Mobil

Honda Civic Hatchback, Si Seksi untuk Aktivitas Setiap Hari

New Honda Civic Hatchback RS

New Honda Civic Hatchback RS, tetap membawa kelemahan mendasar Honda. (Foto: Carmudi/Santo)

Jakarta – Honda pada 2017 lalu melakukan pembaharuan pada Civic, dan langsung menghadirkan tiga varian sekaligus. Ada Civic Sedan, Civic Hatchback, dan Civic Type R untuk penggila kecepatan. Kali ini, kita akan mengulas apa yang “kurang” dari Civic Hatchback, varian yang punya penampilan seksi dan sporty.

Dengan sisi buritan lebih pendek, dan spoiler yang menonjol, membuat penampilan Civic Hatchback ini kian agresif. Honda pun menyediakan Civic Hatchback tipe RS dengan beberapa aksen body kit untuk memperkuat kesan sporty. Terlebih, mesin baru 1.5 liter turbo membuat performa lebih bertenaga tanpa harus mengonsumsi bahan bakar lebih tinggi.

Honda Prospect Motor selaku agen pemegang merek menghadirkan Civic RS sebagai hatchback yang lincah dan responsif untuk mendukung mobilitas setiap hari. Handlingnya begitu lincah dan tidak limbung, salah satunya sebagai efek tidak adanya buntut bagasi yang membuatnya responsif. Anak muda pada rentang umur 20-35 tahun dapat dikatakan paling cocok dengan karakter Honda Civic Hatchback ini.

Dengan posisi duduk ergonomis, pengemudi pun dibuat nyaman untuk mengeksplorasi kelincahan Civic Hatchback. Mobil ini pun karakternya fun to drive yang cukup memikat kalangan muda untuk memacunya. Honda pun tetap memperhatikan sisi kenyamanan dalam kabin dengan merancang legroom dan head room penumpang di bagian belakang cukup lega dan nyaman untuk bepergian.

Uniknya, walaupun secara ukuran lebih pendek dari versi sedan, Honda Civic Hatchback ternyata memiliki bagasi lebih besar. Ini karena tidak ada sekat kompartemen seperti sedan sehingga kita bisa melipat kursi di baris kedua saat butuh ruang penyimpanan yang semakin luas. Makin keren lagi, kita bisa membuka pintu dan bagasi sekaligus menyalakan mesin dan AC secara otomatis memakai remote.

Kalian pasti akan semakin tergiur karena harga Civic Hatchback pasti lebih murah dibanding versi sedan. Untuk Civic Hatchback RS dijual seharga Rp 499 juta, sedangkan Civic Turbo (versi sedan) harganya Rp 533 juta on the road Jakarta. Nah kan, selisihnya Rp 34 juta dengan interior yang hampir mirip.

Civic Hatchback, Warisan Peninggalan Sejarah Era 70-an

Honda Civic generasi pertama, memakai bumper besi

Honda Civic generasi pertama, memakai bumper besi. Foto: Istimewa.

Sejak diluncurkan pada 2017 sampai akhir 2019 lalu, tercatat sebanyak 5.232 unit Honda Civic Hatchback telah terjual di Indonesia. Eksistensi Civic Hathchback ini sudah ada sejak generasi pertama yang masuk tahun 1976. Bahkan, untuk Civic Type R juga dibangun dari basis hatchback lho.

“New Honda Civic Hatchback RS memadukan ‘Heritage’ dari keluarga Civic dipadu dengan karakter varian RS yang merupakan ‘Global Sporty Icon’ dari Honda,” ucap Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor saat peluncurannya di Februari lalu.

Jika dibandingkan dengan generasi kesembilan dengan kode bodi FB, FG dan GK, terlihat sangat jauh sekali perbedaan desain di era Civic Turbo (sedan dan hatchback). Pada generasi kesepuluh ini, Honda Civic punya desain yang sangat sporty.

Dilihat dari bagian depan terdapat grill solid wing khas Honda, kemudian lekuk tegas di sisi samping, dan belakangnya yang punya banyak lekukan tajam. Bagi orang awam, lekuk tajam ini terlihat cukup menjadikannya mobil yang punya nuansa sporty.

Honda Civic Type R Limited Edition, jadi safety car official WTCR 2020

Honda Civic Type R Limited Edition, jadi safety car official WTCR 2020. Foto: Istimewa.

