Home » Berita » Jangan Kaget, GM juga Nyerah Jual Mobil Chevrolet di Australia

Jangan Kaget, GM juga Nyerah Jual Mobil Chevrolet di Australia

Program menarik Chevrolet
Chevrolet Trax (Foto: Santo/Carmudi)

Sydney – General Motors (GM) secara resmi telah mengumumkan tidak lagi menjual mobil Chevrolet di Indonesia terhitung mulai Maret 2020. Susul Indonesia, pabrikan mobil asal Amerika Serikat itu juga bakal berhenti berjualan dan produksi mobil Chevrolet di Thailand. Rupanya tak berhenti di situ, GM pun akan menghentikan aktivitas jualan mobil Chevrolet di Australia dan Selandia Baru.

Keputusan ini terpaksa diambil untuk mempercepat GM mundur dari pasar yang tidak menguntungkan bagi perusahaan. Sekarang GM tidak lagi berharap pemasukan dari pasar di Asia Tenggara, melainkan bergantung pada penjualan mobil di Amerika Serikat, Cina, Amerika Latin dan Korea Selatan.

GM berencana mengatur ulang struktur operasi GM di luar Cina untuk menghasilkan keuntungan. GM telah memperkirakan tahun ini penjualan mobil lebih baik dibanding 2019 yang mengalami kemerosotan.

“GM berfokus pada pasar di mana kami memiliki strategi yang tepat untuk mendorong pemasukan yang kuat, dan memprioritaskan investasi global yang akan mendorong pertumbuhan di masa depan mobilitas, terutama di kendaraan listrik dan otonom,” kata GM Chair and CEO Mary Barra, seperti dikutip dari Reuters.

Dampak berhentinya jualan mobil Chevrolet di Australia dan Selandia Baru, sekira 600 karyawan akan kehilangan pekerjaan. Sedangkan di Thailand ada sekira 1.500 pekerja.

Barra telah memprioritaskan membangun margin keuntungan dibandingkan volume penjualan. Hal tersebut pun pernah diucapkannya sejak mengambil alih GM pada 2014 lalu.

Pada 2017, Barra menjual dua bisnis GM di Eropa yaitu Opel dan Vauxhall ke Peugeot SA. Tak lama setelah itu dirinya juga memutuskan GM keluar dari Afrika Selatan dan pasar Afrika. Kemudian Barra juga memilh cabut dari Vietnam, Indonesia dan India.

Layanan Purna Jual GM Masih Berjalan

Layanan purna jual seperti perawatan, perbaikan ataupun layanan ketersediaan suku cadang untuk mobil Chevrolet akan terus berlanjut (Foto: GM Indonesia)

Meski sudah tidak lagi menjual mobil Chevrolet di Indonesia, GM masih bertanggung jawab terhadap layanan purna jual bagi pemilik mobil.

“Para pemilik Chevrolet juga dapat memastikan bahwa kami akan tetap mengakui keberlakuan seluruh jaminan kendaraan dan memberikan layanan purna jual. Kami akan tetap melayani setiap pelanggan untuk perawatan dan perbaikan kendaraan Chevrolet mereka di outlet resmi kami di seluruh Indonesia,” ungkap Hector Villarreal, President GM Asia Tenggara.

Hal serupa juga disampaikan oleh Villarreal untuk pada pemilik mobil Chevrolet di Thailand.

Selain memikirkan pemilik sekaligus pelanggan mobil Chevrolet, GM juga akan memberikan pesangon kepada setiap karyawan yang kehilangan pekerjaan baik di Indonesia maupun Thailand.

“Dengan berat hati, perlu kami sampaikan bahwa keputusan ini akan memiliki dampak pada beberapa karyawan kami. Dalam hal ini, GM akan memberikan pesangon yang sesuai dalam proses peralihan ini. Kami juga berkomitmen untuk membantu para pihak dalam proses peralihan ini,” tutur Villarreal.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Di Bawah Manajemen Astra, Ketersediaan Sparepart Mobil Peugeot Terjamin

Previous post
Balik ke Indonesia, Mobil Peugeot Diklaim Jarang Bermasalah
Next post
Kawasaki ZX-25R Meluncur di Indonesia April 2020, Benarkah?