Home » Berita » Makin Agresif, Toyota Gandeng Subaru Kembangkan Platform Mobil Listrik

Makin Agresif, Toyota Gandeng Subaru Kembangkan Platform Mobil Listrik

Toyota Gandeng Subaru Kembangkan Platform Mobil Listrik (Foto: Paultan)

Tokyo – Langkah Toyota Motor Corporation (TMC) dalam mengembangkan teknologi untuk kendaraan listrik semakin agresif. Belum lama ini TMC kembali memperkuat kerjasamanya dengan Subaru Corporation untuk mengembangkan platform yang didedikasikan bagi mobil listrik atau mereka menyebutnya dengan Battery Electric Vehicles (BEV).

Platform yang dikembangkan kedua perusahaan otomotif asal Jepang itu tidak cuma satu tapi beragam ukuran, supaya dapat digunakan untuk mobil jenis sedan, Sport utility vehicle (SUV) segmen C dan D.

Sebagai kesepakatan dari Toyota dan Subaru, nantinya mobil listrik yang akan mereka jual menggunakan logo dan merek masing-masing perusahaan. Mirip seperti yang pernah dilakukan keduanya ketika mengembangkan dan memasarkan Toyota 86 dan Subaru BRZ.

Berdasarkan keterangan resmi dari kedua merek mobil ternama itu, platform ini akan menggunakan teknologi all-wheel drive yang berasal dari Subaru. Sedangkan teknologi elektrifikasi kendaraan akan dikerjakan oleh Toyota.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kedua perusahaan menyebutkan, “baik Subaru dan Toyota diharuskan untuk melakukan pengembangan teknologi dengan cepat untuk melintasi spektrum inisiatif yang lebih luas dari sebelumnya,”

Kerjasama dengan Subaru dapat membantu Toyota mencapai tujuan barunya yaitu meningkatkan jumlah kendaraan hybrid atau listrik yang dijualnya menjadi 5,5 juta per tahun pada 2025. Sebelumnya Toyota menentukan target sebanyak itu bisa diraih pada 2030. Demikian seperti dilansir dari CNN.

Tidak hanya mengembangkan platform, rupanya Toyota juga bekerja untuk memastikan ketersediaan baterai sebagai sumber utama menyalakan mobil-mobil listrik miliknya. Belum lama ini Toyota mengumumkan telah menjalin kerjasama dengan lima pemasok baterai baru. Tiga dari pemasok tersebut adalah perusahaan asal Jepang, sementara dua lainnya berasal dari China yaitu Contemporary Amperex Technology dan perusahaan mobil listrik BYD (BYDDF).

Belum Ada Detail Proyek

Kerjasama Toyota dan Subaru merupakan langkah strategis yang dapat membantu mengurangi masalah pengembangan, biaya, dan pasokan. Saat ini Subaru akan mengalihkan sumber daya pengembangan BEV yang ada ke proyek baru ini.

Tidak ada detail tentang proyek platfom mobil listrik yang dirintis oleh Toyota dan Subaru, termasuk jumlah motor dan ukuran baterai. Kedua perusahaan memahami kebutuhan mendesak untuk menanggapi perkembangan otomotif di masa mendatang, seperti car connectivity, autonomous, car-sharing, powertrains dan komponen monbil listrik.

Previous post
Berbagai Kelemahan Honda Brio, Pertimbangkan Sebelum Membelinya
PiCA
Next post
Sewa Mobil di Jogja, Opsi Liburan Praktis Bersama Keluarga