Home » Tips dan Trik » Honda CR-V Lawas Masih Banyak Diburu, Apa Kekurangannya?

Honda CR-V Lawas Masih Banyak Diburu, Apa Kekurangannya?

honda crv
Honda CRV Generasi 1 (1996 – 2001)

Jakarta – Honda CR-V telah menginjak generasi ke-5 dengan beragam fitur canggih di kelasnya. All New Honda CR-V tersedia dalam dua varian berbeda yakni mesin 2.000cc dan 1.500cc Turbo. Kualitas Honda CR-V yang makin mentereng dibanderol dengan harga varian tertinggi sekitar Rp500 jutaan.

Pamor Honda CR-V yang terus naik pada segmen SUV 7-penumpang menarik perhatian untuk unit bekasnya juga. Honda CR-V meluncur untuk pertama kali pada 1996. Saat itu unit CR-V masih berstatus CBU (Completely Built Up). Bertahan hingga 2001 dan dilanjutkan dengan generasi kedua, Honda CR-V tersedia tiga varian mesin, yakni kapasitas 2.000cc, 2.200cc dan 2.400cc.

Honda CR-V keluaran lama ini kini masih menjadi incaran dan menjadi salah satu SUV bekas paling dicari di Indonesia karena desain modelnya yang timeless dan mesin yang tergolong bandel.

Harga pasarannya yang berkisar Rp65-150 jutaan dinilai sangat layak mengingat kualitas performa dan fiturnya yang mumpuni. Sistem penggerak empat roda yang tersemat pada sejumlah unit CR-V generasi pertama, menjadi daya tarik lebih dari SUV asal Jepang ini meski populasi versi 4WD-nya terbilang cukup langka.

Ada beberapa kekurangan Honda CR-V keluaran lawas:

1. Boros Bahan Bakar

Meskipun mengadopsi sistem pengapian injeksi, konsumsi bahan bakar CR-V ternyata masih tergolong boros, terutama produksi generasi kedua. Untuk perjalanan normal dalam kota, idealnya konsumsi bahan bakar menyentuh angka 1:8-9. Dari forum CR-V Owner dijelaskan jika sudah berada di bawah angka tersebut bisa jadi ada masalah pada fuel injector-nya.

“Coba servis injektornya gan, mungkin ada kerak yang nempel,” tulis salah satu akun.

Kerak ini berasal dari kotoran yang berasal dari komponen penyusun bahan bakar seperti timbal/sulfur. Pembersihan injektor yang paling baik sebaiknya dilakukan oleh mekanik profesional. Tekniknya adalah dengan memasang fuel pressure gauge lalu mengaktifkan pompa bahan bakar untuk memeriksa tiap injektor.

Selain kosumsi bahan bakar, injektor berpengaruh juga pada tarikan mobil. CR-V yang dari awal dianjurkan menggunakan BBM RON 92 ke atas tentu akan lebih enteng dibandingkan CR-V yang awalnya menggunakan RON 90 saja.

Power Steering Berat

Layaknya mobil bekas lain, Honda CR-V keluaran lama juga seringkali ditemukan masalah pada power steering-nya yang terasa lebih berat dari mobil lainnya. Hal ini terjadi bisa karena oli power steering yang telah menipis atau belt yang sudah harus diganti termakan usia pakai.

“Harus ganti belt, gan” tulis salah satu akun di forum yang sama.

Suspensi Keras

honda crv
Suspensi Honda CRV cukup keras agar tetap stabil saat berakselerasi.

Honda CR-V generasi kedua memiliki kekurangan pada suspensinya. Tidak seperti generasi sebelumnya, kerasnya suspensi ini disinyalir memang sengaja dilakukan pihak Honda untuk mengimbangi stabilitas dan akselerasi mobil saat mengangkut 7 penumpang. Namun tidak perlu khawatir, ada beberapa cara yang bisa membuat CR-V ’empuk’ tanpa harus mengganti suspensi.

Menurut keterangan dari diskusi forum CR-V Owner, ban nitrogen bisa menjadi salah satu solusi. Jika ban diisi dengan angin biasa, pada saat mobil jalan tekanan angin akan bertambah, ini yang menyebabkan bantingan terasa semakin keras dan resiko pecah ban dalam perjalanan jauh di kecepatan tinggi.

Meskipun begitu, angin nitrogen pun harus diperiksa secara berkala minimal sebulan sekali. Untuk pemeliharaan setiap 3 bulan sebaiknya angin nitrogen yang lama dikuras digantikan dengan yang baru. Hal ini untuk menghindari nitrogen jenuh yang ada di dalam ban.

Kabin Kurang Senyap

Kabin Honda CR-V lawas juga kerap dikeluhkan karena kurang senyap. Ada beberapa penyebab yang bisa menyebabkan hal ini, seperti tipe ban yang menghantarkan getaran dari aspal jalan, kap mesin yang tidak disertai dengan peredam atau karet seal pintu yang sudah mulai berongga karena usianya. Selebihnya memang begitu adanya karena termakan usia.

Salah satu cara mengantisipasinya adalah dengan memasang kedap suara di dalam kabinnya. Biasanya satu pintu cukup satu lembar peredam. (dna)

Honda Beat
Previous post
Awal 2018, Honda Tancap Gas Luncurkan BeAT dengan Grafis Baru
schumacher
Next post
HUT Ke-49 Michael Schumacher: 'Keep Fighting', Schumi!