Home » Berita » Jalan-jalan Ke Pabrik Wuling Motors, Begini Proses Produksi Cortez

Jalan-jalan Ke Pabrik Wuling Motors, Begini Proses Produksi Cortez

Jakarta – PT SAIC General Motors Wuling (SGMW) Motor Indonesia (Wuling Motors) menandai keseriusannya dalam menggarap pasar otomotif di Tanah Air dengan membangun pabrik yang berlokasi di Greenland International Industrial Center (GIIC) Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Pembangunan pabrik yang berdiri di lahan seluas 60 hektar itu dilakukan mulai 20 Agustus 2015 dan resmi beroperasi pada Juli 2017.

Kapasitas produksi di pabrik tersebut maksimal 120 sampai 150 ribu unit per tahun. Namun di tahun pertama, kapasitas terpakainya masih di angka 10 ribu unit.

Pabrik yang menghabiskan dana sebesar US$700 juta (Rp9,34 triliun) pertama kali memproduksi Multi Purpose Vehicle (MPV) Wuling Motors yaitu Confero. Kemudian pada awal 2018 menyusul Cortez yang diproduksi di sana.

Baru-baru ini Wuling Motors memberikan kesempatan kepada puluhan media termasuk Carmudi.co.id untuk melihat secara langsung proses produksi mobil Wuling Confero dan Wuling Cortez.

Namun cukup disayangkan, berhubung pabrik mengadopsi sistem satu line produksi, maka yang bisa lihat ketika kami berkunjung ke pabrik hanya proses pembuatan Wuling Cortez saja.

pabrik wuling
Press Shop pabrik Wuling Motors (Foto: Dok Wuling Motors)

Senior Director Manufacturing Wuling Motors Indonesia, Arif Pramadana, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mengejar produksi Wuling Cortez demi memenuhi kebutuhan konsumen. Selain itu pula cukup sulit bila mengadopsi satu line produksi untuk dua mobil.

“Karena lebih sulit, makanya diatur satu-satu model,” katanya. Ditemani Arif, rombongan diarahkan menuju ruangan Press Shop. Ini merupakan ruangan pertama dimana material yang masih berbentuk lempengan besi dicetak hingga membentuk komponen seperti pintu, sasis, lantai, hingga atap mobil.

Pabrik ini memiliki empat alat cetak bertekanan tinggi dan memiliki berat mulai 1.000 ton sampai 2.000 ton. Fungsi dari masing-masing alat tersebut berbeda-beda. Ada yang hanya membentuk lempengan, sampai membuat lubang pada lempengan yang sudah dicetak.

Setelah dicetak, lempengan besi yang sudah berbentuk itu dipindahkan ke ruang selanjutnya yaitu Body Shop. Tetapi sebelum masuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu menggunakan metode random dengan mengambil satu sampel saja, tidak semuanya menjalani pemeriksaan.

Jika pada sampel tersebut ditemukan masalah seperti tergores dan lainnya, maka semua lempengan baja tidak bisa masuk ke tahap selanjutnya.

pabrik wuling
General Assembly pabrik Wuling Motors (Foto: Dok Wulimng Motors)

Usai pengecekan, komponen yang masih terpisah seperti pintu, sasis, lantai dan sebagainya disatukan dengan menggunakan alat khusus sampai membentuk sebuah rangkaian bodi mobil yang utuh. Usai disatukan, rangkaian bodi mobil itu kembali menjalani pemeriksaan dan pembersihan sebelum masuk ke tahap berikutnya yaitu Paint Shop.

Di ruangan tersebut mobil akan dicelupkan ke cairan khusus anti karat, kemudian dikeringkan menggunakan oven berukuran besar. Setelah itu baru dilakukan pengecatan seluruh body luar mobil dengan warna yang sudah ditentukan. Namun ketika itu rombongan media tidak diperkenankan masuk ke Paint Shop karena ruangan tersebut harus steril.

Setelah melalui proses pengecatan, mobil masuk ke ruangan berikutnya yaitu General Assembly. Bisa dikatakan ruangan ini merupakan tahap akhir pembuatan mobil Wuling. Semua komponen dan fitur mulai dari mesin, kaca, kabel-kabel, dashboard, jok, dan perangkat elektronik lainnya dipasang di ruangan ini.

pabrik wuling
General Assembly pabrik Wuling Motors (Foto: Dok Wuling Motors)

Usai semua peralatan, baik itu yang ada di eksterior maupun interior dipasang, proses selanjutnya adalah pemeriksaan secara menyeluruh mulai dari bodi hingga fungsi dari peralatan yang telah dipasang.

Selanjutnya masuk ke proses tes performa mesin mobil atau dyno test. Kemudian tes kebocoran dengan menyiramkan air berkekuatan tinggi ke semua bagian luar mobil. Setelah semua proses dilakukan, mobil kembali diperiksa untuk memastikan tidak ada masalah sedikit pun dan layak untuk dikirim ke dealer resmi Wuling.

117 Mobil Lahir dari Pabrik Wuling Dalam Satu Hari

Berhubung baru menggunakan satu model dalam satu line produksi, maka jumlah unit yang dihasilkan masih terbilang sedikit. Setiap satu jam sekali, satu Wuling Cortez lahir di Bekasi.

Bila ditotal, dalam satu hari sebanyak 117 mobil Wuling lahir. Sekarang ini Wuling Motors masih memberlakukan satu shift atau sekira delapan jam kerja. Namun tidak memungkinkan ada penambahan shift jika permintaan terhadap mobil Wuling mengalami peningkatan.

Dari semua proses produksi semuanya memiliki risiko yang berbeda-beda, tapi yang paling tersulit adalah proses pengecatan.

pabrik wuling
Pabrik Wuling Motors (Foto: Dok Wuling Motors)

“Paint Shop karena di ruangan tersebut mudah terbakar. Kedua, beresiko karena menentukan warna. Kalau enggak benar, itu kelihatan sekali perbedaannya. Dari segi keselamatan juga termasuk,” ungkap Arief ketika ditanya mana proses produksi tersulit. (dna)

Suzuki Ertiga 2018
Previous post
10 Hal Perlu Anda Ketahui dari Suzuki Ertiga 2018
Motor Honda beat
Next post
Honda BeAT Produksi Indonesia Laris di Mancanegara