Tips dan Trik

Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Mobil Berdecit

Bunyi berdecit pada roda kendaraan mobil harus diwaspadai oleh setiap pemilik mobilnya. Carmudian mungkin ada yang belum tahu penyebab adanya bunyi tersebut pada roda mobilnya. Carmudi telah rangkum beberapa penyebab roda mobil berdecit.

Jika ada bunyi berdecit pada mobil Carmudian, bisa menjadi sinyal bahwa mobilnya memiliki masalah seperti kerusakan baik pada komponen luar maupun dalamnya.

Ilustrasi roda ban mobil. (Foto: Ilustrasi)

Misal, Carmudian mendengar bunyi berdecit pada roda belakang mobil saat ingin berbelok atau berkendara di jalan yang lurus. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, antara lain kampas rem kotor, angin ban kurang, dan sebagainya.

Di sisi lain, bunyi berdecit pada roda mobil yang baru dihidupkan bisa disebabkan oleh belt (sabuk) mobilnya. Belt ini berfungsi sebagai pemutar komponen di mesin mobil, seperti pompa oli, water pump, kompresor AC, kipas pending radiator, dan lainnya.

Umur belt mobil dinilai cukup singkat karena komponen-komponen pada belt ini bekerja secara terus-menerus mulai dari mesin dihidupkan sampai dimatikan.

Letak dari komponen yang terhubung dengan pulley mesin ini juga cukup terbuka. Komponen tersebut seringkali terkena lumpur, cipratan air, kerikil hingga menyebabkan bunyi berdecit pada roda mobilnya.

Penyebab Roda Mobil Berdecit

mobil eksotis

Penyebab roda ban mobil berdecit. (Foto: IMCDb)

Berikut ini adalah beberapa penyebab roda mobil berdecit sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.

Kampas Rem Kotor

Penyebab pertama adalah kampas rem mobil kotor. Hal ini disebabkan desain jenis rem cakram mobilnya terbuka, sehingga semua jenis kotoran dari luar akan masuk ke kampas rem. Kampas rem tersebut bisa berdebu maupun berkerak.

Jika kampas remnya sudah kotor, dapat menimbulkan bunyi pada roda mobil saat rem diinjak, atau terdengar seperti suara ‘cit-cit’.

Carmudian disarankan segera melakukan pembersihan pada kampas remnya agar kotoran yang menempel hilang serta meminimalisir gesekan antara kotoran tersebut dengan pinggiran rem yang berputar.

Pengecekan secara rutin atau berkala pun perlu dilakukan oleh setiap pengguna mobil. Jika tidak, bisa membuat rem mobil tidak mumpuni hingga menyebabkan kecelakaan di tengah jalan.

Sudut Roda Mobil Tak Seimbang

Penyebab selanjutnya yaitu sudut roda mobil yang tidak seimbang. Sudut roda mobil seperti caster, chamber, toe-in/toe-out yang sudah di-set dengan pas ketika mobil masih di pabrik.

Sudut roda ini bisa bergeser jika mobil sering digunakan hingga menyebabkan perubahan pada sudut belok mobil. Tak heran jika akan terdengar bunyi cit-cit pada roda mobilnya akibat adanya gesekan antara ban dan aspal yang lebih besar dari biasanya.

Sudut roda mobil yang tidak sesuai pun juga bisa mengakibatkan angin ban mobilnya habis. Sebaiknya, pengguna mobil rutin melakukan pengecekan angin pada ban mobilnya, serta memperhatikan kesesuaian ukuran ban saat menggantinya.

Per daun kering

Per daun merupakan pegas berbentuk lempengan panjang seperti daun pandan. Per ini biasanya terletak di di roda mobil dan memiliki kekuatan yang sangat besar.

Maka, tidak heran jika per daun hanya ditemui di kendaraan-kendaraan besar seperti truk ataupun mobil niaga. Pada mobil keluaran di bawah tahun 1990, beberapa mobilnya juga masih ada yang pakai per daun.

Semakin besar bobot mobil, per daun akan semakin banyak. Jika mobil Carmudian termasuk jenis mobil niaga, maka bunyi cit-cit pada roda mobilnya dapat disebabkan per daun kering akibat kurang pelumas.

Tekanan Angin Ban Kurang

cara berkendara

Tekanan angin ban mobil harus selalu diperhatikan. (Foto: Ilustrasi)

Seperti sudah yang disarankan sebelumnya, Carmudian harus rutin melakukan pengecekan angin pada ban mobilnya. Tekanan angin pada ban mobil yang tidak sesuai bisa menjadi sumber adanya bunyi decitan pada roda mobil ini, serta besar gesekan antara permukaan bannya dengan aspal.

