Berita

Konyol, Negara Ini Melarang Mobil Balap Pakai Knalpot Berisik

Mengendarai mobil kencang tanpa suara knalpot racing yang meraung-raung pasti terasa hambar. Entah apa rasanya menyetir mobil balap dengan suara halus layaknya motor matik, seperti peraturan yang ditetapkan di Swedia.

Negeri Skandinavia itu memiliki peraturan yang pasti membuat para penggila mobil kencang geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, di Swedia ada batasan tentang kebisingan suara dari kendaraan, termasuk untuk mobil balap di sirkuit.

Kasus terbaru adalah pada kejuaraan Swedish Time Attack Championship yang melibatkan sebuah mobil balap Nissan GT-R. Dalam sesi kualifikasi, si ‘Godzilla’ berhasil lolos dan berhak masuk ke putaran final. Namun sayangnya, tingkat desibel suara yang dimuntahkan knalpot racing mobil, tidak lulus dari batasan peraturan yang ditetapkan panitia.

Mobil kencang, tapi knalpot beli di supermarket

Mobil kencang, tapi knalpot beli di supermarket

Alhasil tim balap itu pun harus menemukan cara untuk meredam suara mobil dalam waktu singkat. Mereka bernisiatif pergi ke sebuah supermarket untuk mencari silencer knalpot alternatif. Tim berhasil menemukan knalpot yang sesuai, meski membuat tampilan mobil jadi terihat aneh. Seperti memakai knalpot takeyari ala mobil Bosozoku di Jepang atau knalpot ala truk tronton. Ada-ada saja.

“Peraturan tentang kebisingan adalah masalah besar di Swedia, jangan salahkan kami untuk mengambil tindakan konyol seperti halnya peraturan itu sendiri… kami tidak peduli dan hanya ingin membalap,” kata perwakilan tim, seperti dinukil AutoEvolution.

Dan ternyata, trik yang sama pun dilakukan tim balap lainnya pada mobil-mobil seperti Porsche dan Volvo. Kabarnya, para penggila mobil di Swedia tengah melakukan gugatan untuk melawan peraturan konyol ini.

Bagaimana menurut Anda jika peraturan yang sama diterapkan di Indonesia?

Perhatikan bentuk konyol knalpot Porsche Carrera 911 ini

Perhatikan bentuk konyol knalpot Porsche Carrera 911 ini

Wahyu Perdana Putera

Berkarir di sejumlah online media sejak 2012 sebagai jurnalis teknologi, sains dan otomotif, kini di Carmudi Indonesia sejak Juli 2015 untuk mengulas & mempublikasikan kabar otomotif terkini dari perspektif lain. Menggilai mobil retro era '80-90an, modifikasi & kultur balap jalanan Jepang serta hobi modifikasi dengan aliran oldschool brutal seperti Shakotan, Kyusha & Kaido Racer. Email: [email protected]
Follow Me:

Related Posts