ada penambahan opsi jok semi kulit dan mungkin rasanya lebih lembut pada jok fabric-nya.

Wuling Confero S ternyata mengaplikasikan jenis konfigurasi teatrikal, alias jok baris kedua lebih tinggi dibanding baris pertama dan baris ketiga lebih tinggi dibanding baris kedua.

Test Drive Wuling

Jok baris kedua digeser sampai mentok ke depan, legroom bagi penumpang belakang masih tersisa lega (Carmudi Indonesia/Rosano)

Efek positifnya, visibilitas bahkan dari jok belakang pun sangat baik, penumpang sama sekali tak masalah jika ingin melihat apa yang sedang terjadi di bagian depan mobil.

Ditambah ukuran jendela tengah yang raksasa sehingga makin menambah kesan luas duduk di tengah.

Namun minusnya, sedikit memberi kesan sempit dari belakang karena headroom yang berkurang dibanding baris pertama. Untungnya, dengan tinggi tester 175 cm pun kepala kami tidak pernah mentok ke plafon sama sekali.

Yang membuat kami kagum, adalah ruang kaki yang tersedia karena ketika jok tengah digeser maju hingga mentok, bahkan ujung lutut kami masih tergolong jauh dari bagian belakang jok depan. Sekaligus, memberi ruang lagi untuk penumpang baris ketiga.

Alasannya, apalagi kalau bukan panjang keseluruhannya yang melebihi 4,5 meter (4.530 mm) dan wheelbase panjang 2.720 mm. Bravo!

Storage & Kenyamanan Penumpang di Wuling Confero S

Test Drive Wuling

Terdapat kantong penyimpanan dibelakang seat baris kedua memudahkan penumpang di baris ketiga menyimpan barang, meski ukurannya kecil (Carmudi Indonesia/Rosano)

Kedua bagian belakang jok depan sudah dilengkapi kantong untuk meletakkan barang, meski ukurannya terbilang kecil.

Paling unik, justru bagian belakang jok baris kedua juga memiliki kantong untuk penumpang yang duduk di baris paling belakang.

Hmm, kenapa tidak setiap mobil 3-baris seperti ini, nih?

Sementara door trim belakang juga memiliki storage dan satu cupholder, sayangnya pada varian dengan captain seat sedikit sempit untuk tangan meraih ke dalamnya ketika dilakukan sambil duduk.

Untuk kenyamanan, kami perlu mengacungkan jempol karena ketelitian Wuling mengaplikasikan hal seperti bantalan kulit di sandaran tangan pintunya untuk rasa yang lebih empuk.

Begitu juga untuk armrest adjustable di tengah yang tersedia untuk jok baris kedua yang menggunakan konfigurasi captain seat.

Jujur, hal-hal ini membuat kami bingung bagaimana Wuling bisa menjaga harga Confero S termahal tetap di bawah Rp170 juta.

Apalagi setelah berjalan, suara dari ban dan mesin teredam dengan sangat baik. Hal yang cukup tak lazim ditemukan ketika duduk di baris kedua sebuah Low MPV.

Namun ketika mobil bertemu lubang, bantingan memang terasa cukup keras bahkan ketika mobil berisi lima penumpang. Well, sesuatu yang biasa ditemukan di people carrier dengan harga terjangkau.

Oke, impresi jadi penumpang Wuling Confero S cukup sampai disini dulu ya… Nanti Carmudi ceritain lagi gimana rasanya duduk dibalik kemudi sambil menikmati kemewahan alam dan budaya Pulau Dewata.

Editor : Zainal Abidin

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts

/