Home » Komunitas » Korlantas Polri Terus Bicara Keselamatan Berlalu Lintas pada Komunitas

Korlantas Polri Terus Bicara Keselamatan Berlalu Lintas pada Komunitas

Jakarta – Korlantas Polri menggelar Pembinaan dan Penyuluhan Keselamatan Berlalu Lintas Masyarakat Teroganisir dalam acara Anniversary 1th Honda Forza Club Indonesia (HFCI). Acara ini berlangsung di Dusun Bambu, Bandung akhir pekan lalu. Hal itu dilakukan dalam upaya menciptakan pengendara yang berkeselamatan Berlalu Lintas.

“Kami mengimbau agar selalu dalam keadaan sehat jasmani, rohani setiap akan bepergian menggunakan sepeda motor Serta agar selalu tertib dan mematuhi peraturan serta rambu-rambu di jalan, tidak meminum minuman berakohol. Lalu gunakan helm saat berkendara sepeda motor,” ujar Kasi Kemitraan Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri AKBP Aldo Siahaan, Senin (24/2).

Aldo juga memberikan penyuluhan tentang ETLE, SAMSAT Online Nasional. Pelanggaran lalu lintas dapat terdeteksi dengan adanya CCTV ETLE.

Menurut dia, sistem ini membantu kepolisian dalam penegakkan hukum di era digital dengan mengcapture TNKB pelanggar. Lalu mengirimkan bukti tilang dan pelanggaran ke alamat pelanggar. Oleh karena itu pengendara dihimbau untuk taat aturan dan rambu-rambu lalu lintas.

“Kami juga berharap, untuk beretika dalam berkendara di jalan raya dan taati peraturan lalu lintas,” tambah dia.

Pembinaan dan penyuluhan ini juga dihadiri Kasi Subdit STNK Ditregident Korlantas Polri, AKBP Muhar Lamadi, serta jajaran Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri.

Sementara itu, Ketua HFCI, Osmar Sirait menegaskan pembinaan dari Korlantas Polri tersebut momentum bagi HFCI. Dimana sebagai club otomotif yang selalu patuh pada peraturan lalu lintas.

“Momentum ini, sebagai pemersatu di antara club motor lain, karena mengundang ratusan club motor lain. Jadi semua riders juga harus paham pentingnya tertib berlalu lintas.” ujar Osmar yang terpilih sebagai Ketua HFCI di Munas pertama ini.

Previous post
Buntuti Indonesia, Malaysia Juga Akan Terapkan Bahan Bakar B30
Next post
Aturan Diundur, Truk Kelebihan Muatan dan Dimensi Masih Bisa Melintas