Home » Berita » Lebarkan Sayap, DFSK Super Cab Buatan Banten Dijual di Maroko

Lebarkan Sayap, DFSK Super Cab Buatan Banten Dijual di Maroko

DFSK Super Cab Buatan Banten Diekspor ke Maroko (Foto: DFSK)

Jakarta – PT Sokonindo Automobile selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Dongfeng Sokon (DFSK) terus melebarkan sayap. Tak hanya di pasar dalam negeri tapi juga internasional. Lewat salah satu produk unggulannya yaitu DFSK Super Cab, pabrikan mobil asal China itu berhasil menembus pasar Afrika Utara tepatnya di negara Maroko.

Sebelumnya jelang tutup 2019, mobil produksi pabrik DFSK di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten ini telah di ekspor ke Filipina. Ekspor DFSK Super Cab ke Maroko sudah di mulai sejak Februari 2020. Mobil dikirim dalam bentuk utuh atau completely built-up (CBU). DFSK menargetkan jumlah unit yang dikirim ke Maroko hingga tutup 2020 sebanyak 500 mobil.

DFSK Super Cab yang diekspor ke sana sudah memenuhi standar emisi Euro4. Selain itu sudah memenuhi peraturan kendaraan Eropa yang diberlakukan di Maroko. Selain itu Maroko sebagai kota perdagangan memiliki potensi besar karena berlokasi di jalur perdagangan antara Asia dan Eropa.

“Terhitung mulai Februari 2020, PT Sokonindo Automobile memperluas bisnis ekspor dengan menambah satu negara lagi di kawasan Afrika. Kami melihat potensi yang cukup besar di Maroko dan kami berharap pasar di negara tersebut dapat menerima kendaraan komersial buatan Indonesia ini. Kedepannya kami yakin Super Cab akan memiliki kontribusi yang cukup besar bagi ekspor kendaraan Indonesia” kata Franz Wang, Managing Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile (DFSK) dalam keterangan resminya.

Adapun Varian DFSK Super Cab yang dikirim ke Maroko adalah DFSK Super Cab 1.3 L M/T Turbo Diesel. Mobil dengan bak terbuka ini mengusung mesin diesel Direct Injection Commonrail Turbo with Intercooler yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 73 Hp dan torsi puncak 190 Nm. Berdasarkan pengujian internal perusahaan, konsumsi bahan bakar Super Cab 1.3 L M/T Turbo Diesel mencapai 16,19 kilometer/liter.

DFSK Super Cab mempunyai bak belakang berukuran 2.310 milimeter (mm) untuk panjangnya, lebar 1.670 mm, dan tinggi 340 mm. Kapasitas angkut sebesar 1.399 Kilogram siap membawa lebih banyak barang bawaan dengan stabil dan kokoh.

Maroko Menjadi Negara Keempat

Maroko menjadi negara keempat yang menjadi tujuan ekspor DFSK Super Cab setelah Filipina, China, dan Myanmar, serta negara kesembilan tujuan ekspor kendaraan DFSK buatan Indonesia. Diharapkan dengan ekspor ke Maroko ini bisa meningkatkan nilai ekspor kendaraan Indonesia dan mengharumkan kualitas produksi Indonesia di mata dunia.

Dalam perjalanan bisnis, DFSK akan terus melakukan ekspansi mulai dari negara ASEAN, asia tenggara dan kini merambah Afrika.

Faktor pendorong ekspor tak lepas dari fasilitas pabrik yang dimiliki oleh DFSK di Banten. Sejak mengunjakkan kaki di Tanah Air, DFSK berkoitmen untuk memproduksi mobil berkualitas yang nantinya diperuntukkan tidak hanya bagi pasar domestik saja tapi juga ekspor.

DFSK Super Cab Buatan Banten Diekspor ke Maroko (Foto: DFSK)

Investasi yang dikeluarkan oleh DFSK untuk Indonesia mencapai 150 juta US dolar. Investasi itu untuk pembangunan pabrik berteknologi industri 4.0 di Cikande, Serang, Banten. Pabrik DFSK di Cikande merupakan pabrik kedua DFSK secara global yang berada di luar China. Itu artinya pabrik DFSK di Indonesia akan menjadi basis dunia sebagai kelanjutan ekspansi merek DFSK di dunia.

Saat ini pabrik DFSK sudah memprduksi DFSK Super Cab, DFSK Glory 580, dan DFSK Glory 560. Tak berhenti sampai di situ kedepannya akan ada beberapa model mobil lagi yang akan di produksi di sana, sebut saja satu di antaranya DFSK Gelora.

Penulis: Santo

Editor: Lesmana

Previous post
Tambah Lagi Satu Pameran Otomotif yang Ditunda Karena Virus Corona
Next post
Truk Bermesin Diesel Harus Euro4, Mitsubishi Fuso Siapkan Harga Jual Baru