Home » Berita » Kijang Innova Ambulans Pemberian TMMIN Meluncur ke Pemerintah Kota Bekasi

Kijang Innova Ambulans Pemberian TMMIN Meluncur ke Pemerintah Kota Bekasi

TMMIN berikan bantuan 1 unit kijang innova ambulans ke pemkot bekasi

Bekasi – Toyota Indonesia kembali memberikan bantuan di mana kali ini berupa 1 unit Kijang Innova Ambulans yang disertai 3.000 masker kepada Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat. Penyerahan diberikan Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kepada Rahmat Effendi, Walikota Bekasi secara langsung, Kamis (16/7/2020).

“Kami sampaikan kepada semua pihak yang terdampak Covid-19. Serta penghargaan tinggi kepada tenaga medis dan pemerintah yang sudah menjadi garda terdepan. Semoga bantuan berupa Kijang Innova Ambulans dan masker ini bisa membantu mobilisasi penanganan pandemi ini,” kata Bob Azam kepada media.

Ambulans yang diberikan ini merupakan bagian dari total 17 unit Kijang Innova Ambulans yang didonasikan ke berbagai kalangan. Selain Pemkot Bekasi, Kijang Innova Ambulans sudah diberikan kepada beberapa instansi seperti PMI, Kementerian Kesehatan, Pemprov DKI Jakarta, Pemkab Karawang, dan Pondok Pesantren.

Hingga kini, bantuan yang sudah diberikan mencapai 108 ribu alat pelindung diri, 37 ribu masker, dan bantuan bahan pokok. Selain itu ada juga kebutuhan kebersihan diri seperti hand sanitizer, masker kain, sabun cuci tangan, antiseptik, dan alat pencuci tangan portabel.

TMMIN juga menjalin kerja sama dengan Universitas Indonesia dan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk pengembangan APD seperti hazmat, kacamata medis, valve mask, face shield, dan flocked swab.

Pabrik TMMIN Sempat Ditutup

TMMIN sempat menghentikan produksi mobil di pabrik Sunter, Jakarta Utara dan Karawang, Jawa Barat selama dua pekan terhitung sejak 13 April 2020. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian Toyota Indonesia terhadap keselamatan dan kesehatan karyawan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Pada 27 April 2020 pabrik kembali beroperasi dengan pengaturan 1 sif, untuk memenuhi layanan dan komitmen ekspor. Pengoperasian pabrik sudah mendapat izin dari Kementerian Perindustrian setelah mempertimbangkan faktor-faktor komprehensif seperti stok untuk pasar sudah tercukupi dan libur Idul Fitri.

TMMIN kembali melakukan penghentian sementara kegiatan operasional produksi. TMMIN menetapkan aktivitas produksi berhenti mulai 11 Mei sampai 1 Juni 2020.

“Selanjutnya, sambil berjalan, kami akan terus memantau perkembangan situasi termasuk pembaruan tentang kondisi pasokan dan permintaan pelanggan,” kata Bob Azam.

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Baca Juga:

GAIKINDO Beri Alasan Batalkan Pameran Otomotif GIIAS Surabaya

uji coba tilang elektronik
Previous post
Hati-Hati, Pekan Depan Tilang Elektonik Kembali Berlaku
Pajero Sport
Next post
Mengenal Kekurangan dan Tips Membeli Pajero Sport Bekas