Home » Berita » Kemenhub Bicara Sertifikasi Registrasi Uji Tipe Kendaraan, Ini Wujud Dukungan Isuzu

Kemenhub Bicara Sertifikasi Registrasi Uji Tipe Kendaraan, Ini Wujud Dukungan Isuzu

Isuzu bersama Kemenhub
Isuzu bersama Kemenhub. (Foto: Carmudi/Dimas)

Jakarta – Bekerjasama dengan Isuzu sosialisasi mengenai Sertifikat Uji Tipe (SUT) atau Sertifikasi Uji Tipe Kendaraan Bermotor (SRUT) dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, Selasa (21/5). Program SRUT yang notabene memang merupakan bagian dari sistem transportasi nasional dianggap perlu dikembangkan potensi dan juga peranannya. SRUT diharapkan mampu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas dan Angkutan Jalan.

“Registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor ini sebenarnya sudah tercantum di dalam peraturan pemerintah RI No. 55 tahun 2012 Tentang Kendaraan,” ujar Dewa Purnacandra selaku Kasubdit Uji Tipe Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Merujuk pada peraturan ini, Dewa pun menyampaikan Uji Tipe kendaraan bermotor memiliki definisi pengujian yang dilakukan terhadap fisik atau penelitian terhadap rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor, kereta gandengan atau kereta tempelan sebelum kendaraan bermotor dibuat atau dirakit, diimpor secara masal serta kendraan bermotor yang dimodifikasi.

Isuzu sebagai salah satu produsen kendaraan niaga berat berkomitmen untuk mendukung program Uji Tipe Kemenhub ini. Isuzu melalui General Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan seluruh produk-produk sudah bersertifikasi Uji Tipe. Begitupun dengan kendaraan yang menggunakan aplikasi atau body yang dibuat oleh karoseri.

New Isuzu Giga mampu menanggung beban 32,7 sampai 46,1 ton

“Dimulai dari tahun 2015 Isuzu memiliki program sertifikasi karoseri. Di mana saat ini Isuzu telah melakukan sertifikasi terhadap 41 karoseri sesuai dengan standar Isuzu dengan jumlah 275 SKRB (Surat Keputusan Rancang Bangun), sehingga pelanggan bisa mendapatkan banyak pilihan aplikasi bodi dari karoseri-karoseri terpilih dengan kualitas terjaga dan tertib administrasi,” papar Attias.

Menurutnya, Isuzu tentu akan terus menjalankan program sertifikasi karoseri dan terus berupaya mengembangkan kerja sama dengan karoseri-karoseri di Indonesia. (dms)

Previous post
Mudik Lebaran Pakai Mobil Bekas? Kenapa Tidak
Honda Monkey AHM
Next post
Honda Monkey, Kapan Dijual Secara Resmi Oleh AHM?