Pada umumnya, tekanan angin ban mobil yang ideal ada di rentang 29 sampai 33 Psi untuk jenis sedan, sedangkan untuk mobil penumpang atau keluarga, berada di rentang 34 hingga 36 Psi.

Jika Carmudian mendengar suara decit pada mobil, setel terlebih dahulu tekanan angin ban yang sesuai standar.

Masalah bunyi decit pada roda mobil juga bisa diakibatkan oleh compound ban yang terlalu lunak. Compound ban lunak memang yang dibutuhkan mobil karena daya cengkeramnya ke aspal semakin baik.

Namun, compound ban yang lunak dapat berisiko lebih cepat terkikis hingga menimbulkan friksi yang besar antara ban dan aspal jalan. Jadi, alangkah baiknya model compound ban hanya dipakai di kondisi jalanan yang basah.

Di sisi lain, ada beberapa penyebab adanya bunyi berdecit saat mobil berbelok.

Memiliki Suspensi MacPherson

kondisi mobil

Ilustrasi suspensi mobil. (Foto: Ilustrasi)

Mobil dengan suspensi MacPherson dinilai memiliki salah satu kelemahan, yaitu terdengar bunyi tek-tek saat mobil berbelok. Hal ini dikarenakan mobilnya dengan suspensi tersebut hanya memiliki satu buah arm, jadi saat mobil sedang berbelok, bentuk sudut camber juga berubah.

Kurang Menggunakan Sudut yang Tepat

Selain itu, sudut yang kurang tepat pada roda mobil juga bisa membuat bunyi cit-cit pada mobil ini saat berbelok. Masalah sudut roda mobil yang kurang tepat pada kemudi biasanya disebut dengan spooring.

Hal ini dapat disebabkan oleh toe-in yang kurang tepat atau rolling camber. Namun, sebaiknya Carmudian harus memahami asal bunyi dan gejalanya terlebih dahulu.

Untuk mengetahui penyebabnya secara lebih jelas dan detail, Carmudian bisa minta periksakan mobilnya di bengkel terdekat serta terpercaya.

Cara Mengatasi Mobil Berdecit

Cara ban mobil tidak selip di jalan licin

Cara mengatasi mobil berdecit. (Foto: Pakwheels)

Untuk mengatasi mobil yang mengeluarkan bunyi berdecit, ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini yang perlu diketahui oleh Carmudian sebagai berikut.

Menyiram dengan Air Sabun

Solusi pertama untuk meredam bunyi berdecit pada mobil adalah menggunakan bahan-bahan sederhana yang ada di rumah.

Carmudian dapat membersihkan belt mobil dengan cara menyemprotkan campuran air dan sabun. Ini merupakan solusi yang cepat untuk menghilangkan bunyi decitan pada mobil, tapi sayangnya tidak akan bertahan lama.

Namun, cara tersebut bisa mengurangi suara berdecit yang mengganggu pada mobil dalam waktu cepat dan pastinya sangat dibutuhkan saat Carmudian harus menggunakan mobilnya untuk sehari-hari.

Dilumuri Grease atau Gemuk Pelumas

Cara kedua yaitu dilumuri dengan grease (gemuk pelumas) pada belt atau pulley yang menimbulkan bunyi decitan pada mobil. Dengan menggunakan grease ini, kinerja belt ataupun pulley bisa lebih baik.

Namun Carmudian harus berhati-hati saat mengoleskan grease. Jika terlalu banyak, keduanya dapat menyebabkan selip atau suara cit-citnya semakin berisik.

Jika Carmudian tidak memiliki grease, dapat menggunakan batangan lilin yang pastinya mudah didapat dimana pun. Lilin tersebut sudah harus digerus terlebih dahulu. Sebaiknya, lilin ini digerus sampai sehalus mungkin.

Menggunakan Cairan Pembersih Khusus

Cara terakhir untuk mengatasi maslaah bunyi berdecit pada mobil yakni menggunakan cairan khusus pembersih belt. Carmudian bisa mendapatkan cairan tersebut di toko aksesoris otomotif terdekat. Untuk menggunakannya, cukup mudah.

Carmudian hanya perlu menyemprotkan cairan pembersihnya ke komponen yang mengeluarkan bunyi berdecit. Tetapi harus diketahui juga, jangan terlalu banyak menyemprotkan cairan ini kalau tidak ingin ban mobil jadi selip.

Baca Juga:

Penulis: Nadya Andari

Editor: Dimas

Nadya Andari

Memulai karir sebagai Content Writer di Carmudi Indonesia sejak awal tahun 2019. Lulusan Desain Komunikasi Visual yang suka sekali menulis, seperti cerpen, artikel, dan sebagainya.
Follow Me:

Related Posts