Civic Hatchback pun dipercantik dengan meng-upgrade ke dalam versi RS. Honda Civic Hatchback RS dikembangkan dengan konsep “Extremely Sporty Design With Innovative Silhouette”.

Aksen ini terlihat dari tampilan desainnya yang sporty, revolusioner dan advanced di setiap bagiannya. Civic Hatchback RS kini dipercantik aero kit pada bumper depan, bumper belakang, dan Side Sill Garnish di bagian samping.

Alloy Wheel berukuran 17 inchi Two-Tone dan Rear Bumper Diffuser dan Center Exhaust Pipe with Finisher membuatnya terkesan agresif dengan gaya ala Type R. Selain itu, terdapat penambahan LED Fog Lamp dan Side Position Lamp dan Rear Combi Lamp serta LED Light Bars dengan desain yang meruncing menambah kesan sporty.

Perbedaan Desain Body Kit Civic RS dan Civic Type R

Fitur keselamatan

Honda Civic hatcback dengan fitur keselamatan berlimpah. Foto/Carmudi.

Secara fisik, perbedaan antara Civic Hatchback dan Type R terdapat pada panel bodi kit berupa spoiler besar di bagian buritan. Hadirnya tiga muffler knalpot menjadi ciri khas Type R. Demikian pula di sisi depan terdapat panel airdam pada bagian bawah bumper depan untuk meningkatkan aerodinamika.

Perbedaan lainnya yaitu pada track roda yang lebih lebar, karena Type R menggunakan tambahan wide body pada bagian depan. Untuk menyelaraskan dengan lebar bagian depannya, ruang roda bagian belakang ditambahi dengan overfender. Kesan bengis pada Type R diperkuat dengan wide body pada fender depan, dilengkapi dengan louvre besar untuk membuang keluar panas pada ruang mesin.

Kelemahan Mendasar, Berbagi Ruang Penumpang dan Bagasi

Honda Civic Turbo Hatchback

Honda Civic Turbo Hatchback (HPM). Foto: Istimewa.

Kelemahan yang pasti ditemui pada Honda Civic Hatchback yaitu desain kabin masih dirasa sempit, terutama untuk kursi baris kedua. Jelas saja, karena ruangnya harus berbagi dengan bagasi di belakang. Bahkan, baris kedua ini juga digunakan sebagai ruang tambahan dengan melipat kursi apabila bagasinya kurang besar.

Wajar saja, namanya mobil hatchback hanya terdiri dari dua kompartemen yaitu kompartemen mesin dan kabin penumpang. Bila ingin supaya baris kedua lebih lega, bisa memilih Civic Turbo karena bagasinya terpisah dari kabin. Kelemahan lainnya dari Civic Hatchback yaitu area pandang yang terbatas pada pilar A dan kaca belakang.

Ini juga sering dijumpai pada mobil keluaran terbaru, dimana pilar A cukup tebal. Alasannya, pabrikan mobil berusaha merancang struktur kabin yang semakin kuat sehingga rangka di pilar A pun diperbesar. Konsekuensinya, area pandangan sedikit menyempit tidak seperti mobil era 2000-an ke bawah.

Karena ini mobil dari jenis hatchback, maka kaca belakang pun menyatu dengan pintu bagasi. Ini juga membuat jarak pandang ke belakang bagi pengemudi cukup terbatas. Terdapat penutup bagasi di belakang yang cukup mengganggu dan juga kacanya yang tidak terlalu besar.

Kemampuan Berkendara Kurang Memuaskan

Honda Civic

Honda memperkuat dominasinya di pasar mobil Hatchback di Indonesia.Foto/HPM

Hal lain yang dirasa mengganggu yaitu perpindahan gigi menjadi kurang responsif saat menggunakan fitur transmisi manual dengan paddle shift. Berbanding terbalik dengan mode otomatis, untuk mencapai putaran mesin atas malah terasa lebih sulit.

Bukan itu saja, ternyata pengendalian yang sangat baik dan Lincah dari Civic Hatchback harus dibayar dengan suspensinya yang menjadi terasa sedikit keras. Suspensi ini dirancang supaya mobil tidak limbung dan berayun-ayun saat dipacu pada kecepatan tinggi.

