Berita

Kemacetan Jakarta Parah, Ini Upaya Polda untuk Mengatasinya

Jakarta — Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Usman Latif menyampaikan beberapa upaya untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.

Hal ini diantisipasi Polda menyusul kondisi  perkantoran yang sudah banyak menerapkan kembali work from office (WFO) kembali serta sekolah yang memberlakukan pembelajaran tatap muka 100 persen di Jakarta.

kemacetan jakarta

Kemacetan Jakarta semakin parah menyusul kegiatan masyarakat yang normal kembali pascapandemi. (Foto: Ilustrasi)

“Adapun upaya yang kami lakukan untuk atasi masalah ini adalah mengatur arus sedemikian rupa, khususnya di pagi dan siang hari, dengan melakukan rekayasa lalu lintas pertama, yakni contra flow atau pengalihan arus jalan,” ujar Latif sebagaimana Carmudi kutip dari situs web NTMC, Kamis (22/9/2022).

Imbasnya, sebagian wilayah akan diberlakukan penutupan arus lalu lintas.

Selain itu, beberapa ruas jalan juga diterapkan sistem ganjil genap.

Sayangnya, Latif mengakui cara ini belum dapat mengatasi macet di Jakarta.

“Ini memang belum bisa sepenuhnya mengatasi masalah macet di kawasan Jakarta. Namun, setidaknya ada usaha sedikit yang bisa kita lakukan,” ucapnya.

Upaya ini pun, lanjut Latif, perlu kerja sama dengan pemangku kebijakan lainnya untuk misalnya mengatur jam pelaksanaan kegiatan.

“Soal ini sudah dibahas dan masih bergulir. Selain pengkajian, semua elemen masyarakat perlu bersama-sama berupaya memecahkan masalah tersebut. Ini mungkin yang tengah digodok stakeholder lainnya,” terang Latif.

Ajak Naik Transportasi Umum untuk Atasi Kemacetan Jakarta

Transportasi umum TJ

Masyarakat Jakarta diimbau untuk naik transportasi umum. (Foto: Transjakarta)

Latif mengatakan pihaknya juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum yang ada di kawasan Jakarta.

“Kami melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk mengajak mereka naik transportasi umum. Kami harapkan ini bisa mengatasi macet di Jakarta,” harap Latif.

Di sisi lain, Latif turut menyampaikan sudah ada aturan terkait dengan Dinas Perhubungan mengenai jalur sepeda yang saat ini banyak digunakan sebagai tempat parkir.

“Tentunya, aturan-aturan ini sudah ada. Kami telah berkomitmen dengan Dinas Perhubungan bahwa kami akan mengingatkan dan menertibkan masyarakat,” tutup Latif.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Nadya Andari

Memulai karir sebagai Content Writer di Carmudi Indonesia sejak awal tahun 2019. Lulusan Desain Komunikasi Visual yang suka sekali menulis, seperti cerpen, artikel, dan sebagainya.
Follow Me:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

/