Berita

Lepas Toyota Crown, Menhub Budi Pakai Mobil Listrik Hyundai Ioniq

Mobil listrik Menhub Budi

Menhub Budi jajal mobil listrik Hyundai Ioniq Electric (Foto: Dephub)

Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sudah pernah merasakan mobil listrik Hyundai Ioniq Electric pada beberapa kali kesempatan.

Terakhir kali Menhub Budi menjajal langsung mobil listrik asal Korea Selatan itu saat tengah melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (16/12/2020).

Pada kesempatan itu, Menhub Budi menyampaikan rencana menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional sebagai upaya realisasi penggunaan kendaraan listrik di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Adapun kendaraan yang dipilih oleh Menhub Budi adalah mobil listrik Hyundai Ioniq Electric. Mobil tanpa BBM ini baru saja diluncurkan secara resmi oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) awal November lalu.

“Hari ini saya bahagia karena rencana kami untuk menggunakan kendaraan dinas dengan kendaraan listrik bisa terwujud,” demikian disampaikan Menhub Budi Karya, seperti dikutip Carmudi dari laman Dephub, Senin (21/12/2020).

Menhub mengatakan, kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan yang ramah lingkungan sehingga bisa menjadikan bumi lebih sehat dan bebas dari polusi udara.

Menhub mengapresiasi jajarannya yang telah mengupayakan dan merealisasikan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional di Kemenhub.

Hyundai Ioniq Electric

Hyundai Ioniq Electric (Foto: HMID)

Dirinya juga mengajak instansi lain untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasionalnya.

Tidak hanya untuk kendaraan dinas, Menhub juga terus mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk transportasi publik seperti, angkutan sewa khusus, Bus Rapid Transit (BRT), dan lain-lain.

Tahun depan, Kemenhub akan mengalokasikan kendaraan listrik sebanyak 100 unit yang akan digunakan untuk para Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenhub.

Toyota Crown Mobil Dinas Para “Pembantu Presiden”

Sejak pertengahan 2019, mobil Toyota Crown 2.5 HV G-Executive dijadikan sebagai kendaraan dinas para menteri pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), termasuk Menhub Budi.

Toyota Crown berteknologi hybrid itu menggantikan mobil dinas sebelumnya yang usianya sudah lebih dari 10 tahun. Pengadaan mobil dinas terakhir kali dilakukan pada 2005 dan 2009.

Berhubung umur mobil sudah tua, sering kali mengalami kerusakan dan membutuhkan biaya tidak sedikit untuk perbaikan, serta tidak layak untuk dipergunakan bagi pejabat negara. Dengan pertimbangan teknis tersebut maka pengadaan mobil dinas baru dilakukan.

Mobil listrik Menhub

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive mobil dinas Menhub (Foto: Santo/Carmudi)

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive merupakan mobil sedan mewah. Dilansir dari berbagai sumber, kisaran harga Toyota Crown versi hybrid mencapai 5,2 juta Yen atau Rp696 juta di Jepang.

Crown 2.5 HV G-Executive dibekali mesin konvensional berkapasitas 2.5 liter. Bila mesin dan motor listrik bekerja secara bersamaan, maka mobil ini mampu berlari dengan tenaga 223 hp dan torsi 221 Nm. Transmisi mobil ini otomatis jenis Continous Variable Transmission (CVT).

Mobil ini juga dibekali beragam fitur keselamatan canggih yang masuk dalam paket teknologi Safety Sense Toyota Safety Sense II.

Di antaranya Dynamic Radar Cruise Control, Lane Tracing Assist (LTA), Road Sign Assist, Adaptive High Beam System, Intelligent Clearance Sonar, dan Automatic High Beam. Serta tidak ketinggalan Rear Cross Traffic Auto Brake, Rear Pedestrian Support Brake yang merupakan fitur keselamatan terbaru.

Hyundai Ioniq Electric

Sementara Ioniq Electric punya panjang bodi 4.470 mm, lebar 1.820 mm, dan tinggi 1.475 mm. Mobil tanpa emisi ini dibanderol mulai dari Rp624,8 juta.

Ioniq Electric menggunakan motor listrik bermagnet permanen dengan kemampuan mengeluarkan tenaga maksimal 134 hp dan torsi 295 Nm. Sumber tenaga berasal dari baterai lithium ion 38,3 kWh.

Hyundai Ioniq

Hyundai Ioniq (Foto: Carmudi)

Mengusung sistem penggerak roda depan, Ioniq Electric mampu berakselerasi dari 0 sampai 100 km/jam dalam 9,9 detik. Sedangkan jarak tempuh mencapai mencapai 373 km.

Di mobil ini terdapat beberapa fitur keselamatan. Antara lain, Blind spot Collision Warning, Rear Cross Traffic Collision Warning, 7 airbag system dan Tire Pressure Monitoring System.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga: Begini Enaknya Punya Hyundai Ioniq Electric dan Kona Electric

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts