BeritaSepeda motor

Gagal di Ducati, Gaji Jorge Lorenzo Dipotong

Jakarta – Jorge Lorenzo sempat menciptakan kegaduhan saat dirinya menyatakan pindah ke Ducati di musim 2017. Lorenzo mengumumkan kepindahannya ketika masih membela Yamaha pada 2016.

Kepindahannya ke pabrikan asal Italia ini juga karena iming-iming gaji yang fantastis. Pebalap dengan nomor urut 99 ini menerima bayaran sebesar 12 juta Euro per musim.

Jumlah yang diterima tiga kali juara dunia tersebut ternyata cukup timpang ketimbang rekan setimnya, Andrea Dovizioso. Dovi hanya menerima gaji sebesar 2 juta Euro per musim sejak kepindahannya ke Ducati pada 2013 lalu.

Pihak Ducati kemudian berencana memotong gaji Lorenzo untuk musim 2018. Pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale, Bologna ini melihat prestasi Lorenzo yang kalah bersinar ketimbang Dovizioso sepanjang musim 2017 lalu.

“Niatnya adalah tetap bekerja dengan kedua pembalap, tapi batas anggaran kami jelas. Yang jelas adalah situasinya sangat berbeda dibanding 2016. Saat kami menyewa Jorge, dia mendapat tawaran kontrak yang sangat penting dari Yamaha selama dua tahun dan dia juga merupakan juara dunia,” ujar Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti sebagaimana dikutip Autosport.

Duet Pembalap Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso Tetap Bertahan

jorge lorenzo

Ducati Merajai Top Speed Balap MotoGP Beberapa Tahun Terakhir (Foto: Ultimate Motorcycling)

Ducati ingin mempertahankan duet pebalap andalannya tersebut. Saat ini pabrikan juga ingin memberikan penghargaan lebih baik kepada Dovizioso karena prestasi yang ia capai sepanjang 2017.

Dovi berhasil memenangkan tujuh seri balapan dan bersaing ketat dengan Marc Marquez untuk meraih gelar juara. Sayangnya, Dovi gagal finish di seri akhir sehingga merelakan gelar juara ke tangan Honda.

“Ketika kami memperbarui kontrak Dovi di pertengahan 2016, dia waktu itu tidak pernah menang dengan Ducati. Kami akan memberi penghargaan atas apa yang dia lakukan di 2017. Pembalap seperti dia, dengan kontrak yang akan berakhir pada akhir tahun ini, berada dalam posisi negosiasi yang lebih kuat dari sebelumnya,” tambah Ciabbati.

Tingginya nilai kontrak yang disodorkan Ducati pada 2016 bertujuan untuk menggoda Jorge Lorenzo supaya pindah haluan. Namun demikian, kondisi finansial Ducati di musim ini sedikit menurun karena sponsor utama mereka, Telecom Italia tidak memperpanjang kontrak.

“Kami akan membicarakan dengan sponsor, karena Telecom Italia memutuskan untuk meninggalkan kami saat sudah menghitung uang yang akan disediakan. Selanjutnya, akan lebih mudah berbicara dengan para manajer pembalap (soal nilai kontrak),” ungkap Ciabbati. (dna)

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts