Berita

Kasus Covid-19 Naik Lagi, Ini Langkah Hyundai Motors Indonesia

Jakarta — Angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia menunjukkan peningkatan dalam beberapa minggu ini. Situasi demikian berpotensi mengganggu langkah pabrikan otomotif dalam menjual produknya di tahun ini.

Terlebih lagi bagi pabrikan yang sedang “tancap gas” memperkenalkan produk baru serta mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik, seperti halnya PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).

Hyundai Motors Indonesia

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memiliki platform online Click to Buy yang bermanfaat dalam kondisi sekarang ini. (Foto: Money Inc)

Beruntung bagi Hyundai, lonjakan angka kasus Covid-19 terjadi setelah rampungnya pembangunan 100 diler baru di seluruh Indonesia. 

“Karena kami sudah selesai persiapan 100 outlet tersebut, ya, kami akan tetap beroperasi karena kami juga harus tetap bisa menyesuaikan diri dengan kondisi,” kata Makmur, Chief Operating Officer HMID, saat ditemui di peresmian diler Hyundai Joglo, Jakarta Barat,  Jumat (4/2/2022) .

Sementara itu, untuk menunjang aktivitas penjualan, Hyundai memiliki platform online bernama Click to Buy yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Fasilitas ini akan memudahkan konsumen memilih kendaraan hingga melakukan pemesanan mobil baru Hyundai dengan cara online.

“Promosi-promosi yang kami berikan juga sudah lebih banyak ke arah online,” sambung Makmur.

Diler Hyundai Joglo

Diler Hyundai Joglo (Foto: Carmudi)

Walau begitu, Hyundai masih melakukan pameran offline di lebih dari 100 titik lokasi pada Februari ini dalam rangka memperkenalkan produk terbarunya, Hyundai Creta.

Makmur berargumen setiap aktivitas yang digelar offline harus mengikut protokol kesehatan.

Hyundai Motors Indonesia Bidik Pangsa Pasar 7 Persen

Hyundai sendiri tidak menetapkan target penjualan dalam bentuk angka yang spesifik untuk tahun ini. Tapi sasarannya ialah penguasaan pangsa pasar yang jauh lebih tinggi, yakni sebesar 7 persen.

Angka tersebut terhitung besar mengingat pangsa pasar Hyundai pada tahun-tahun sebelumnya paling tinggi berada angka 0,4 persen.

“Kalau tahun 2020 market share 0,1 persen, tahun kemarin (2021) kami sudah 0,4 persen, kami harapkan tahun ini bisa mencapai di 7 persen. Jadi memang di tahun ini kami cukup bombastis peningkatannya, tapi kami tidak menetapkan secara spesifik angka,” pungkas Makmur.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Santo Sirait

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts