HomeBeritaLamborghini Jual 7.430 Mobil Sepanjang 2020, Turun Cuma 9%

Lamborghini Jual 7.430 Mobil Sepanjang 2020, Turun Cuma 9%

Mobil Lamborghini
Lamborghini Huracan Performante hadir untuk penggila supercar performa tinggi (Foto: Carmudi)

Bologna – 2020 merupakan tahun terberat bagi sektor industri otomotif, tak terkecuali merek mobil mewah Lamborghini. Di tengah ganasnya pandemi Covid-19 yang menyerang banyak negara, penjualan mobil Lamborghini mengalami kemerosotan jika dibandingkan dengan 2019.

Berdasarkan data perusahaan, penjualan mobil Lamborghini sepanjang 2020 sebanyak 7.430 unit secara global. Angka tersebut turun cukup banyak yakni sekira 9% dibanding tahun sebelumnya dengan total penjualan sebesar 8.205 unit.

Seperti kebanyakan merek mobil lainnya, penurunan penjualan Lamborghini disebabkan banyak faktor. Termasuk, penghentian produksi selama 70 hari dari Maret hingga Mei untuk memperlambat penyebaran Covid-19.

Kendati penjualan mengalami penurunan yang cukup dalam ketika awal merebaknya Covid-19, tetapi Lamborghini mengatakan penjualan di semester kedua mulai menunjukkan peningkatan.

Baca Juga:

Negara Penyumbang Terbesar Penjualan Lamborghini

Mobil Lamborghini
Lamborghini Aventador produksi ke 10.000 (Foto: Indianautosblog)

Amerika Serikat masih menjadi penyumbang terbesar penjualan mobil Lamborghini. Selama 2020 tercatat 2.224 mobil telah terjual di sana. Lalu diikuti oleh Jerman di tempat kedua dengan total penjualan mencapai 607 unit, selanjutnya ditempati oleh China dengan raihan sebesar 604 mobil.

Sedangkan negara lainnnya seperti Jepang menyumbangkan penjualan sebanyak 600 mobil, kemudian 517 unit di Inggris, dan 347 unit di Italia.

Di sisi lain, sepanjang 2020 perusahaan juga mencatatkan sebuah prestasi yang cukup membanggakan. Di mana Lamborghini Urus mencetak rekor produksi sebanyak 10.000 unit. Capaian tersebut sekaligus memberikan bukti nyata bahwa SUV Lamborghini sangat diminati oleh konsumen dengan pengiriman sebesar 4.391 unit.

Sementara itu, Lamborghini Huracan mencatatkan peningkatan penjualan 3% dengan jumlah 2.193 mobil terjual selama periode yang sama. Sedangkan V12 Aventador berhasil didistribusikan ke tangan konsumen di banyak negara sejumlah 846 unit.

Lamborghini Urus
Lamborghini Urus (Foto: Paultan)

Presiden dan CEO Lamborghini Stephan Winkelmann, mengatakan 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan. Namun semuanya itu dapat dilalui berkat kesigapan seluruh tim Lamborghini.

“Hasil tahun 2020 adalah pekerjaan yang luar biasa. Meskipun menghadapi kesulitan tantangan global selama setahun dilakukan oleh seluruh tim Lamborghini dengan dedikasi yang sangat besar dan semangat ketahanan,” ungkap Winkelmann, seperti dikutip dari Paultan, Selasa (13/1/2021).

Dirinya menambahkan, tantangan yang dihadapi tahun lalu bisa dijadikan sebuah pelajaran dan dasar dalam menjalani tantangan baru di tahun ini.

“2021 Lamborghini akan mengkonsolidasikan rangkaian produk, mencari prospek bisnis baru, dan lebih memperkuat merek,” pungkas dia.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Kendaraan dinas Presiden
Previous post
Selangkah Lagi Tesla Masuk India, ke Indonesia Kapan?
Riset Nissan Magnite
Next post
Hasil Riset, Nissan Magnite Menawarkan Tiga Daya Tarik Utama

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *