Berita Event Mobil Sumber informasi

Konsumsi Suzuki Ertiga Diesel Hybrid 22,6 kpl

Jakarta – Saat acara test drive dengan media, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim kalau Ertiga Diesel Hybrid lebih irit bahan bakar.

Dengan catatan bahan bakar yang digunakan yang direkomendasikan adalah solar Pertamina Dex.
Keiritan yang diklaim pihak SIS telah melalui serangkaian pengujian sebelum dipasarkan ke konsumen yaitu 22,6 kpl.

“Kita melakukan serangkaian pengujian menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan hitungan teknis. Pengujian ini dilakukan Januari lalu menggunakan kendaraan sama yang akan dipasarkan kepada konsumen,” ujar Head of Brand Development and Marketing Research 4W SIS Harold Donnel, disela-sela test drive, Selasa (7/2).

Sebagai informasi, Ertiga diesel hybrid menggunakan mesin 1.300 cc DOHC dan teknologi Diesel Direct Injection System (DDiS). Dikawinkan dengan transmisi manual lima percepatan yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 89 PS dan torsi 200 Nm. Bila dibandingkan dengan versi bensin torsinya jauh lebih besar.

Dukungan Fitur ISG Jadi Lebih Irit

Meskipun dilakukan secara teknis, pengujian yang dilakukan BPPT cukup lengkap. Dalam hal ini internal SIS juga melakukan pengujian internal, yang mencatat hasil angka lebih tinggi.

“Pengujuan yang kita lakukan hasilnya lebih tinggi, sekitar 26 kpl. Namun itu relatif dan teknis, artinya pengujian di jalan kita lakukan sesuai prosedur tes efesiensi, mulai dari menjaga kecepatan, rpm, dan lainnya,” tambah Harold.

Ertiga

Wartawan Carmudi Indonesia mencoba keiritan Ertiga Diesel hybrid. Foto/Carmudi Indonesia/Bag.

Keiritan Suzuki Ertiga diesel Hybrid juga banyak didukung dengan beberapa fitur canggih yang dibenamkan Suzuki. Diantaranya fitur Integrated Starter Generator (ISG), dengan dua fungsi berbeda.

Pertama sebagai generator untuk menangkap dan menyimpan energi ke baterai. Yang kedua sebagai motor yang memberikan tambahan daya ke mesin saat akselerasi.

Mobil ini merupakan satu-satunya generasi MPV murah yang menggunakan mesin hybrid.

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts