Berita

Ikut Lelang Kendaraan Kini Bisa Lewat Smartphone

lelang kendaraan

Situs Legoas yang menyediakan lelang kendaraan via aplikasi smartphone (Foto: Yongki/Carmudi)

Penulis: Yongki Sanjaya

Bekasi – Permintaan kendaraan bekas di Indonesia terus meningkat seiring harganya yang terjangkau oleh masyarakat. Berburu mobil atau motor bekas salah satunya bisa melalui lelang kendaraan. Namun, lelang kendaraan yang ada selama ini dilakukan secara konvensional.

Calon pembeli harus datang ke suatu tempat yang ditentukan dan mengajukan penawaran di lokasi itu. PT Digital Sarana Legoas menciptakan suatu inovasi lelang kendaraan online melalui aplikasi Legoas di smartphone. Dengan demikian, proses lelang ini menembus keterbatasan wilayah dari calon pembeli kendaraan.

“Legoas mempersiapkan infrastruktur dengan memperhitungkan keamanan aset yang disimpan dan memberikan fasilitas bagi kebutuhan pelanggan. Kami menyiapkan lahan penyimpanan aset seluas satu hektar dengan 25 titik indoor dan outdoor CCTV, penjagaan keamanan 24 jam selama 7 hari, pencucian kendaraan, dokumentasi dan sebagainya,” jelas Jacob Anthonius Margareta, Chief Executive Officer PT Digital Sarana Legoas, Kamis (12/7).

Adanya aplikasi ini jelas menghemat waktu dan dapat diakses dimana saja. Legoas menjadi solusi bagi pemilik kendaraan untuk menjual asetnya dengan cepat dan harga transparan.

Bagi calon pembeli, aplikasi yang tersedia bagi Android dan iOS ini lebih mudah mendapat kendaraan dengan harga yang sesuai. Di sisi lain, mereka hanya bisa melihat barang melalui foto yang tersedia.

Legoas menyiapkan sistem inspeksi kondisi kendaraan baik interior maupun eksterior. Tak kurang sejumlah 80 poin pemeriksaan dilakukan. Mencakup sistem kemudi, rem, kondisi mesin dan lainnya.

Dari proses inspeksi ini, tim dari Legoas menentukan kelas atau grade mobil yang akan dijual dalam lelang. Calon peserta lelang cukup mendaftarkan diri melalui aplikasi yang meminta nama, No. KTP, alamat, NPWP dan lainnya. Pendaftaran juga bisa dilakukan melalui situs Legoas.co.id.

Proses Jual Beli di Lelang Kendaraan via Legoas

Calon pembeli di lelang online Legoas terlebih dahulu harus membeli token setelah mendaftar. Token ini digunakan sebagai pengganti nomor peserta lelang (NPL) saat biding berlangsung.

“Token yang sudah dibeli bisa di-refund ke rekening Anda otomatis tanpa potongan sepeser pun. Lalu, harga yang terbentuk ditambah biaya administrasi Rp 1,5 juta bagi yang memenangkan lelang, selain untuk menebus harga kendaraan,” tambah Jacob.

Adapun bagi pemilik yang ingin melelang kendaraan, prosesnya cukup mudah. Kendaraan yang diterima dari pemilik kemudian diberikan ID memakai QR Code untuk memudahkan pemantauan di warehouse.

Pemilik barang bisa memantau seluruh proses secara real-time dari hasil evaluasi hingga laporan lelang. Baik melalui aplikasi smartphone atau melalui situs.

“Legoas menawarkan keuntungan lelang bebas ribet dari batasan jarak dan waktu karena bisa dipantau melalui device apapun bila dibandingkan lelang konvensional. Baik penjual maupun pembeli memiliki peluang yang sama dalam bertransaksi secara online,” tuturnya. (dna)

Wahyu Perdana Putera

Berkarir di sejumlah online media sejak 2012 sebagai jurnalis teknologi, sains dan otomotif, kini di Carmudi Indonesia sejak Juli 2015 untuk mengulas & mempublikasikan kabar otomotif terkini dari perspektif lain. Menggilai mobil retro era '80-90an, modifikasi & kultur balap jalanan Jepang serta hobi modifikasi dengan aliran oldschool brutal seperti Shakotan, Kyusha & Kaido Racer. Email: [email protected]
Follow Me:

Related Posts