Home » Mobil » Meluncur 4 Bulan, Mitsubishi Outlander PHEV Terpesan 40 Unit

Meluncur 4 Bulan, Mitsubishi Outlander PHEV Terpesan 40 Unit

kelebihan mitsubishi outlander
Mitsubishi Outlander PHEV (Foto: Santo/Carmudi)

Jakarta – Menyambut era kendaraan listrik di Indonesia PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan Mitsubishi meluncurkan Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Peluncuran dilakukan pada Juli lalu bersamaan dengan perhelatan GAIKINDO Indonesia Internasional Motor Show (GIIAS). Menariknya Indonesia menjadi negara pertama di ASEAN yang memasarkan mobil ramah lingkungan itu.

Selang empat bulan setelah peluncuran, tercatat lebih dari 40 unit Mitsubishi Outlander PHEV yang sudah terpesan oleh konsumen di dalam negeri. Pemesan terbanyak datang dari konsumen asal Jakarta. Meski jumlah pemesan terbilang sedikit, tapi MMKSI tidak mempermasalahkannya.

Irwan Kuncoro selaku Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI mengatakan bahwa Outlander PHEV bukanlah produk yang ditujukan sebagai volume maker.

“Karena (Mitsubishi Outlander PHEV) untuk saat ini sales volume bukan target utama kami. Makanya kami Project Start Now, bagaimana kami menunjukkan komitmen inisiatif untuk memulai mobil listrik dan mendukung program pemerintah. Jadi mengenai kendaraan listrik masih perlu sosialiasi. Selain dari 40 unit yang sudah terpesan ada beberapa yang sudah inden dan ada juga yang masih prospek,” kata Irwan di Jakarta, Selasa (27/11/2019).

Dari 40 unit yang terpesan, beberapa di antaranya sudah mulai dikirim ke konsumen. Pengiriman Mitsubishi Outlander PHEV ke tangan konsumen dilakukan secara bertahap dengan waktu yang berbeda-beda. Sebab Sport Utility Vehicle (SUV) satu ini dibawa ke Indonesia dalam bentuk utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Jepang.

“Jadi impor (Mitsubishi Outlander PHEV) kami lakukan bertahap baru mulai bulan ini walaupun kami luncurkan di Juli. Ya, kami targetkan semua unit yang terpesan selesai hingga akhir tahun fiskal (Maret 2020),” papar Irwan.

MMKSI menerapkan strategi khusus dalam memasarkan Mitsubishi Outlander PHEV. Di mana MMKSI memutuskan hanya diler-diler resmi Mitsubishi tertentu saja yang menjual Outlander PHEV. Rata-rata diler tersebut terletak di kota-kota besar di Jakarta dan Bali.

Kelebihan dan Harga Mitsubishi Outlander PHEV

Mitsubishi Outlander PHEV diklaim sangat cocok untuk Indoensia. Salah satu alasannya karena Outlander PHEV masih dibekali dengan mesin bensin sehingga pemilik kendaraan tidak selalu bergantung pada stasiun pengisian daya. Seperti diketahui stasiun pengisian daya mobil listrik belum menyebar secara merata di seluruh Indonesia. Lantas apa saja kelebihan dari Mitsubishi Outlander PHEV? Berikut uraian singkatnya.

Outlander PHEV
Outlander PHEV sudah ada yang pesan tapi harga bisa turun. Foto/Carmudi.
  1. Memudahkan Pemilik Kendaraan

Mitsubishi Outlander PHEV memudahkan penggunanya untuk melakukan pengisian daya secara mudah di rumah.

  1. Bisa Menjelajah Sejauh 600 km

Pengguna Mitsubishi Outlander PHEV dapat berkendara hingga 600 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.

  1. Dapat Menjadi Sumber Listrik

Kendaraan ini juga dapat mengaliri listrik yang tersimpan di baterainya ke dalam jaringan listrik rumah dan perangkat rumah tangga. Dengan kata lain, Mitsubishi Outlander PHEV dapat menjadi sumber daya listrik dalam keadaan darurat.

  1. Paling Laku

Mitsubishi Outlander PHEV paling laku di dunia dan sangat dipercaya oleh para konsumen Mitsubishi.

Mitsubishi Outlander PHEV hadir dalam dua pilihan warna Ruby Black dan Silky White. Harga yang ditawarkan Rp1,289 miliar.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Pemilik Mitsubishi Outlander PHEV Bisa Isi Daya Gratis di Plaza Senayan

Previous post
Belum Ada yang Kena Tilang di Hari Pertama, Pengguna Skuter Listrik Mulai Tertib
Intersport World Stage 2019 bakal segera digelar akhir pekan ini.
Next post
Juara dan Finalis Hyperdrive Bakal 'Ngepot' di BSD Akhir Pekan Ini