Home » Berita » Kemungkinan Harga Outlander PHEV Bisa Lebih Murah

Kemungkinan Harga Outlander PHEV Bisa Lebih Murah

Jakarta – Perpres No. 55 tahun 2019 yang telah diterbitkan pemerintah terkait kendaraan listrik disambut baik oleh pabrikan otomotif Tanah Air. Ini artinya keseriusan pemerintah dalam mengambil ancang-ancang untuk penyempurnaan infrastruktur akan segera dijalankan.

Bahkan sebagian “pelaku” di industri otomotif di Indonesia sudah mempunyai produk andalan untuk mobil listrik. Salah satunya Mitsubishi yang sudah mempunyai mobil listrik untuk pasar Indonesia yaitu Outlander PHEV.

Mobil listrik yang bermain di segmen SUV ini sudah mulai di jual Agustus 2019 dan sudah ada yang melakukan pemesanan. Sayangnya pihak Mitsubsihi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) masih menutup kran informasi lebih detail terkait hal itu.

Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI Irwan Kuncoro mengungkapkan kalau pihaknya akan mulai melakukan penjualan resmi saat November mendatang. Menurutnya Outlander PHEV bukan produk yang ditujukan untuk mendulang penjualan line up Mitsubishi.

Wajar saja bila Outlander PHEV tidak ditargetkan angka pejualan, pasalnya mobil ini dibanderol Rp1,289 miliar. Masyarakat perlu edukasi dan sosialisasi terkait harga dan teknologi mobil ini.

Sangat berbeda dengan mobil konvensional yang semua sudah tahu, bahkan after sales-nya sudah sangat jelas. Pertanyaan berikutnya, apakah mobil ini akan laku? Butuh waktu untuk hal ini, karena meskipun Perpres no.55 sudah diterbitkan, namun yang menyangkut infrastruktur masih belum jelas.

Insentif Tekan Harga Mobil Lebih Murah

Mitsubishi Outlander PHEV bisa menjadi lebih murah bila pemerintah memberikan insentif untuk produsen. Namun ini masih abu-abu belum ada petunjuk teknis yang mengarah kesana.

Bahkan stakeholder yang terkait dengan aturan ini saling menunggu, meskipun Perpres no.55/2019 sudah keluar. Seharusnya Perpres ini dibarengi aturan “turunan” yang sedianya memudahkan para produsen mulai bergerak, bukannya sepotong-sepotong.

Meskipun begitu pihak MMKSI menginformasikan kepada konsumen kalau bagi yang tertarik membeli Outlander PHEV ada kemungkinan harga yang sudah diumumkan menjadi turun. Ini membuat beberapa konsumen memutuskan menunda pembelian sampai menunggu kejelasan harga Outlander PHEV turun harga. Pekerjaan rumah selanjutnya adalah menyiapkan infrastrutur sebanyak mungkin yang saling terintegrasi.

Penulis: Dony

Editor: Lesmana

Previous post
Hore, Sebentar Lagi Harga Mobil Listrik Murah
Next post
Mirip Smartphone, Isi Baterai DFSK Glory E3 Cuma 30 Menit Nyaris Penuh