Sumber informasi

Jangan Sampai Salah, Yuk Pahami Arti Markah Jalan

Banyak orang Indonesia khususnya para pengguna kendaraan bermotor yang belum mengenal dan tahu arti markah jalan. Padahal sebagai pengendara kendaraan bermotor dituntut harus tahu arti markah jalan yang sering ditemukan di jalanan perkotaan.

Adapun fungsi dari markah jalan sebagai petunjuk kepada pengguna jalan, menuntun pengendara dalam berlalu lintas dan lainnya.

Di Indonesia, markah jalan tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2014. Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) markah jalan punya arti sebagai garis penunjuk yang ada di jalan.

Markah jalan memiliki beberapa jenis dengan arti dan fungsi yang berbeda-beda.

arti marka jalan

Garis Putus-putus

Markah garis putus-putus paling sering ditemui di jalan raya. Markah tersebut berarti pengendara kendaraan bermotor diperbolehkan menyalip kendaraan yang ada di depannya.

Sebagai catatan, pengendara boleh berpindah lajur apabila tidak ada kendaraan dari arah berlawanan. Jika dari lawan arah masih ada kendaraan, sangat tidak diperbolehkan untuk menyalip, demi menghindari potensi kecelakaan di jalan raya.

arti marka jalan

Garis Menyambung (tidak putus-putus)

Kebalikan dari markah garis putus-putus, apabila pengendara kendaraan bermotor melihat garis menyambung (tidak putus-putus) artinya sangat tidak diperbolehkan untuk menyalip kendaraan di depannya.

Tujuannya memang agar setiap kendaraan tetap berada di jalur yang semestinya.

Umumnya, markah garis menyambung ditemukan di jalanan berkelok, menanjak dan sebelum zebra cross.

arti marka jalan

Garis Ganda atau Kombinasi (putus dan menyambung)

Garis ganda atau kombinasi memberikan informasi kepada pengendara supaya tidak berpindah jalur apabila berada di lajur yang terdapat garis menyambung.

Sebaliknya, bila berada di lajur dengan garis putus-putus, pengendara boleh berpindah lajur untuk menyalip kendaraan yang ada di depann.

arti marka jalan

Garis Menyambung Ganda

Markah jalan garis menyambung ganda memberikan isyarat kepada pengguna jalan supaya tidak berpindah lajur dan tidak diperbolehkan menyalip kendaraan.

Biasanya markah ini ditemukan di jalanan menikung, jembatan dan persimpangan.

Garis Serong

Garis ini berfungsi untuk memberitahu pengendara bila di depan ada pemisahan atau penyatuan jalur dari satu menjadi dua atau sebaliknya. Umumnya garis ini membentuk huruf Y berawarna putih.

Setiap pengendara tidak diperbolehkan melintasi di atas markah garis serong.

Arah Berbelok

Tanda yang satu ini mungkin sudah banyak yang tahu. Di mana terdapat dua tanda berbeda dalam satu jalur.

Misalnya di lajur sebelah kanan terdapat tanda berbelok ke arah kanan, sedangkan di lajur kiri ditandai dengan panah lurus ke depan. Ini artinya, pengendara yang berada di lajur sebelah kanan diperbolehkan berbelok arah, sedangkan lajur kiri diperuntukkan bagi pengendara yang ingin berjalan lurus.

Yellow Box Junction

Marka yellow box junction baru diperkenalkan sekira 2 atau 3 tahun belakangan.

Yellow box junction biasanya terdapat di persimpangan jalan besar atau jalan protokol. Bentuknya kotak dengan garis berwarna kuning.

Fungsi dari marka ini untuk mencegah kemacetan tepat di tengah-tengah persimpangan atau perempatan jalan.

Kadang banyak pengendara yang tidak sabar dan cenderung menerobos lampu lalu lintas. Oleh karena itu, dengan adanya Yellow Box Junction pengendara dari arah berbeda dilarang melintas jika masih terdapat kendaraan yang terjebak di dalam kotak kuning, meski lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau.

Garis Zig-zag Kuning

Pernah melihat marka garis zig-zag berwarna kuning di pinggir jalan? Nah, kalau Carmudian pernah melihat ini, ini adalah tanda berupa larangan parkir.

Marka ini dipasang di sisi pinggir jalan baik di bagian kanan ataupun kiri jalan. Tujuannya agar pengemudi tidak memarkirkan kendaraannya di tempat tersebut.

Garis Zig-zag Putih

Garis zig-zag berwarna putih menandakan bila lokasi tersebut bisa dimanfaatkan oleh pengguna kendaraan untuk parkir.

Marka seperti ini memang jarang ditemui. Namun biasanya bisa dilihat di daerah yang sering menjadi kawasan destinasi wisata atau pusat bisnis. Umumnya bentuknya lebih besar daripada garis zig-zag kuning.

Selain itu posisinya terlihat menyerong dan ada kotak untuk tepat memarkirkan kendaraan.

Sebagai pengendara yang baik, sudah seharusnya kita mengerti dan tahu arti markah jalan.

Jangan sampai Carmudian ditilang atau menjadi pelaku kecelakaan lalu lintas akibat salah mengartikan markah jalan.

Baca Juga:

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Santo Sirait

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts