Berita Mobil Sumber informasi

Kurangi Impor, Velg Toyota Innova, Fortuner dan Sienta Pakai Aluminium Lokal

Penandatanganan nota kesepahaman penggunaan Aluminium Foundry Alloy oleh Direktur Utama INALUM, Budi Gunadi Sadikin dengan Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono

Acara penandatanganan nota kesepahaman penggunaan Aluminium Foundry Alloy oleh Direktur Utama INALUM, Budi Gunadi Sadikin dengan Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono (Foto: TMMIN)

Kuala Tanjung – Upaya mengurangi impor bahan baku dan menghemat devisa negara, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang memproduksi mobil Toyota memilih menggunakan pasokan lokal. Yaitu  untuk Aluminium Foundry Alloy (aluminium paduan A365) dalam pembuatan velg. Nantinya bahan baku itu akan disuplai oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM.

“INALUM sebagai satu-satunya Smelter aluminium di Indonesia yang menjadi pemasok aluminium yang akan digunakan untuk manufaktur produk TMMIN,” ujar Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium.

Dalam mengembangkan aluminium untuk bahan baku velg ini, INALUM bekerja sama dengan PT Pakoakunia (PAKO) dan TMMIN sejak 2017. Kerjasama yang dilakukan meliputi area studi kelayakan; pengembangan spesifikasi material aluminium. Termasuk di dalamnya pengecekan komposisi unsur kimia, struktur metalurgi, hasil pengecoran ingot; evaluasi material (tingkat kekerasan, performa) hingga persiapan produksi massal.

Pada tahap awal INALUM akan memasok kebutuhan Aluminium Foundry Alloy di PAKO. Kemudian akan dipergunakan untuk produksi velg kendaraan Toyota model Kijang Innova, Fortuner dan Sienta. Pasokan Aluminium Foundry Alloy akan terus ditambah secara bertahap.

“Keberhasilan INALUM ini akan memberikan dampak yang besar bagi penguatan struktur industri otomotif nasional. Tahan banting terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah dan juga mempercepat tercapainya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) murni produk-produk otomotif Indonesia yang semakin tinggi. Pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing industri nasional,” ungkap Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur TMMIN.

INALUM dalam memproduksi Aluminium Foundry Alloy untuk velg didukung oleh kapasitas produksi sebesar 90 ribu ton per tahun. Hal ini tentunya dapat membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemain aktif . Yaitu sebagai pemasok bahan baku komponen otomotif di tingkat global yang saat ini didominasi oleh tiga pemain utama yang bermarkas di Dubai, Qatar dan Australia.(dol)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts

/