Built Quality Civic Hatchback

Honda Civic Hatchback 2019

Honda Civic Hatchback 2019

Honda yang sekarang bukanlah Honda yang dulu, sekalipun desainnya mewah dan fitur berlimpah tapi soal built quality jelas berbeda. Hal ini sering dijumpai pada mobil-mobil terbaru keluaran Honda, dimana pembeli kerap mengeluhkan built quality atau kualitas material kurang bagus.

Misalnya saja, aksesoris interior mudah lepas, mesin kadang bermasalah, hingga penggunaan material yang sangat buruk. Pengalaman kami, mengendarai Brio atau CR-V rasanya mirip-mirip saat lewat jalanan kurang mulus. Sense of ‘Gemblodak’, tetap muncul sebagai efek material plat yang tipis dan peredaman kurang bisa meminimalisir dengan baik efek gemuruh dari roda saat berayun menginjak kerikil di jalanan kasar.

Sebagai contoh saja, mobil era 90-an seperti Accord Maestro saat menginjak lubang jalanan suaranya bisa ‘bug..bug..’ yang tidak berlebihan di dalam kabin. Kondisi serupa juga kami rasakan saat menaiki Honda City GD8, dimana peredaman kabin juga cukup bagus dan built quality masih terasa kokoh.

Sedangkan mobil Honda sekarang malah muncul suara ‘duk..duk..duk..’ cukup keras saat melewati lubang dan jalanan bergelombang, yang membuat sedikit kurang nyaman. Getaran bahkan terasa sampai pilar A saat membentur lubang yang sedikit dalam, hal serupa jarang dirasakan pada Honda keluaran lawas.

Hal inilah yang terkadang menjadi alasan bagi sebagian orang enggan membeli Honda Civic. Dengan harga nyaris Rp500 jutaan, material dan kualitas yang diberikan jelas sangat buruk bagi sebuah mobil. Buat apa keluar uang banyak hanya beli desain, tapi daya tahan materialnya kurang kokoh untuk waktu lama.

Hiasan Ventilasi di Body Kit

Honda Civic Hatchback

Honda Civic Hatchback

Sesuai namanya, Honda yang ada embel-embel RS, pasti dilengkapi body kit yang sporty, demikian juga Civic Hatchback. Mobil ini juga punya sejumlah body kit yang dilengkapi aksen ventilasi. Tapi jangan harap air dam ini sama seperti milik Type R, karena cuma aksen saja.

Ventilasi yang ada di bemper tersebut pada kenyataannya tak berguna untuk menangkap udara maupun perangkat aerodinamika. Jadi, aksen ventilasi udara tambahan semata-mata untuk tujuan penunjang ketampanan eksterior saja.

Kesimpulan

Honda Civic Hatchback Facelift desainnya mirip Civic Type R dengan knalpot di tengah (Foto: Paultan)

Dengan harga nyaris setengah miliar rupiah, Civic Hatchback RS menawarkan desain yang sporty, agresif, tangguh, dan kemampuan berkendara yang lincah. Mobil ini karakernya fun to drive dan begitu cocok bagi kalangan usia 20 sampai 35 tahun yang masih doyan mengeksplorasi performa kendaraan.

Civic RS punya mesin yang irit, responsif, dan bertenaga bahkan minim turbo lag sehingga cocok untuk mobil harian. Bagasinya juga fleksibel karena bisa diperbesar dengan melipat kursi baris kedua. Nah disinilah kelemahannya, membuat ruang di baris kedua tidak seluas Civic Sedan.

Kelemahan yang ada pada Civic Hatchback untungnya masih bisa sedikit ditoleransi, karena bukan pada sektor performa tapi lebih ke built quality. Kita harus maklum karena sekarang ini rata-rata produsen mobil berusaha menekan cost produksi sehingga berdampak pada kualitas bahan dan pemilihan material plat yang tidak setebal atau sekokoh mobil era 2010 ke bawah.

Soal desain pun demikian, semestinya varian RS ini bisa sekalian dibuat seperti Civic Type R versi terjangkau. Sudah pakai body kit tapi ternyata tanggung, karena panel-panel ventilasinya hanya aksen pemanis.

Padahal, bila dibuat sesuai ventilasi sebenarnya malah membuat Civic RS terkesan agresif. Walaupun memang, tidak banyak meningkatkan performa atau sisi aerodinamika karena fungsinya juga untuk mobil harian.

Penulis: Yongki

Editor: Lesmana

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts