Home » Berita » Komunitas Pengguna Mobil Altis Kampanyekan Bahaya Jalan Lambat di Lajur Kanan

Komunitas Pengguna Mobil Altis Kampanyekan Bahaya Jalan Lambat di Lajur Kanan

Kampanye ALTIC yang bertajuk “Left Lane Campaign” (Foto: Dok ALTIC)

Jakarta – Jalan bebas hambatan atau lebih dikenal dengan jalan tol bukan tempat untuk kebut-kebutan. Meski pengemudi di tuntut untuk mengendarai kendaraannya minimal 60 kilometer perjam hingga maksimal 100 kilo meter per jam.

Selain itu jalan tol memiliki banyak rambu atau aturan yang harus ditaati oleh pengendara. Bila tidak maka risiko terjadinya kecelakaan sangat tinggi sekali.

Salah satu aturan yang sering sekali dilanggar oleh pengguna jalan tol adalah mengendarai mobil di lajur paling kanan dengan kecepatan rendah. Padahal rambu-rambu yang ada di tol sudah sangat jelas bila lajur kanan digunakan hanya untuk mobil yang ingin mendahului kendaraan di depannya.

Hal ini membuat Altis Indonesia Community (ALTIC) tergerak hatinya untuk melakukan kegiatan kampanye. Sekaligus sosialisasi mengenai lajur kiri tol diperuntukkan bagi kendaraan yang berjalan lambat.

Kegiatan kampanye ini merupakan bagian dari program ALTIC Well Behaved Driver. Kampanye yang bertajuk “Left Lane Campaign” itu dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan touring ALTIC ke Guci, Tegal di Jawa Tangah pada 5–6 Mei 2018. Kampanye diikuti oleh 75 member dan 55 mobil.

“ALTIC sebagai anggota Toyota Owner Club, berinisiatif untuk melakukan kampanye ini. Minimnya kesadaran pengguna jalan Tol akan pemanfaatan lajur kiri memiliki efek besar seperti efisiensi waktu, bahan bakar dan bahkan bisa mengancam keselamatan. Bahkan nyawa pengendara” ungkap Chairul Fahry, Ketua Umum ALTIC dalam keterangan resminya (11/5).

Kampanye yang bertajuk “Left Lane Campaign” (Foto: Dok ALTIC)

Kegiatan kampanye lajur kiri tol ini diisi dengan membentangkan spanduk, pembagian flyer serta souvenir parfum gantung mobil bertuliskan “Gunakan Lajur Kiri Jalan Tol” di beberapa rest area jalan tol. Tempat tersebut sengaja dipilih supaya bisa langsung dilihat oleh pengendara mobil yang tengah beristirahat.

Diharapkan himbauan gunakan lajur kiri jalan tol bisa melekat di pikiran pengemudi dan mengaplikasikannya ketika kembali berkendara di jalan tol. Dalam menjalankan kampanye ini ALTIC bekerjasama dengan Motor Vehicle Safety of Indonesia (MSI).

“Besar harapan kami bisa membantu para stake holder sesuai dengan Peraturan Pemerintah tahun 2005. Mengenai penggunaan jalan tol secara aman, nyaman dan selalu mengutamakan keselamatan berkendara. Dengan semangat Let’s Go Beyond, kami harapkan ada perubahan kebiasaan masyarakat dalam berkendara khususnya di jalan tol. Kampanye sederhana persembahan kami untuk perubahan besar dalam keselamatan berkendara” ujar Chairul.

Peraturan Pemerintah

Berdasarkan peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 15 tahun 2005 tentang jalan tol, pasal 1 ayat 2 berisi Jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian dari sistem jaringan dan sebagai jalan nasional yang penggunaannya di wajibkan membayar tol.

Altis Indonesia Community (ALTIC) (Foto: Dok ALTIC)

Di dalam peraturan tersebut juga memberikan arahan bagi pengendara mobil yang melaju dengan cepat harus mengunakan jalur kanan untuk mendahului.

Hal itu tertuang di pasal 41 ayat 1b yang berisi, “Lajur lalu lintas sebelah kanan hanya diperuntukkan bagi kendaraan yang bergerak lebih cepat dari kendaraan yang berada pada lajur sebelah kirinya. Sesuai dengan batas-batas kecepatan yang ditetapkan.” (dol)

Test Drive Isuzu Traga
Previous post
Beda dengan Versi Indonesia, Isuzu Traga untuk Ekspor Pakai Standar EURO 4
Next post
Larangan Mengemudi Dicabut, Perempuan Arab Saudi Wajib Punya SIM Lokal