Home » Berita » Konsumsi BBM All New Ertiga Bisa Tembus 27,72 Km/Liter

Konsumsi BBM All New Ertiga Bisa Tembus 27,72 Km/Liter

Jakarta – Suzuki All New Ertiga tidak hanya menawarkan kesegaran bentuk terbarunya yang secara total dari depan hingga belakang memang tampak beda dibanding dengan generasi sebelumnya. Bagian interior pun tak luput dari sentuhan-sentuhan mewah menjadikan mobil Low MPV ini cukup menarik perhatian masyarakat di Tanah Air.

Buktinya, sejak meluncur April 2018 lalu, sampai saat ini Ertiga baru sudah kantongi 6.772 pesanan (SPK). Tapi apa sebatas itu saja godaan All New Ertiga? Enggak! Di sektor konsumsi bahan bakar Ertiga terbaru juga lebih efisien.

Ini dibuktikan setelah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggelar “Liga Irit” di acara media test drive yang berlangsung di Bali, 25-27 Juni 2018.

“Liga Irit” All New Ertiga digelar pada hari kedua, Selasa (26/6/2018). 10 unit mobil dilibatkan dengan menempuh rute berjarak 120 km. Sebelum berangkat, tangki bahan bakar di isi penuh kemudian disegel panitia.

Mengambil start di depan hotel Elvita di daerah Ubud, rombongan kemudian bergerak menuju daerah Karangasem, tepatnya ke Taman Ujung Soekasada.

Usai menggelar aktivitas lomba memuat barang ke bagasi Ertiga, perjalanan berlanjut menuju restoran Seasalt di Hotel Alila untuk makan siang. Dari sini baru peserta menuju etape akhir di Hidden Paradise Amed Beach, Karangasem.

Untuk mencapai lokasi akhir, peserta adu irit dihadapkan pada tantangan jalan yang benar-benar menguji keterampilan mengemudi peserta. Tanjakan serta kelokan ekstrim dengan kontur jalan kecil bergelombang adalah momok menakutkan bagi peserta menjaga keiritan All New Ertiga yang digunakan.

Oh iya, jangan berpikir karena ini lomba adu irit, maka banyak peserta yang mencoba untuk melakukan trik-trik seperti mematikan pendingin udara.

Tombol pengatur AC yang ada di depan dan belakang, semua sudah disegel dalam kondisi menyala. Artinya, lomba irit ini berlangsung dengan kondisi mobil berjalan normal.

Platform Heartect Bikin Lebih Irit 3,3% dari Generasi Sebelumnya

Liga Irit
Peserta liga irit Suzuki All New Ertiga menempuh perjalanan sejauh 120 km (Dok : Suzuki)

Setelah tiba di check point terakhir, segel penutup tangki bahan bakar pun dibuka untuk dilakukan penghitungan konsumsi BBM sistem full to full. Setiap kendaraan kembali di isi bahan bakar sampai penuh kemudian dihitung berapa jumlah liter yang dimasukkan selanjutnya dibagi dengan total jarak perjalanan.

Hasilnya cukup mencengangkan, karena rata-rata peserta mencatat angka konsumsi BBM 20 km/liter, baik yang bertransmisi manual maupun yang otomatis.

Menanggapi hasil adu irit tersebut, Harold Donnel, Product Development & Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaku cukup takjub.

“Awalnya saya berpikir dengan kondisi rute seperti yang kita lewati, akan sulit mencapai angka konsumsi BBM seperti itu. Kenyataannya semua teman-teman bisa mencapai angka yang cukup baik,” ungkapnya bangga.

Ini menurutnya adalah bukti nyata dari aplikasi platform baru Suzuki bernama Heartect di All New Ertiga. Platform ini membuat rangka mobil menjadi lebih rigid dan lebih ringan. Suzuki sendiri mengkalim bobot Ertiga baru terpangkas hingga 15 persen dibanding generasi sebelumnya.

“Bobot lebih ringan sampai 15 persen dipadu mesin K15B yang sudah mendapat pembaruan setingan gear ratio, memang menjadikan Ertiga lebih irit sekitar 3,3 persen,” jelasnya.

Hasil akhir uji irit yang dilakukan para media dengan cara yang diterapkan SIS paling efisien tercatat 27,72 km/liter untuk transmisi manual dan 25,98 km/liter untuk transmisi otomatis. Bisa jadi angka ini membuat para kompetitor untuk mengubah strategi, pasalnya tak hanya model dan harga yang menjadi pilihan konsumen.

Terlepas dari hal di atas, pastinya kemampuan pengemudi dalam hal berkendara pasti menjadi hal yang penting. Hasil di atas bukan menjadi acuan untuk harus memilih. (dol)

 

Previous post
Ini Kehebatan Calon Pembunuh Ferrari 812 Superfast dari Aston Martin Resmi Mengaspal
Toyota Rush.
Next post
Masuk Afrika Selatan, Harga Toyota Rush Lebih Mahal dari Indonesia