Home » Berita » Jangan Takut Gunakan Bahan Bakar B30 untuk Mesin Diesel

Jangan Takut Gunakan Bahan Bakar B30 untuk Mesin Diesel

Presiden Jokowi rilis bahan bakar B30, diharapkan mampu menghemat devisa negara puluhan triliun.
Presiden Jokowi rilis bahan bakar B30, diharapkan mampu menghemat devisa negara puluhan triliun.

Jakarta – Jelang tutup 2019, bahan bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) resmi diluncurkan. Peluncuran dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo di SPBU Pertamina MT Haryono, Jakarta Selatan. Sebelum resmi dipasarkan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dibantu oleh sejumlah pihak melakukan pengujian sejak 20 Mei 2019. Setidaknya ada tiga unit truk dan delapan unit kendaraan penumpang dilibatkan untuk pengujian bahan bakar B30. Masing-masing kendaraan menempuh perjalanan sejauh 40 ribu dan 50 ribu km.

Pasca diluncurkan, tidak sedikit pemilik mobil bermesin diesel yang beranggapan miring soal bahan bakar B30. Ada yang berpendapat akan muncul gel di tangki mobil. Selain itu ada juga yang mengeluh mesin mobil sulit dinyalakan di daerah dingin, seperti di Dieng karena bahan bakar membeku.

Tidak Ada Keluhan yang Diterima

Mengetahui adanya anggapan miring mengenai penggunaan bahan bakar B30, tim Teknis B30 Kementerian ESDM langsung turun tangan. Pihaknya menghubungi beberapa perwakilan Agen Pemegang Merek (APM) untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Adapun APM yang dimintai konfirmasi adalah PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Hino Motor Manufacturing Indonesia, dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO).

Prototype & Test Dept. Head, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Harmoko Setyawan, mengatakan sampai saat ini tidak ada keluhan konsumen Isuzu terkait penggunaan B20 maupun B30. Komponen kendaraan Isuzu yang terkait fuel line, sudah memenuhi standar penggunaan biosolar sejak 2016.

“Kami akan berkoordinasi lebih intensif dengan seluruh bengkel Isuzu, untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi,” kata Harmoko.

Ia juga mengungkapkan pihaknya tidak khawatir mengingat hasil uji cold start-ability B30 di daerah bersuhu dingin seperti Dieng menunjukkan kondisi yang baik. Sehingga masyarakat harus lebih yakin tidak ada masalah yang berarti.

Product License & Certification at PT. Hino Motor Manufacturing Indonesia, Andi Tauji juga menyatakan hal yang sama.

“Sampai saat ini belum ada pengaduan atau keluhan dari konsumen terkait dengan penggunaan B30,” kata Andi.

Sekretaris Gabungan Kepala Kompartemen Teknik Lingkungan dan GAIKINDO, Abdul Rochim menambahkan GAIKINDO sudah melakukan konfirmasi terkait anggapan buruk soal bahan bakar B30 dengan beberapa APM.

“Belum ada laporan yang diterima APM mengenai problem filter blocking tersebut”, kata pria yang disapa Rochim ini.

Sementara itu Catur Satyawira, UD Product Management menjelaskan penggunaan B30 pada UD Truck tidak mengubah jadwal perawatan yang telah dianjurkan. Sampai saat ini juga tidak ada komplain sehubungan dengan penggunaan B30 dari konsumen UD Trucks untuk daerah dingin.

Pengujian bahan bakar B30 (Foto: Kementerian ESDM)

“Sesuai dengan tes yang dilakukan bersama dengan Kementerian ESDM, terbukti UD Truck tidak ada kendala mengenai mesin,” tandas Catur.

Negara Pertama Pengguna Bahan Bakar B20

Indonesia merupakan negara pertama di dunia yang menerapkan penggunaan B20 sejak 2016. Peningkatan pemakaian biodiesel dalam campuran solar dari 20 persen menjadi 30 persen juga diikuti dengan peningkatan kualitas mutu dari biodiesel yang digunakan.

Hasil uji jalan B30 yang dilakukan sepanjang 2019 menunjukkan tidak terjadi dampak yang signifikan antara penggunaan B20 dengan B30. Selain itu juga uji start-ability yang dilakukan di dataran tinggi Dieng menunjukkan bahwa kendaraan dapat dihidupkan dengan normal setelah didiamkan (soaking) sampai 21 hari dengan menggunakan B30.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Harga Tiket MotoGP Indonesia Disesuaikan dengan Daya Beli Masyarakat

Previous post
Tidak Laku, Mercedes Benz Terpaksa "Suntik Mati" Pikap Mewah X-Class
Next post
Test Drive Mercedes-Benz New A-Class Sedan, Pengalaman Tak Terlupakan